Terinspirasi Uni Eropa, Amerika Serikat Juga Mau Standarisasi Port Pengisian Daya

Author
Irham
Reading time:
June 21, 2022

Disahkannya aturan standarisasi port USB-C untuk perangkat elektronik portable di wilayah Uni Eropa, rupanya mendapat sorotan dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat. Baru-baru ini, beberapa senator Amerika Serikat mewacanakan standarisasi port pengisian daya, seperti yang telah dilakukan oleh Uni Eropa.

Diantaranya Ed Markey, Elizabeth Warren dan Bernie Sanders, telah mengirimkan surat kepada Menteri Perdagangan AS – Gina Raimondo, agar menyerukan departemennya untuk mengembangkan “strategi komprehensif” yang akan mengarah pada standar pengisian umum.

USB C Standard

Apa yang dilakukan oleh Uni Eropa sebelumnya, dinilai oleh para senator tersebut telah  bertindak dalam “kepentingan umum,” dan ini layak untuk diikuti, guna untuk mengurangi dampak lingkungan dari aksesori pengisi daya, sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pengguna.

Baca Juga: Uni Eropa Minta Google, Facebook, dan Twitter Berantas Deep Fake • Jagat Review

Jika standar pengisian daya ditetapkan, maka secara teoritis akan mengurangi limbah elektronik. Karena orang-orang bisa menggunakan kembali adaptor dan kabel pengisian daya lama mereka, saat membeli produk baru. Konsumen juga bisa menghemat karena tidak perlu lagi membeli adaptor pengisian daya baru untuk produk yang berbeda.

Ini juga mencegah perusahaan untuk memaksa konsumen membeli aksesoris pengisian daya yang hanya kompatibel dengan perangkat yang mereka miliki.

Pihak departemen perdagangan AS belum menanggapi surat dari para senator tersebut. Tapi tidak menutup kemungkinan kalau AS akan menerapkan aturan tersebut bahkan dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan Uni Eropa.  Uni Eropa sendiri menetapkan standar USB-C sebagai ketentuan wajib, per tahun 2024 mendatang.

Sebenarnya beberapa perusahaan teknologi memang sudah banyak yang beralih ke penggunaan konektor USB-C. Khususnya untuk perangkat gadget portable seperti smartphone dan tablet.

Baca Juga: Sah! Uni Eropa Wajibkan Perangkat Elektronik Portable Pakai USB-C • Jagat Gadget (jagatreview.com)

Satu perusahaan yang masih mempertahankan port pengisian daya yang berbeda justru adalah perusahaan asal Amerika Serikat yaitu Apple. Apple menganggap, standarisasi port pengisian daya akan menghambat invovasi teknologi.

Tapi layak ditunggu, bagaimana jika akhirnya Uni Eropa dan Amerika Serikat benar-benar memberlakukan standarisasi USB-C. Sepertinya ini akan membuat Apple benar-benar tidak bisa lagi bisa bertahan dengan idealismenya.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…