Review Graphics Card Colorful iGame GeForce RTX 2060 Vulcan X OC

Reading time:
February 28, 2019

Platform Pengujian

Pengujian graphics card Colorful iGame GeForce RTX 2060 Vulcan X OC ini dilakukan di testbed yang kami bangun untuk tes graphics card. Berikut ini adalah spesifikasi testbed tersebut:

Colorful iGame GeForce RTX 2060 Vulcan X OC 10
  • Prosesor: Intel Core i9-7900X ‘Skylake-X’
  • Motherboard: ASUS ROG STRIX X299-XE
  • RAM: HyperX Predator RGB DDR4-3200CL16 4x 8GB
  • SSD: Samsung SSD 960 EVO 1 TB
  • PSU: Corsair HX850
  • CPU Cooler: Cooler MasterLiquid 240
  • Case: No Case, Open Bench Table
  • OS: Windows 10 64-bit, 1809 Update
  • Driver NVIDIA: Forceware 417.71

 

Metode Pengujian

Pengujian kami pada Colorful iGame GeForce RTX 2060 Vulcan X OC akan meliputi beberapa hal:

  • Performance Test: Benchmark sintetis dan gaming di resolusi 1080p. Benchmark yang digunakan adalah:
    • Benchmark sintetis:
      • 3DMark
    • Game:
      • Ashes of the Singularity: Escalation (Vulkan)
      • Assassin’s Creed Odyssey (DirectX 11)
      • Battlefield 1 (DirectX 11)
      • F1 2018 (DirectX 11)
      • Far Cry 5 (DirectX 11)
      • Final Fantasy XV Benchmark (DirectX 11)
      • Forza Horizon 4 Demo (DirectX 12)
      • Ghost Recon Wildlands (DirectX 11)
      • GTA V (DirectX 11)
      • Metro Exodus (DirectX 12)
      • Shadow of the Tomb Raider Demo (DirectX 12)
      • Shadow of War (DirectX 11)
      • The Witcher 3 (DirectX 11)
  • Suhu
  • Konsumsi daya & power efficiency
Game 1

Catatan: untuk pengujian performa di dalam game, kami menggunakan tool benchmark internal yang tersedia di dalam game, bila ada, dikombinasikan dengan FRAPS atau Afterburner + RTSS untuk mendapatkan 1% Min. Framerate, bila hasil itu tidak tersedia di tool benchmark internal. Sementara untuk game tanpa tool benchmark internal (The Witcher 3, Battlefield 1, dan GTA V), kami menggunakan suatu scene dalam game sebagai scene benchmark, dan pencatatan framerate/frametime dilakukan dengan FRAPS atau Afterburner + RTSS.

SS GTA5 2018 10 11 07 22 42 84
Franklin & Lamar, misi awal GTA V yang kami gunakan untuk scene benchmark.

Catatan 2: karena graphics card ini dilengkapi dengan dua buah preset clock, kami akan menyertakan hasil pengujian di kedua preset tersebut dalam review kali ini.

Tambahan: Sekilas mengenai FPS dan Frame Time

Ada beberapa skenario pengujian dalam gaming yang menghasilkan variasi framerate cukup tinggi yang tidak bisa terdeteksi oleh penghitungan average FPS(frame per second) saja. Kejadian ini membuat kami memutuskan untuk melihat data Frametime logFrametime adalah waktu dimana 1 (satu) frame akan di-render oleh sistem, biasanya dalam satuan milliseconds (ms). Selama ini kami menggunakan FPS (Frame per second) sebagai unit pengukuran untuk mempermudah perbandingan. Namun, ada kalanya pengukuran frame time ini bisa lebih penting, karena bisa memberi kami data untuk melihat seberapa jauh variance/perbedaan dari waktu render masing-masing frame.

Umumnya, waktu render yang jauh berbeda antar frame, misal frame pertama dirender pada 16.7 ms, lalu frame kedua pada 40 ms, lalu frame ketiga pada 16.7 msakan membuat kita merasa adanya ‘stuttering’ dalam game.

Sebagai perbandingan, inilah konversi FPS ke Frametime:
(dengan rumus FPS = 1000/Frametime,  frametime dalam satuan ms. Berlaku sebaliknya, Frametime = 1000/FPS )

  • 120 FPS8.3 ms (1000/120 = 8.3)
  • 60 FPS16.7 ms (1000/60 = 16.7)
  • 30 fps33.3 ms (1000/30 = 33.3)
  • 20 fps50 ms (1000/20 = 50)

Ini berarti makin KECIL frametime, makin BESAR FPS-nya, dan berlaku sebaliknya.

Setelah menganalisa lebih lanjut, kami menemukan bahwa ada juga cara mudah untuk menentukan apakah sebuah sistem PC mengalami ‘stutter’ yang parah atau tidak. Salah satunya adalah dengan menganalisa frametime log dari beberapa tool seperti FRAFSTool sederhana ini dapat menghitung secara otomatis bagian 1% frame yang ‘terburuk’ dari sekumpulan data frame time ( 1% Minimum Framerate, a.k.a 99th percentile).

Tentunya, PC yang nilai ‘1% minimum FPS’-nya jauh lebih rendah dari FPS rata-rata, pastinya akan mengalami ketidaknyamanan berupa berbagai kejadian ‘stutter’ dalam game.

[caption id="attachment_12286" align="aligncenter" width="500"]Pada sampel data frametime berikut, terlihat bahwa data Average tidak terlalu mencerminkan 'spike' yang terjadi, sedangkan data 99th percentile-nya lebih mendekati sebagian besar lonjakan yang terjadi sepanjang game berlangsung Pada sampel data frametime berikut, terlihat bahwa data Average tidak terlalu mencerminkan ‘spike’ yang terjadi, sedangkan data 99th percentile-nya lebih mendekati sebagian besar lonjakan yang terjadi sepanjang game berlangsung[/caption]

GPU Pembanding

Sebagai pembanding untuk Colorful iGame GeForce RTX 2060 Vulcan X OC, kami menggunakan 3 graphics card berikut ini:

  • GeForce RTX 2060 Founders Edition
  • GeForce GTX 1070 Ti Founders Edition
Colorful iGame GeForce RTX 2060 Vulcan X OC 11

GeForce RTX 2060 Founders Edition kami pilih karena bisa menunjukkan performa yang setidaknya bisa diharapkan dari suatu graphics card dengan GeForce RTX 2060. Sementara GeForce GTX 1070 Ti Founders Edition kami pilih untuk menunjukkan posisi performa dari graphics card Colorful ini bila dibandingkan dengan graphics card dari era GPU NVIDIA sebelumnya. Kami sengaja tidak menyertakan GeForce GTX 1060 6GB karena berdasarkan hasil pengujian GeForce RTX 2060 sebelumnya, hasil yang didapatkan terpaut terlalu jauh.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…