Intel Sebut Fabrikasi Node 10A dan 7A Sudah Mulai Dikembangkan
Intel mulai bicara soal node setelah 14A. CEO Intel, Lip-Bu Tan, mengonfirmasi perusahaan sudah mulai mengembangkan proses fabrikasi 10A dan 7A untuk roadmap jangka panjang mereka.
Pernyataan ini muncul di tengah upaya Intel membangun ulang bisnis foundry mereka yang beberapa tahun terakhir tertinggal cukup jauh dari TSMC. Bagi Intel, roadmap di industri saat ini, sama pentingnya dengan produk itu sendiri, karena pelanggan industri chip biasanya memilih partner untuk jangka panjang, bukan proyek satu-dua tahun.

Intel Node 10A dan 7A Bukan Roadmap Jangka Pendek
Di saat 18A belum benar-benar masuk fase penuh dan 14A masih beberapa tahun lagi dari produksi massal, Intel sudah mulai membuka pembicaraan soal generasi setelahnya. Strateginya jelas: mereka ingin pasar melihat Intel masih punya arah teknologi sampai akhir dekade nanti.
Untuk 14A, Intel mengatakan pengembangannya masih sesuai rencana. PDK versi 0.5 sudah tersedia supaya pelanggan bisa mulai menguji desain chip dan mengecek potensi yield awal. Versi 0.9 yang lebih matang ditargetkan meluncur Oktober nanti untuk pelanggan eksternal.
Baca Juga: MacBook Pro OLED Segera Dirilis, 90 Persen Layar dari Samsung Display Sudah Rampung • Jagat Review
Lip-Bu Tan juga menyebut sudah ada beberapa perusahaan yang tertarik memakai 14A, meski identitasnya belum dibuka ke publik. Node 14A sendiri cukup penting buat Intel karena bakal menjadi salah satu proses pertama mereka yang kompatibel dengan teknologi High-NA EUV milik ASML untuk produksi volume tinggi.
Teknologi ini memungkinkan proses pencetakan transistor dilakukan dengan presisi lebih tinggi untuk node-node kecil generasi berikutnya. Masalahnya, implementasinya juga jauh lebih rumit dibanding EUV biasa karena melibatkan material baru, photomask baru, hingga aturan desain chip yang ikut berubah.
Intel menargetkan risk production 14A dimulai pada 2028 dan produksi massal pada 2029. Jadwalnya berdekatan dengan roadmap A14 milik TSMC, walau pendekatan keduanya berbeda. TSMC biasanya baru masuk produksi massal saat yield sudah sangat matang. Intel justru dikenal memulai produksi lebih cepat sambil meningkatkan yield secara bertahap di belakang layar.
Kalau roadmap ini berjalan sesuai jadwal, Intel punya peluang untuk kembali lebih kompetitif di bisnis manufaktur chip kelas atas. Karena buat sekarang, pasar masih melihat mereka sebagai perusahaan yang sedang mengejar ketertinggalan, bukan pemimpin ritme industri.













