“Project Firefly” Jadi Strategi Intel Buat Lawan MacBook Neo, Apa Itu?
Apple sukses mengubah cara pandang orang terhadap laptop murah lewat MacBook Neo. Performa yang kencang dan build quality yang solid membuat segmen ini terasa lebih premium. Alhasil, laptop terjangkau kini tidak lagi identik dengan kualitas seadanya.

Tak ingin tertinggal, Intel menghadirkan inisiatif baru bernama Project Firefly. Ini adalah cetak biru atau reference design yang ditujukan untuk para produsen laptop agar bisa membuat perangkat murah tapi tetap kompetitif, demi menghadirkan laptop Windows yang mampu menantang MacBook Neo di kelasnya.
Project Firefly mengadopsi pendekatan ala industri smartphone yang sudah terbukti efisien. Komponen dibuat lebih modular dan terstandarisasi sehingga bisa digunakan oleh berbagai merek. Dengan cara ini, proses produksi jadi lebih cepat sekaligus memangkas biaya pengembangan.
Laptop yang masuk dalam skema ini akan menggunakan prosesor Wildcat Lake dari Intel. Desainnya dibuat tipis sekitar 11 mm dengan bobot ringan untuk menunjang mobilitas. Beberapa brand seperti Lenovo, ASUS, HP, Honor, hingga Chuwi juga sudah mulai meluncurkan laptop-laptop berbasis platform ini di China.
Baca Juga: Apa yang Membuat MacBook Neo Menarik Perhatian Orang? • Jagat Review
Kalau strategi ini berhasil, laptop murah bisa naik level tanpa harus mahal. Pengguna tetap bisa mendapatkan perangkat tipis, ringan, dan tetap mumpuni dengan harga lebih terjangkau. Menarik untuk ditunggu, apakah Project Firefly benar-benar mampu jadi penantang serius MacBook Neo?













