Alibaba Cloud Perbarui Deretan Layanan AI di Indonesia
Jakarta, 20 Mei 2026 — Alibaba Cloud memperkenalkan sejumlah pembaruan layanan AI untuk pasar Indonesia. Pembaruan ini mencakup model bahasa terbaru, alat pembuatan video bertenaga AI, hingga platform produktivitas yang dirancang untuk berbagai pengguna. Melalui rangkaian pembaruan ini, Alibaba Cloud ingin memposisikan AI sebagai asisten kerja yang mampu meningkatkan produktivitas kita sehari-hari.

Dari sisi model bahasa atau LLM, Alibaba memperkenalkan Qwen 3.7 sebagai peningkatan dari Qwen 3.6 yang dirilis di bulan April lalu. Hadirnya model terbaru ini mencerminkan laju pengembangan AI Alibaba Cloud yang terus berakselerasi. Mereka menyebut bahwa model AI open-source ini sudah mencapai lebih dari satu miliar unduhan dan ratusan ribu model turunan yang dikembangkan komunitas global.

Alibaba Cloud Kenalkan Video Generator Baru
Alibaba turut memperkenalkan Happy Horse, model AI baru yang dikhususkan untuk pembuatan video sinematik. Model ini dapat dipadukan dengan Wan, yang sebelumnya sudah mendukung fitur image-to-video dan pengeditan video berbasis AI. Menariknya, seluruh layanan tersebut dapat diakses melalui Alibaba Cloud Model Studio, platform terpusat yang menjadi satu pintu masuk ke berbagai model AI dari Alibaba Cloud.

Di sisi produktivitas, mereka menghadirkan tiga tools dengan segmen pengguna yang berbeda. Qoder ditujukan bagi para developer berkat kemampuan coding berbasis AI yang mendalam. QoderWork menyasar pengguna umum sebagai asisten AI harian, mulai dari merangkum dokumen hingga mengatur jadwal. Sementara itu, MuleRun hadir untuk kebutuhan enterprise yang memerlukan platform AI terpusat bagi banyak pengguna sekaligus.
Baca Juga: AMD Rilis Ryzen AI 400 Series di Indonesia
Berbagai pembaruan ini sejalan dengan ambisi mereka untuk memperluas adopsi AI ke lebih banyak kalangan bahkan perusahaan BUMN di Indonesia. Salah satunya PT Pos Indonesia yang telah memanfaatkan layanan cloud dan AI Alibaba untuk mendorong transformasi digital operasional logistiknya. Alibaba Cloud sendiri mengklaim kini menempati posisi kedua dalam pangsa pasar cloud dan AI di Indonesia, dengan pertumbuhan dua digit yang terus berlanjut.
Dengan ekosistem AI yang semakin lengkap dan strategi kemitraan yang agresif, Alibaba Cloud serius mengukuhkan posisinya di pasar Indonesia. Kalau menurut kalian gimana, apakah ekosistem dan talenta lokal sudah siap memaksimalkan teknologi AI?















