Intel Resmi Gabung Terafab, Siap Dukung Ambisi Produksi Chip Elon Musk

Reading time:
April 9, 2026

Intel resmi bergabung dalam proyek Terafab yang diinisiasi oleh Elon Musk. Kabar ini muncul dari unggahan Intel di platform X yang menyatakan bahwa mereka menjadi bagian dari proyek tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu perusahaan milik Elon Musk seperti SpaceX, Tesla, dan xAI dalam memproduksi chip untuk kebutuhan komputasi mereka.

Intel Gabung Terafab

Dalam pernyataannya, Intel menyebut akan membantu mempercepat target Terafab untuk menghasilkan daya komputasi hingga 1 TW per tahun. Target ini ditujukan untuk mendukung perkembangan teknologi AI dan robotika di masa depan. Meski begitu, perusahaan belum menjelaskan secara rinci terkait jumlah wafer yang akan diproduksi maupun teknologi manufaktur yang akan digunakan.

Sebelumnya, Elon Musk sempat menyebut bahwa Terafab menargetkan produksi awal sekitar 160.000 wafer per bulan. Sementara untuk teknologi yang digunakan, proyek ini disinyalir bakal mengarah ke node 2 nm. Jika Intel terlibat langsung dalam jalur produksinya, ada kemungkinan pendekatan yang digunakan akan menggunakan node 14A milik Intel.

Intel Gabung Terafab

Perlu diketahui, Terafab merupakan proyek yang diperkenalkan Elon Musk sebagai salah satu inisiatifnya di industri semikonduktor. Lewat proyek ini, Elom Musk terlihat ingin masuk ke bisnis manufaktur chip yang menguntungkan sekaligus mengurangi ketergantungan perusahaan miliknya seperti SpaceX, Tesla, dan xAI terhadap foundry besar seperti TSMC dan Samsung. Langkah ini juga mencerminkan kebutuhan internal mereka terhadap pasokan chip dalam skala besar, terutama untuk mendukung pengembangan AI.

Baca Juga: Bukan Cuma Mobil, Produsen Baterai Mulai Masuk Industri Kapal Laut

Meski begitu, sampai saat ini masih belum jelas apakah Terafab akan membangun fasilitas produksinya dari nol atau memanfaatkan infrastruktur yang sudah dimiliki Intel. Mengingat kompleksitas industri semikonduktor, penggunaan fasilitas Intel kemungkinan menjadi opsi yang lebih realistis bagi Elon Musk, setidaknya pada tahap awal pengembangan. 

Jika ambisi ini terealisasi, apakah Terafab mampu mengubah peta persaingan di industri semikonduktor?

Sumber 1 | 2 | 3

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Kalian harus tahu kalau selain “Core Ultra Series 3”, Intel…
August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…

Gaming

September 2, 2026 - 0

CD Projekt Red Bantu Developer yang Alami Pencurian Hardware di Gamescom 2026

CD Projekt Red menawarkan bantuan setelah hardware demo game milik…
September 2, 2026 - 0

Game NTE Diduga Membuat 2 Laptop Alienware Mati Total

Dua laptop Alienware dilaporkan mengalami korupsi EC setelah memainkan game…
September 2, 2026 - 0

AOC Luncurkan Monitor 5K Dual Mode 360 Hz AGON Ultra AGP277KXM

AOC rilis AGON Ultra AGP277KXM, tawarkan resolusi 5K 180 Hz…
September 2, 2026 - 0

ASRock Luncurkan Motherboard Terjangkau B550M Pro-A WiFi 6E Berbasis DDR4

ASRock hadirkan motherboard B550M Pro-A WiFi 6E yang ditujukan untuk…