SK hynix: Kelangkaan Memori Tahun 2027 Bakal Jadi yang Terparah

Author
Irham
Reading time:
July 12, 2026

Kelangkaan memori sepertinya bakal terus berlanjut, bahkan yang terjadi saat ini belum mencapai puncaknya. SK hynix bahkan memperingatkan bahwa 2027 berpotensi menjadi tahun paling sulit bagi industri memori dari sisi pasokan.

CEO SK hynix, Kwak Noh-jung, mengatakan permintaan memori masih akan jauh melampaui kapasitas produksi perusahaan. Kondisi itu diperkirakan tidak hanya terjadi pada 2027, tetapi bisa terus berlanjut hingga setelah 2030.

Penyebab utamanya adalah permintaan High Bandwidth Memory (HBM) yang terus melonjak. Jenis memori ini digunakan pada AI accelerator untuk melatih dan menjalankan model AI berukuran besar.

Memori Makin Langka Tahun 2027

Berbeda dengan DDR5 yang digunakan pada PC, produksi HBM jauh lebih rumit. Selain membutuhkan teknologi packaging yang lebih canggih, HBM juga memakai kapasitas wafer lebih besar sehingga produsen harus mengalihkan sebagian produksi dari memori konvensional.

SK hynix dan Micron pun mulai mengamankan produksi melalui kontrak pasokan jangka panjang atau Long-Term Agreement (LTA). Kontrak ini memastikan pasokan untuk pelanggan tertentu selama beberapa tahun sekaligus memberikan batas harga minimum dan maksimum.

Baca Juga: Samsung Siapkan Chip AI, Bidik Komputer hingga Robot Pintar

Pasar Memori Mulai Melambat

Meski begitu, ada sedikit tanda bahwa pasar mulai melambat. Menurut TrendForce, harga kontrak DRAM pada kuartal ketiga 2026 diperkirakan naik sekitar 15% hingga 18% dibanding kuartal sebelumnya. Angka tersebut masih tinggi, tetapi lebih rendah dibanding lonjakan yang terjadi dalam beberapa kuartal terakhir.

SK hynix menilai pasar memori mulai menuju kondisi yang lebih stabil. Namun stabil yang dimaksud bukan berarti harga kembali murah, melainkan tetap berada di level yang jauh lebih tinggi dibanding beberapa tahun lalu.

Di sisi lain, prediksi ini juga perlu disikapi dengan hati-hati. Industri AI berkembang sangat cepat dan arah investasi bisa berubah sewaktu-waktu, sehingga kondisi pasar memori beberapa tahun ke depan masih sangat bergantung pada perkembangan kebutuhan komputasi AI.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 16, 2026 - 0

ASUS ROG Xbox Ally X20 Resmi Masuk Indonesia

ASUS ROG Xbox Ally X20 resmi hadir di Indonesia dengan…
October 16, 2026 - 0

Sony Rayakan Ultah Ke-30 Gran Turismo Dengan DualSense Limited Edition

Sony mengumumkan DualSense Gran Turismo Limited Edition guna menyambut datangnya…
October 16, 2026 - 0

Xbox Nano Hadirkan Controller Mungil yang Bisa Dikantongi

Xbox hadirkan controller mungil Xbox Nano yang bisa dikantongi dan…
October 16, 2026 - 0

UNDERTALE: The Determination Symphony Gelar Orkestra di Jakarta

UNDERTALE: The Determination Symphony hadir di Jakarta pada 11 Oktober…