California Gugat Situs File Senjata Api 3D Print!
California menggugat dua situs yang menyediakan file cetak 3D untuk senjata dan aksesori senjata. Gugatan perdata ini juga menyebut tiga tokoh yang dikenal di komunitas pembuat senjata 3D. Kasus ini tidak berujung penjara karena bersifat perdata. Namun mereka dituduh melanggar dua aturan baru dalam California Civil Code yang mulai berlaku tahun ini.

Intinya, California mulai menargetkan distribusi file digital yang memungkinkan siapa pun mencetak senjata sendiri lewat printer 3D. Pemerintah menilai file semacam itu mempermudah pembuatan “ghost gun”, yaitu senjata tanpa nomor seri dan tanpa pemeriksaan latar belakang.
Jaksa Agung California Rob Bonta mengatakan file tersebut memungkinkan orang yang tidak lolos pemeriksaan kepemilikan senjata tetap bisa membuat senjata sendiri tanpa jejak. Dalam gugatan tersebut, para tergugat terancam dengan dengan hingga mencapai USD 25.000 untuk setiap pelanggaran.
Baca Juga: Youtuber Ini Manfaatkan Baterai Vape Bekas untuk Mobil Listrik • Jagat Review
Buat Senjata Pakai Printer 3D, Bisa?
Saat ini, printer 3D rumahan umumnya masih mencetak material plastik seperti PLA atau ABS. Material tersebut memang cukup kuat untuk membuat komponen tertentu, tetapi tidak selalu mampu menahan tekanan tinggi dari tembakan.
Printer 3D industri sebenarnya sudah bisa mencetak material logam yang jauh lebih kuat. Teknologi itu biasanya digunakan di sektor manufaktur atau industri, dengan harga mesin yang sangat mahal.
Namun perkembangan teknologi printer 3D berjalan sangat cepat. Tidak menutup kemungkinan di masa depan printer 3D rumahan juga mampu mencetak material yang lebih kuat, sesuatu yang membuat isu regulasi seperti ini semakin ramai diperdebatkan.














