Google Images Rayakan Ultah Ke-25, Integrasikan AI dan Rombak Homepage!
Google Images merayakan ulang tahunnya yang ke-25 dengan membawa sejumlah perubahan besar. Google membawa rombakan halaman utama layanan pencarian gambar tersebut agar lebih personal dan interaktif. Tampilannya kini dibuat menyerupai Pinterest dengan berbagai rekomendasi gambar saat pertama kali kita membukanya.
Pengguna nantinya dapat melihat gambar yang diperkirakan sesuai dengan minat mereka sebelum mengetikkan kata kunci. Menariknya, rekomendasi itu akan terus diperbarui secara real-time sehingga kontennya tidak terasa monoton. Tampilan anyar ini bakal diluncurkan secara bertahap dalam beberapa pekan, dimulai dari versi desktop berbahasa Inggris di Amerika Serikat.
Google juga menambahkan fitur koleksi untuk menyimpan gambar yang dianggap menarik. Selain itu, kita juga bisa membuat daftar koleksi seperti misalnya untuk inspirasi perjalanan, pakaian, furnitur, atau berbagai ide lainnya dalam satu tempat. Konsep ini cukup mirip dengan fitur collection board yang menjadi ciri khas Pinterest.
Selain merombak tampilan, Google Images juga membawa integrasi AI. Kini, jika hasil pencarian kita tidak ada gambar yang sesuai, kita bisa langsung membuatnya sendiri menggunakan Nano Banana 2 cukup dengan deskripsikan gambar di kolom pencarian, lalu hasilnya akan ditampilkan melalui AI Overview.
Fitur pembuatan gambar tersebut akan segera tersedia dalam bahasa Inggris di seluruh wilayah yang sudah mendukung generasi gambar melalui AI Mode. Namun, Google belum menjelaskan jadwal peluncuran lebih terperinci untuk bahasa dan negara lainnya. Di Indonesia sendiri update tersebut memang tampak belum hadir.
Lewat postingan blog mereka, Google tak cuma mengumumkan update fitur baru untuk merayakan perjalanan mereka ke-25 tahun tapi juga mengulas berbagai momen penting yang terjadi selama seperempat abad. Perjalanan Google Images sendiri dimulai pada 2001 sebagai mesin pencari gambar sederhana berbasis kata kunci.
Lalu, seiring berjalannya waktu kemampuannya kemudian berkembang melalui Similar Images, Search by Image, Google Lens, hingga Circle to Search. Kini, setelah berusia 25 tahun, Google Images makin bergeser dari sekadar mesin pencari menjadi platform untuk menemukan ide berkat adanya integrasi AI.














