Dari Gaun Animasi sampai Dubbing Suara, Ini 5 Projek AI Terbaru Adobe

Author
Irham
Reading time:
October 16, 2023

Ya, setelah sebelumnya Adobe mengumumkan beberapa model AI terbaru pada software Adobe Firefly, kini Adobe kembali memamerkan beberapa projek AI terbaru mereka. Mulai dari Project Stardust – Tools editing objek pada gambar, Project Primrose – gaun yang bisa berganti-ganti tampilan, Project Poseable – design 3D untuk pose tubuh berbasis teks, hingga Project Dub dub dub, yaitu AI untuk melakukan dubbing suara pada video dan langsung menerjemahkan ke bahasa tertentu.

Rangkaian projek AI terbaru dari Adobe ini nampaknya akan menjadi revolusi baru AI di berbagai bidang industri.

Project Stardust

Projek AI Adobe Project Stardust

Alat ini secara otomatis bisa mengidentifikasi setiap objek dalam sebuah gambar, dan semua objek ini dibuat seolah dalam layer terpisah. Jadi pengguna bisa  mengambil dan memindahkan objek-objek tersebut, tanpa lagi harus memotongnya  memotongnya secara manual, yang biasanya dilakukan menggunakan Lasso Tool.

Saat objek tertentu dipindahkan atau dihapus dari gambar, maka bagian backround akan diisi  secara otomatis yang disesuaikan dengan lingkungan di sekitarnya. Bahkan pengguna juga bisa menambahkan objek-objek lain dengan generator AI berbasis teks.

Project Primrose

Adobe Primrose

Projek AI yang satu ini bahkan sempat menghebohkan media sosial pekan kemarin saat Adoba menampilkannya di event Adobe Max 2023. Ini adalah gaun dengan tampilan animasi yang dapat berubah-ubah sesuai dengan keinginan penggunanya.

Gaun ini memiliki teknologi yang disebut sebagai “flexible textile displays,” yaitu layar fleksibel yang dibuat seperti bahan tekstil, dengan tampilan yang bisa diprogram sesuai kebutuhan pengguna. Seperti demo yang ditampilkan, terlihat gaun ini dapat berubah ubah warna dan motif, yang membuatnya terlihat sangat canggih.

Project Poseable

Projek AI Adobe Project Poseable

Ini adalah alat generator teks-ke-gambar dari Adobe yang memungkinkan pengguna untuk mengatur pose pada sebuah model 3D, sesuai keinginan. Jadi pengguna tidak perlu lagi repot mengatur bentuk 3D model, hanya perlu mengetikan deskripsi pose yang mereka inginkan.

Pengguna juga bisa membuat  karakter 3D berpose secara otomatis dengan mengunggah gambar 2D sebagai referensi, tanpa harus menggerakkan model secara manual. Fitur ini sangat i sangat berguna untuk mengubah foto biasa, menjadi gambar 3D yang bisa disesuaikan. Pengguna juga bisa melihat berbagai pose dari berbagai perspektif dan menyesuaikan pencahayaan dengan lebih realistis.

Project Dub dub dub

Meskipun namanya terdengar aneh, tapi ini adalah fitur yang bisa dibilang sangat keren, karena pengguna bisa melakukan dubbing dan menerjemahkan secara bersamaan, pada audio maupun video. Dan disini, AI bisa tetap mempertahankan karakter suara awal pengguna.

Pengguna bisa menerjemahkan ke berbagai bahasa seperti Perancis, Jerman, Spanyol, arab dan banyak lagi, dan secara otomatis dialognya juga akan disesuaikan seperti sumber konten aslinya.

Fitur ini sangat revolusioner, karena nantinya produksi konten akan menjadi lebih cepat untuk menyediakan beragam bahasa, dan bahkan tidak perlu lagi menggunakan SDM lain untuk menerjemahkan dan juga mendubbing suara.

Project See Through

Saat memotret objek di balik kaca, seringnya akan ada tampilan pantulan yang mengganggu. Nah, Adobe menghadirkan fitur AI terbaru untuk mengatasi masalah tersebut.

Screenshot 115

Project See Throug  bisa digunakan untuk mengeliminasi efek yang pantulan ditimbulkan saat mengambil gambar pada objek di balik kaca. Pantulan yang ada pada kaca secara otomatis dihilangkan, dan pengguna bisa melihat secara jelas objek yang ada dibaliknya.

Tentunya semua projek AI baru Adobe ini masih dalam tahap prototipe. Belum ada informasi kapan Adobe akan menghadirkan fitur-fitur ini pada produk software mereka, dan di aplikasi apa saja fitur-fitur ini akan disematkan.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 12, 2026 - 0

Sega Resmi Batalkan Proyek Ambisius “Super Game”

Sega resmi membatalkan proyek ambisius Super Game yang telah berjalan…
May 12, 2026 - 0

Arena Breakout: Infinite Siapkan Mode PVE Permanen Mulai Juli 2026

Arena Breakout: Infinite akhirnya putuskan untuk hadirkan mode PVE permanen…
May 12, 2026 - 0

Pocketpair Daftarkan Merek Dagang Baru Bernama Palworld Online

Pocketpair mendaftarkan merek dagang baru bernama Palworld Online, sehingga memicu…
May 12, 2026 - 0

Star Wars: Fate of the Old Republic Dibiayai Oleh Mantan Eksekutif NetEase

Fakta baru mengenai pihak yang mendanai Star Wars: Fate of…