Teknologi NVIDIA Ini Bikin Robot Bisa Pasang VGA Sendiri ke Motherboard!

Author
Irham
Reading time:
June 19, 2026

Perkembangan robot berbasis AI tampaknya mulai memasuki tahap yang semakin menarik. NVIDIA baru saja memamerkan teknologi bernama ENPIRE yang memungkinkan robot belajar sendiri menyelesaikan berbagai tugas fisik dengan tingkat presisi tinggi, tanpa perlu diprogram secara rinci untuk setiap pekerjaan.

ENPIRE sendiri merupakan singkatan dari Environment module (EN), Policy Improvement module (PI), Rollout module (R) dan Evolution module (E). Keseluruhannya berarti yaitu beberapa modul utama yang bekerja bersama, termasuk sistem untuk mereset lingkungan secara otomatis, mengevaluasi hasil percobaan, meningkatkan kebijakan kontrol robot, hingga melakukan analisis terhadap kegagalan untuk menghasilkan solusi yang lebih baik.

NVIDIA ENPIRE

Demo Robot dengan Teknologi NVIDIA ENPIRE

Dalam demonstrasi yang dibagikan NVIDIA, sejumlah robot terlihat melakukan berbagai aktivitas yang cukup rumit. Mulai dari menyortir pin logam berukuran kecil, mengikat dan memotong cable ties, hingga memasang kartu grafis ke motherboard layaknya seorang perakit PC.

Demo pemasangan VGA menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Terlihat satu lengan robot mengambil kartu grafis dan menyerahkannya ke robot lain yang sudah berada di depan motherboard. Robot tersebut kemudian menyelaraskan konektor PCIe kartu grafis dengan slot di motherboard, lalu memasangnya secara perlahan hingga masuk ke posisinya.

Menariknya, kemampuan tersebut bukan hasil pemrograman khusus untuk satu tugas tertentu. Menurut Jim Fan, Director of AI dan Distinguished Scientist NVIDIA, robot-robot tersebut hanya diberi target yang harus diselesaikan dengan cepat dan tanpa kesalahan. Setelah itu, sistem AI akan mencari sendiri cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga: Intel Siapkan Raptor Lake Next, Masih Dukung RAM DDR4! • Jagat Review

Jadi Masa Depan Robot Belajar Langsung di Dunia Nyata

Proyek ENPIRE menggunakan delapan agen AI Codex yang diberi akses ke armada robot, sumber daya GPU, serta anggaran token yang besar. Setelah menerima tugas, agen-agen AI tersebut mulai bereksperimen secara mandiri, mengamati lingkungan, mencoba berbagai pendekatan, membaca referensi ilmiah, menganalisis kegagalan, hingga memperbaiki strategi yang digunakan.

NVIDIA Enpire

Fan bahkan menyebut ini sebagai langkah awal menuju “AutoResearch” di dunia fisik. Dengan kata lain, AI tidak hanya belajar dari data digital, tetapi juga dari interaksi langsung dengan dunia nyata melalui perangkat robot.

Penelitian tersebut juga membandingkan beberapa agen AI berbeda, termasuk Codex berbasis GPT-5.5, Claude Code dengan Opus 4.7, serta Kimi Code dengan Kimi K2.6. Selain itu, para peneliti menemukan bahwa penggunaan lebih banyak robot secara paralel mampu mempercepat proses pembelajaran secara signifikan. Hasil pengujian menunjukkan delapan robot yang bekerja bersamaan dapat menyelesaikan tugas jauh lebih cepat dibandingkan jumlah robot yang lebih sedikit.

Meski saat ini tugas yang diperlihatkan masih terbatas pada pekerjaan tertentu, demonstrasi tersebut memberikan gambaran bagaimana robot di masa depan bisa belajar keterampilan baru secara mandiri. Jika hari ini mereka sudah mampu memasang VGA, menyusun komponen kecil, dan memotong cable ties sendiri, bukan tidak mungkin suatu saat robot dapat merakit satu PC secara utuh tanpa campur tangan manusia.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…
September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…

Gaming

October 5, 2026 - 0

Steam Diprediksi Akan Pecahkan Rekor Keuntungan Pada Akhir Tahun 2026

Steam diproyeksikan akan menembus rekor keuntungan US$20 miliar pada 2026…
October 5, 2026 - 0

Square Enix Siapkan Tim Khusus Untuk Optimasi Performa FFVII Revelation

Guna optimalkan performa FFVII Revelation, Square Enix sampai siapkan tim…
October 5, 2026 - 0

Pemain Valorant Kena Blokir Game Karena Wariskan Prosesor Bekas

Seorang gamer dilaporkan terkena blokir Valorant setelah memakai Ryzen 7…
October 5, 2026 - 0

Microsoft Luncurkan Advanced Shader Delivery di Beberapa Platform

Microsoft hadirkan Advanced Shader Delivery guna pangkas loading Gears of…