Review ASUS ROG Ally X: Handheld Gaming PC TERBAIK 2024!

Reading time:
November 25, 2024

Bodi ASUS ROG Ally X

ASUS ROG Ally X 3

Form Factor

  • Handheld Gaming PC, atau Handheld PC

Material

  • Polikarbonat

Warna

  • Nah yang ini warnanya Hitam, Kami pribadi lebih suka yang ini. Kalau putih itu jadi lebih gampang kelihatan kotor.

Desain

ASUS ROG Ally X 11
  • Untuk desain, sekilas memang masih mirip dengan ROG Ally generasi sebelumnya.
  • Tapi disini kami bisa merasakan beberapa peningkatan, yang ini terasa lebih ergonomis dibandingkan ROG Ally generasi sebelumnya saat digunakan.
  • Area grip kontrol-nya terasa lebih dalam, dengan kontur lengkungan yang lebih tegas, jadi lebih nyaman digenggam dibandingkan dengan Ally generasi sebelumnya.
  • Di bagian grip belakang juga ada semacam tekstur, mirip seperti Ally sebelumnya. Bedanya, kalau Ally sebelumnya teksturnya berbentuk segitiga, di Ally X ini teksturnya berbentuk tulisan ROG.
  • Intinya yang satu ini masih punya desain “keren” seperti ROG Ally yang kemarin.

Ukuran

ASUS ROG Ally X 14
  • Panjang – 28 CM
  • Lebar – 11.1 CM
  • Tebal – 2.47 CM di area paling tipis, dan 3.69 CM di area paling tebal.

Bobot

ASUS ROG Ally X 17
  • Handheld – 675 Gram
    • Kalau ROG Ally generasi sebelumnya kita cek bobotnya di 615 Gram, jadi sekitar 9.7% lebih berat.
    • Sedikit lebih berat, tapi kalau udah terbiasa dengan beratnya Ally ga akan susah untuk beradaptasi dengan yang satu ini.
  • Charger – 220 Gram
    • Ini Charger 65W dengan konektor USB-C
  • Total – 895 Gram

Display

ASUS ROG Ally X 18
  • Untuk layar masih sama seperti sebelumnya, menggunakan panel IPS ukuran 7 inci dengan resolusi Full HD (1920×1080), jadi Aspect Ratio-nya di 16:9
  • Refresh rate 120 Hz
  • Menurut ASUS color gamutnya ada di 100% sRGB, dengan brightness di 500 nits.
  • Berdasarkan pengujian kami, peak brightness untuk kondisi dalam ruangan ada di 513 nits, dengan Gamut Coverage di 93.8% sRGB dan Gamut Volume di 97.5% sRGB. Masih mirip seperti Ally sebelumnya.
  • Layarnya punya kemampuan touchscreen dan menggunakan lapisan Corning Gorilla Glass dengan Gorilla Glass DXC Coating yang diklaim mampu mengurangi pantulan pada layar, dan membuatnya lebih tahan goresan.

Mikrofon

ASUS ROG Ally X 19
  • ROG Ally X dilengkapi dengan dua buah mikrofon yang ditempatkan pada sisi pojok atas kanan-kiri layar, dan sudah dilengkapi dengan teknologi AI Noise Cancellation.
  • Untuk kemampuan mikrofon dan noise cancelling-nya, kita pindah ke pinggir jalan raya dulu yak.

Audio

ASUS ROG Ally X 20
  • ROG Ally dilengkapi dua buah speaker yang telah mendukung teknologi Dolby Atmos
  • Speaker ini terletak mengarah ke pengguna, di area bawah perangkat.
  • Untuk kualitas suara speakernya, ini khas ROG Ally banget ya.
  • Suaranya Lantang, dan punya kualitas yang sangat memuaskan baik saat digunakan untuk bermain game, nonton, atau hanya sekedar denger musik.

Konektor dan Tombol

ASUS ROG Ally X 21
  • Nah ini yang Kami suka, ROG Ally X sekarang punya dua buah konektor USB Type-C!
    • Yang pertama adalah USB4 (40 Gbps), jadi secara teoritis kita bisa pasang eksternal GPU disini, udah gak perlu spesifik pakai ROG XG Mobile seperti di generasi sebelumnya.
    • Lalu berikutnya ada USB 3.2 Gen2 Type-C.
    • Keduanya mendukung Display Output, Data Transfer, dan Power Delivery 3.0.
ASUS ROG Ally X 22
  • Di sebelahnya ada tombol Volume.
  • Lalu ada slot MicroSD Card Reader.
    • Kalau ada yang nanya “slot yang ini mirip kaya kemarin ga bang?” Kita gabisa jawab ya, karena kita sendiri bukan peramal.
    • Tapi kita kemarin udah coba panaskan dengan menjalankan Cinebench selama hampir 18 jam, di dalam ruangan dengan suhu 26-27 derajat.
    • Saat SD Card kita eject dari Ally X, suhu micro SD Card-nya mencapai 47 derajat Celcius, tapi uniknya, MicroSD Card yang terpasang masih bisa berfungsi dengan normal.
  • Tombol Audio Jack Combo 3.5mm.
  • Tombol Power yang sudah dilengkapi dengan fingerprint sensor seperti Ally sebelumnya.
    • Ini ada yang agak beda, kalau kita mau nyalain Ally sebelumnya, kita perlu tahan tombolnya selama beberapa detik. Kalau yang ini, cukup ditekan sekali dan dia akan langsung nyala.

Tombol Controller dan Joystick

ASUS ROG Ally X 23 ASUS ROG Ally X 25
  • Untuk layout dari controller-nya, ini sama seperti ROG Ally generasi sebelumnya, sama-sama masih menggunakan layout controller XBOX.
  • Kita juga bisa atur tingkat dead zone dan outer threshold untuk tombol analog, mengatur tingkat sensitivitas tombol trigger, mengatur backlit RGB dari base joystick, dan mengatur tingkat vibrasi melalui software Armoury Crate SE.
  • Tombol-tombol controllernya terasa lebih solid saat ditekan jika dibandingkan dengan Ally generasi sebelumnya
  • Di Ally X, Joystick-nya juga terasa lebih nyaman. Saat digerakkan memang Terasa lebih berat, tapi ini memberikan kesan solid saat digunakan.
  • Tombol RB dan LB-nya terasa lebih clicky, dan tombol Trigger-nya memberikan feedback yang lebih kuat dibandingkan dengan Ally generasi lama.
  • Controller ini juga bisa digunakan untuk pengoperasian Windows.
    • Joystick kanan berfungsi sebagai mouse.
    • Tombol RB untuk klik kiri, dan Tombol RT untuk klik kanan.
    • Joystick kiri fungsinya mirip seperti fungsi anak panah pada keyboard saat pengoperasian Windows.
    • Tombol A punya fungsi yang sama seperti “Enter” pada keyboard.
    • Meskipun belum senyaman saat kita pakai mouse atau touchpad, saat digunakan untuk pengoperasian Windows, Ally X terasa lebih nyaman dibandingkan dengan Ally generasi sebelumnya.
ASUS ROG Ally X 26
  • Pengingkatan juga terlihat pada tombol Makro M1 dan M2 yang terletak di bagian belakang Ally. Ukuran tombolnya diperkecil, dan dibuat sedikit lebih menonjol lagi, untuk mengurangi “ga sengaja kepencet” seperti di Ally sebelumnya.
    • Fungsi tombol makro dapat diatur juga melalui software Armory Crate.

Sistem Keamanan

  • Sama seperti Ally generasi sebelumnya, yang satu ini punya fingerprint sensor yang menyatu dengan tombol Power, dan sudah mendukung Windows Hello.

Sistem Pendingin

ASUS ROG Ally X 28
  • ASUS ROG Ally X menggunakan ROG Intelligent Cooling Zero Gravity, yang dirancang khusus agar dapat beroperasi maksimal, meskipun perangkatnya kita balik-balik.
  • Sistem pendinginnya terdiri dari dua kipas dan satu heatpipe, serta filter debu yang terletak di area intake udara.
  • Intake dari belakang, dan Exhaust ke arah atas.

Software – Armoury Crate SE

ASUS ROG Ally X 29

Software yang satu ini dapat diakses langsung melalui tombol Armoury Crate SE yang ada di samping layar.

Untuk fitur-fitur, ini masih sama seperti ROG Ally generasi sebelumnya, jadi mungkin kita ga akan bahas banyak disini. Di Armoury Crate SE ini juga terdapat menu untuk mengubah mode performa yang sedikit berbeda dibandingkan dengan ROG Ally generasi sebelumnya.

Opsinya adalah:

  • Windows
  • Silent, 13 Watt, kalau di Ally generasi sebelumnya 10W.
  • Performance, 17 Watt, kalau di Ally generasi sebelumnya 15W.
  • Turbo, 30 Watt saat nyolok charger, dan 25W saat mode baterai.
  • Manual – Di mode ini kita bisa atur sendiri kurva kecepatan kipas dan power limit prosesornya.

Sepeti biasa, mode performa dapat diakses dengan cepat menggunakan tombol Command Center. Tapi untuk shortcut Command Center, hanya tersedia tiga opsi, yaitu Silent, Performance dan Turbo.

Bagaimana dengan performanya? Simak selengkapnya lewat video berikut ini:

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…