NVIDIA Bakal Produksi Chip AI dan Superkomputer di AS, Hindari Dampak Perang Dagang

Author
Irham
Reading time:
April 15, 2025

NVIDIA segera memindahkan sebagian produksi chip AI dan superkomputernya ke Amerika Serikat. Ini dilakukan sebagai respons atas ketidakpastian tarif perdagangan yang sempat mengganggu rantai pasok global.

Perusahaan teknologi tersebut mengumumkan bahwa chip generasi terbaru mereka, Blackwell, akan dibangun dan diuji di Arizona. Sementara itu, superkomputer AI — termasuk DGX Spark dan DGX Station yang baru diumumkan — akan dirakit di Texas.

NVIDIA Produksi Chip AI di AS

NVIDIA Segera Mulai Produksi Massal

Produksi chip Blackwell akan ditangani oleh TSMC di Phoenix, dengan proses pengujian dan pengemasan dilakukan bersama Amkor dan SPIL. Sedangkan untuk superkomputer, NVIDIA menggandeng Foxconn di Houston dan Wistron di Dallas. Produksi massal di dua negara bagian itu bakal meningkat 12 hingga 15 bulan ke depan.

Baca Juga: Razer Rilis PC Remote Play, Permudah Stream Game ke Smartphone • Jagat Review

Meski belum disebutkan versi chip Blackwell mana yang diproduksi TSMC, perusahaan asal Taiwan tersebut memang tengah memperluas kapasitas produksinya untuk memenuhi kebutuhan berbagai perusahaan teknologi asal AS, termasuk Apple dan Qualcomm. Sebelumnya, TSMC telah menerima dana sebesar 6,6 miliar dolar AS dari program CHIPS Act, dan berkomitmen menginvestasikan tambahan 100 miliar dolar untuk ekspansi pabrik di AS.

Sebagai salah satu pemain utama dalam lonjakan teknologi AI saat ini, NVIDIA sempat terancam terkena dampak besar dari tarif baru yang diberlakukan mantan Presiden Donald Trump. Meskipun sebagian tarif untuk komputer dan chip telah ditangguhkan sejak 11 April, memindahkan produksi ke dalam negeri dinilai sebagai solusi jangka panjang yang lebih aman dari risiko perang dagang ke depan.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 12, 2026 - 0

Star Wars: Fate of the Old Republic Dibiayai Oleh Mantan Eksekutif NetEase

Fakta baru mengenai pihak yang mendanai Star Wars: Fate of…
May 12, 2026 - 0

Founder Guerilla Games Kembangkan Pesaing Unreal Engine, Bernama Immense Engine

Co-founder Guerrilla Games kembangkan Immense Engine, game engine asal Eropa…
May 12, 2026 - 0

Kantor Electronic Arts Akan “Diserang” Gamer Guna Tolak Proses Akuisisi

Gamer menyiapkan aksi protes di kantor Electronic Arts guna menolak…
May 12, 2026 - 0

Saham Nintendo Anjlok 10% Pasca Laporan Keuangan Terbarunya

Saham Nintendo alami penurunan hingga 10% setelah proyeksi penjualan Switch…