Intel Berencana Naikan Harga Prosesor di Bulan Mei?
Kenaikan harga Prosesor dari Intel tampaknya belum berhenti dalam waktu dekat. Setelah dua kali penyesuaian harga pada Februari dan Maret, perusahaan kini bersiap menambah kenaikan lagi pada Mei. Total kenaikan harga bahkan disebut bisa menyentuh sekitar 30 persen dibandingkan harga tahun lalu.

Permintaan Prosesor Intel Meningkat
Tekanan utama datang dari sisi pasokan yang belum sepenuhnya stabil. Intel memang memproduksi sebagian besar CPU secara internal, tetapi beberapa model masih bergantung pada TSMC untuk komponen tertentu. Dalam skema multi-die, distribusi CPU baru bisa berjalan jika seluruh bagian sudah tersedia dan dirakit bersama.
Sebelumnya prosesor terbaru Intel yaitu Core Ultra 200S series cukup mendapat respon yang positif di pasar. Performa gamingnya yang meningkat sekitar 15% juga menjadi alasan prosesor ini diterima baik. Namun sayangnya belum ada informasi apakah prosesor ini juga akan terdampak kenaikan harga.
Baca Juga: Oracle Lakukan PHK Dadakan 30 Ribu Karyawan, AI Disebut Biang Keladinya • Jagat Review
Di sisi lain, permintaan justru melonjak tajam karena kebutuhan data center AI yang terus meningkat. Rasio penggunaan CPU dan GPU dalam sistem AI kini berubah, dari sebelumnya didominasi GPU menjadi lebih seimbang. Kondisi ini membuat CPU semakin diburu, sementara produksi belum bisa mengejar kebutuhan pasar.
Situasi ini membuat CPU menjadi komponen yang semakin sulit didapat dalam jumlah besar. Intel memilih menyesuaikan harga sebagai respons terhadap kelangkaan tersebut sambil meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap. Kalian melihat tren ini akan bertahan lama, atau justru akan mereda saat suplai mulai stabil?












