Tok! Google Diputuskan Bersalah Atas Kasus Monopoli Search Engine

Author
Mahfud
Reading time:
August 8, 2024

Department of Justice (DOJ) alias Departemen Kehakiman Amerika Serikat resmi memutuskan bahwa Google terbukti bersalah melakukan tindakan monopoli. Kasus ini akhirnya mencapai konklusi setelah berjalan hampir empat tahun lamanya.

google search

Gugatan antimonopoli diajukan terhadap Google pada 2020 silam. Raksasa internet asal Amerika Serikat tersebut dituding telah melakukan upaya monopoli untuk mempertahankan mesin pencari Google Search mereka tetap menjadi nomor satu.

Departemen Kehakiman AS menggugat Google atas beberapa tindakan sekaligus. Termasuk di antaranya adalah membayar browser, operator, dan bahkan produsen smartphone agar menjadikan Google Search mesin pencarian default.

Belakangan terungkap bahwa Google membayar Apple USD 26 miliar per tahun agar mesin pencari mereka jadi opsi bawaan di browser perangkat Apple. Departemen Kehakiman AS akhirnya memutuskan pada 5 Agustus 2024 bahwa Google telah bersalah.

Departemen Kehakiman AS belum merinci sanksi yang bakal diberikan kepada Google atas kasus ini. Google sendiri berencana untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut, dengan menyatakan bahwa kesuksesan Google disebabkan oleh keunggulan mereka dalam menawarkan produk yang disukai konsumen.

Beberapa sanksi yang mungkin dijatuhkan, bisa saja pemisahan bisnis mesin pencari dari Alphabet, membatalkan semua kesepakatan eksklusif yang sudah terjadi, atau mengharuskan Google untuk melisensikan indeks pencariannya. Bakal ada tahap sidang berikutnya yang bakal menentukan hal ini pada 9 September 2024 mendatang.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Sony Beri Dana Kepada Lebih Dari 120 Proyek Game Indie

Dukungan Sony terhadap pengembangan game indie kembali diperlihatkan, dengan dukung…
May 13, 2026 - 0

Kantor Pusat Nintendo Kembali Jadi Target Ancaman Bom

Nintendo kembali menerima ancaman bom di kantor pusat Kyoto, dan…
May 13, 2026 - 0

Katsuhiro Harada Dirikan Studio Game Baru Bersama SNK

Katsuhiro Harada yang dikenal sebagai bapak dari seri Tekken baru…
May 13, 2026 - 0

Rumor: Assassin’s Creed Hexe Diklaim Akan Bawa Kembali Ezio Auditore

Rumor seputar Assassin's Creed Hexe semakin menggila dengan munculnya klaim…