Review Honor 9 Lite: Kencang & Quad Camera di Harga yang Terjangkau

Reading time:
April 16, 2018

Akhir bulan Maret 2018 lalu, Honor, yang baru saja “lepas” dari induknya, Huawei, resmi mengumumkan bahwa mereka akan memasarkan smartphone mereka di Indonesia. Ada tiga smartphone yang mereka bawa sebagai langkah awal mereka masuk ke pasar Indonesia, salah satunya adalah Honor 9 Lite. Saat itu, kami sempat merilis artikel terkait preview dari smartphone tersebut. Kini, setelah mencoba smartphone tersebut selama beberapa waktu, kami akan menampilkan review lengkapnya!

Honor 9 Lite 01

Honor 9 Lite ini hadir sebagai smartphone dengan harga termurah yang mereka bawa ke Indonesia di debut mereka. Walaupun mengusung harga termurah di antara ketiga produk yang mereka bawa, smartphone ini tidak hadir sebagai smartphone kelas entry-level. Smartphone ini justru diposisikan Honor di kelas menengah, dengan spesifikasi yang terbilang menarik untuk harga yang ditawarkannya. Sebelum membahas lebih dalam terkait apa saja yang ditawarkan smartphone ini, mari kita lihat terlebih dahulu smartphone ini dari sisi desain dan paket penjualannya.

Desain

Satu hal yang langsung terlintas di pikiran kami saat pertama kali mengeluarkan smartphone ini dari boks-nya adalah warnanya. Smartphone ini hadir dengan warna yang disebut Honor sebagai Sapphire Blue, yang menurut kami cukup “menyala”, yang seharusnya akan disukai kalangan tertentu. Desain dari smartphone ini terbilang “modern”, dengan layar besar dan bodi ringkas, yang memang banyak diadopsi belakangan ini.

Honor 9 Lite 15

Di smartphone dengan dimensi 151 x 71.9 x 7.6 mm ini, Honor menawarkan layar 5.65″ dengan panel IPS dan resolusi 2160 x 1080 piksel. Dimensi yang terbilang ringkas untuk smartphone dengan layar 5.65″ ini dimungkinkan karena rasio layar 18:9 (2:1) yang digunakan. Sebelumnya, dengan rasio 16:9, smartphone dengan dimensi seperti ini hanya menawarkan layar dengan diagonal 5.1″ – 5.2″ saja.

Honor tidak menawarkan layar dengan notch di smartphone yang satu ini, sehingga sisi depan smartphone ini tidak terlihat penuh oleh layar. Masih ada bezel yang cukup tebal di atas dan bawah layar, serta sedikit di kiri – kanan layar. Bila dibandingkan dengan luas penampang sisi depan dari smartphone ini, layar Honor 9 Lite menawarkan screen-to-body ratio sekitar 75%, yang mungkin sudah dirasa kurang untuk smartphone di era saat ini.

Layar dengan rasio 18:9 di smartphone ini membuat Honor tidak menyertakan tombol navigasi fisik di smartphone ini. Tombol navigasi diberikan secara virtual di bagian bawah layar. Memang, untuk layar yang cukup luas dengan rasio 18:9 ke atas, menyertakan tombol navigasi fisik justru akan membuat dimensi smartphone menjadi aneh dan justru merusak penampilan smartphone.

Honor 9 Lite 10 Honor 9 Lite 08

Untuk tombol fisik, Honor menempatkan semua tombol di sisi kanan smartphone, yaitu untuk tombol power dan volume up/down. Sementara untuk konektor, port audio 3.5 mm dan Micro USB, ditempatkan di sisi bawah smartphone ini. Honor juga menyertakan fingerprint scanner untuk smartphone ini yang ditempatkan di sisi belakang. Penempatan fingerprint scanner di sisi belakang ini membuat pengguna mau tidak mau harus mengangkat smartphone ini dulu sebelum bisa menggunakannya.

Honor 9 Lite 09

Tray SIM Card/Micro SD di smartphone ini bisa diakses dari sisi kiri. Sayangnya, Honor hanya menawarkan tray hybrid untuk smartphone ini. Tray tersebut bisa menampung dua Nano SIM Card atau satu Nano SIM Card dan satu Micro SD. Smartphone ini mendukung penggunaan Micro SD hingga kapasitas 256 GB.

Beralih ke kamera, ini merupakan salah satu bagian yang cukup menarik dari smartphone Honor 9 Lite. Smartphone ini dibekali dengan setup quad-camera, dengan dual-camera untuk kamera selfie dan dual-camera untuk kamera utama. Spesifikasi dari setup quad-camera tersebut akan kami bahas saat kami membahas spesifikasi dari smartphone ini.

Honor 9 Lite 12 Honor 9 Lite 13

Warna yang digunakan oleh Honor untuk smartphone ini membuatnya seakan-akan terlihat terbuat dari metal. Namun, bodi smartphone ternyata dibangun dari bahan polikarbonat yang terbilang kokoh. Secara umum, bodi dari smartphone ini cukup licin, tetapi tidak terasa terlalu licin saat dipegang karena bahan bodi bagian samping dari smartphone ini memiliki tekstur agak kasar, berbeda dari finishing halus di bagian belakangnya. Bodi bagian belakang smartphone ini juga akan sangat mudah kotor terkena bercak sidik jari. Untungnya, hal ini bisa diatasi dengan menggunakan case yang disertakan Honor.

Paket Penjualan

Ya, paket penjualan dari Honor 9 Lite yang kami terima ini dilengkapi dengan hard case di dalamnya. Paket penjualan itu dikemas dalam sebuah boks dengan warna dasar hijau. Berikut ini adalah perlengkapan yang ada di dalam boks paket penjualan tersebut, yang akan menjadi pendukung penggunaan dari smartphone ini:

Honor 9 Lite 02

Bahan dari case yang disertakan di paket penjualan Honor 9 Lite ini memang tidak sekeras hard case biasa, lebih lentur, tetapi tetap saja bisa dikatakan kuat dan bisa melindungi smartphone dengan baik. Desain dari case itu juga tidak mengganggu, tombol fisik bisa ditekan dengan nyaman, sementara Micro USB dan konektor audio juga tidak terhalang, bahannya pun membuatnya tidak licin saat dipegang. Satu hal yang mungkin bisa dilihat sebagai sedikit kekurangan dari case ini adalah saat dipasang ke smartphone tanpa membersihkan dan mengeringkan sisi belakang smartphone, itu akan menimbulkan semacam bercak yang sedikit mengganggu.

Honor 9 Lite 17

Sebagai catatan, produk yang dipinjamkan oleh Honor untuk keperluan review ini bukan produk yang diproduksi di Indonesia, dan itu berarti bisa jadi ada perbedaan perlengkapan yang disertakan. Adaptor charger yang disertakan sudah pasti berbeda, karena tidak menggunakan desain yang cocok dengan stop kontak di Indonesia. Namun, kemungkinan besar spesifikasi yang ditawarkan oleh adaptor tersebut sama, yaitu 5V 2A.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Sony Beri Dana Kepada Lebih Dari 120 Proyek Game Indie

Dukungan Sony terhadap pengembangan game indie kembali diperlihatkan, dengan dukung…
May 13, 2026 - 0

Kantor Pusat Nintendo Kembali Jadi Target Ancaman Bom

Nintendo kembali menerima ancaman bom di kantor pusat Kyoto, dan…
May 13, 2026 - 0

Katsuhiro Harada Dirikan Studio Game Baru Bersama SNK

Katsuhiro Harada yang dikenal sebagai bapak dari seri Tekken baru…
May 13, 2026 - 0

Rumor: Assassin’s Creed Hexe Diklaim Akan Bawa Kembali Ezio Auditore

Rumor seputar Assassin's Creed Hexe semakin menggila dengan munculnya klaim…