Review Acer Predator Helios 18 AI (2025): Rajanya Laptop Gaming
Bodi Acer Predator Helios 18 AI (2025)

Form Factor
- Clamshell
Material
- Aluminium
Warna
- Abyssal Black
Desain

- Penampilan Laptop Gaming ini memang terasa “Gaming” sekali.
- Apalagi kalau melihat ornamen lampu RGB-nya yang menghias hampir sekujur bodi, bahkan sampai area Palmrest kanan.
- Tapi tenang, kalau kita matikan lampu RGB-nya, penampilan Laptop Gaming ini langsung berubah jadi profesional, seperti Laptop Workstation.
- Secara keseluruhan, Laptop Gaming ini punya penampilan yang gagah dan garang.
Ukuran

- Panjang – 40 CM
- Lebar – 30.7 CM
- Tebal – 2.95 CM
Bobot

- Laptop – 3.46 KILOGRAM
- Ini tergolong berat tapi memang wajar untuk Laptop Gaming 18 Inch.
- Charger – 1 KILOGRAM
- Berat tapi masih wajar karena ini Charger 400 Watt, bukan 330 Watt.
- Total – 4.47 KILOGRAM
Display

Ukuran 18 Inch.
- Ini ukuran layar terbesar saat ini untuk Laptop Gaming.
Resolusi 3840 X 2400 Pixels dengan Aspect Ratio 16:10.
- Menariknya, Laptop Gaming ini punya fitur Dual Mode seperti Monitor Gaming.
- Jadi kita bisa memilih antara mode “4K 120 Hz” atau “Full HD 240 Hz”.
- Mode “4K 120 Hz” cocok untuk Content Creation sementara mode “Full HD 240 Hz” cocok untuk main Game, terutama tipe Kompetitif.
- Tapi mau pakai mode “4K 120 Hz” buat Gaming juga ga ada masalah sih.
- Kita bisa mengubah mode tersebut di aplikasi Predator Sense.
- Tapi cukup disayangkan, kita perlu me-Restart Laptop untuk berpindah antar mode tersebut.
- Kami juga menemukan kalau menggunakan mode “Full HD 240 Hz”, kita tidak bisa mengubah resolusi ke 4K dan Refresh Rate ke 120 Hz melalui menu Windows.
- Sementara saat menggunakan mode “4K 120 Hz”, kita memang bisa turun resolusi tetapi tidak bisa mengubah Refresh Rate ke 240 Hz.
Layar tersebut juga punya Response Time 3 MS dan mendukung fitur NVIDIA G-Sync. Panel IPS dengan MiniLED untuk Backlight-nya
- Menurut Acer, tingkat kecerahan maksimalnya 600 Nits di mode SDR dan 1000 Nits di mode HDR, dengan Color Gamut 100% DCI-P3.
- Nah kalau kami ukur dengan alat kami hasilnya
- 972 Nits di mode SDR dan 1221 Nits di mode HDR
- Ternyata Acer berbohong!
- Jauh banget di atas klaimnya!
- Ini terang banget sih mode SDR-nya
- Gamut Coverage di 99.8% DCI-P3
- Gamut Volume 112.6% DCI-P3
- 972 Nits di mode SDR dan 1221 Nits di mode HDR

Color Gamut-nya seperti itu sih cocok banget dipakai buat Editing atau desain yang butuh akurasi warna tinggi. Dia juga punya sertifikasi DisplayHDR 1000 jadi mantap buat Streaming Film atau main Game di mode HDR. Layar tersebut punya fitur Acer ComfyView jadi permukaan layarnya minim pantulan bayangan yang dapat mengganggu kenyamanan pemakaian. Bingkai layar juga sudah menggunakan desain yang tipis di keempat sisinya jadi terasa lapang dan kekinian.
Camera & Microphone

Laptop Gaming ini dilengkapi Kamera 1080P 30 FPS. Kamera tersebut sebenarnya sudah mendukung fitur Windows Studio Effects.
Tapi di Laptop Gaming ini kan ada GPU NVIDIA-nya jadi kita bisa meng-Install aplikasi NVIDIA Broadcast biar fiturnya lebih canggih lagi.
- Beberapa fiturnya seperti Background Blur, Background Remove, Background Replace, Auto Frame, Eye Contact, Vignette, dan Video Noise Removal.
- Menariknya, di NVIDIA Broadcast terbaru ada fitur Virtual Key Lights yang akan membuat tampilan kita di Kamera terlihat lebih terang, seolah-olah disorot lampu tambahan.
- Bisa dilihat bedanya nih seperti ini, antara dimatikan dan dinyalakan.
- Perlu diperhatikan, Virtual Key Lights akan membuat GPU bekerja dengan Load sangat tinggi jadi lebih disarankan digunakan untuk aktivitas non-Gaming.
Tentunya NVIDIA Broadcast juga punya sejumlah fitur untuk Mikrofon seperti Noise Removal, Room Echo Removal, dan yang terbaru, Studio Voice.
- Saat Studio Voice diaktifkan, kualitas perekaman Mikrofon Laptop diklaim bisa mendekati kualitas perekaman di studio kelas atas.
- Studio Voice juga akan membuat GPU bekerja dengan Load sangat tinggi jadi lebih disarankan digunakan untuk aktivitas non-Gaming.
Untuk Mikrofon, Laptop Gaming ini dilengkapi TIGA buah Mikrofon dan telah mendukung fitur Acer Purified Voice 2.0.
- Dua Mikrofon ada di sebelah kanan dan kiri Kamera.
- Sementara Mikrofon ketiga ada pada sisi pinggir depan bodi Laptop, yang dekat badan kita.
Kualitas Kamera di Laptop Gaming ini bisa dibilang biasa saja.
- Tapi kalau hanya digunakan untuk Video Call atau Online Meeting seharusnya tidak menjadi masalah.
- Nah kalau mau dipakai untuk Streaming, sebaiknya sih pakai Kamera tambahan yang lebih baik kualitasnya.
Untuk Mikrofon, suara kami ternyata bisa ditangkap dengan jelas hanya saja terdengar sedikit “mendem”.
- Mikrofon ini juga mampu menghilangkan sepenuhnya suara bising yang kami perdengarkan saat fitur Noise Cancellation diaktifkan.
Audio

Laptop Gaming ini dilengkapi, bukan dua, bukan empat, tapi ENAM buah Speaker dengan lubang keluaran suara berada di bagian bawah Laptop. Kita bisa mengatur profil dan Equalizer suaranya melalui aplikasi DTS:X Ultra.
ENAM buah Speaker memang membuat Laptop Gaming ini punya suara yang lantang.
- Tapi sayang sekali, untuk kualitas suaranya ternyata masih berada di bawah harapan kami meskipun tidak bisa dibilang mengecewakan juga.
- Seharusnya sih ini bukan menjadi masalah karena biasanya Gamer akan menggunakan Headset Gaming yang kualitas suaranya lebih baik saat bermain Game.
Konektor

Kiri
- 1X 2.5 Gbps Ethernet
- 1X USB 3.2 Gen 1
- SD Card Reader
- 1X 3.5 MM Audio Combo Jack

Kanan
- 2X USB 3.2 Gen 2
- Kensington Lock Slot

Belakang
- 1X DC-IN
- 1X HDMI 2.1
- 2X Thunderbolt 5 yang mendukung
- Transfer Data hingga kecepatan 120 Gbps
- Power Delivery hingga 240 Watt
- Display Output, dan
- Perangkat Thunderbolt
Keyboard

Bentuk dan tata letak tombol di Laptop Gaming ini bisa dibilang tidak berbeda dengan Predator Helios 18 sebelumnya. Hanya saja untuk tombol WASD dan anak panah kini di-Upgrade dari MagKey 3.0 menjadi MagKey 4.0.

Berbeda dengan tombol lainnya, delapan tombol MagKey tersebut menggunakan Mechanical Switch dengan jarak aktuasi hanya 0.3 MM jadi sangat responsif saat digunakan bermain Game. Sementara untuk tombol lainnya punya Travel Distance di 2 MM jadi terasa sangat dalam saat di tekan.
Menariknya, kita bisa mengganti Keycap bawaan tombol MagKey dengan Keycap khusus yang lebih tebal. Tenang, Keycap khususnya disertakan kok saat beli.

Keyboard ini juga dilengkapi Backlit Per-Key RGB jadi warna setiap tombolnya bisa dibuat berbeda satu sama lain.
- Untuk kecerahannya punya empat tingkat yang dapat diatur dengan menekan tombol FN+F11 dan FN+F12.
- Kita juga bisa mengatur tingkat kecerahan dan efek lampu di aplikasi Predator Sense.
Touchpad

Area Touchpad punya ukuran 15.1 X 9.1 CM dengan posisi tidak sejajar dengan tombol Spacebar. Dengan posisi seperti itu memang ada sebagian kecil bagian telapak tangan kanan yang masuk ke area Touchpad saat mengetik.
- Tapi hal itu sepertinya bukan menjadi masalah karena ada fitur Palm Rejection sehingga kursor Mouse tidak bergerak-gerak saat Touchpad tersentuh telapak tangan.
Menariknya, permukaan Touchpad menggunakan material Corning Gorilla Glass yang membuat jari kami dapat bergerak dengan mulus dan lancar.
- Tombol klik-kiri dan klik-kanan juga terasa empuk saat ditekan dan nyaris tidak menghasilkan bunyi.
Cooling System

- Laptop Gaming ini menggunakan sistem pendingin dengan Kipas “6th Gen Aeroblade 3D Fan”.
- Sistem pendingin tersebut dilengkapi ENAM buah Heatpipe dan DUA buah Kipas logam.
- Masing-masing Kipas kini dilengkapi 100 buah bilah dengan ketebalan masing-masing hanya 0.05 MM.
- Kipas tersebut diklaim punya tingkat Airflow 10% lebih tinggi dibandingkan pendahulunya.
- Sementara untuk lubang ventilasi pembuangan udaranya ada empat titik – Satu ke kiri, satu ke kanan, dan dua ke belakang.
Simak pembahasan lengkapnya berikut ini:














