Pagelaran Sabang Merauke 2026 Digelar Kembali, Raisa Debut Jadi Srikandi
Jakarta, 22 Agustus 2026 – iForte, anak perusahaan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) yang bergerak di penyediaan infrastruktur fiber optik, kembali menggelar pertunjukan seni berskala besar bersama BCA. Memasuki tahun kelima sejak pertama digelar pada 2022, Pagelaran Sabang Merauke 2026 berlangsung di Indonesia Arena, kawasan GBK, Jakarta, pada 21–23 Agustus 2026, dan tim Jagat Review turut hadir dalam sesi Media Preview & Premiere Show pada Jumat (21/8).
Tahun ini, Pagelaran Sabang Merauke mengusung tema Hikayat Srikandi Nusantara, yang menempatkan kisah perempuan-perempuan tangguh dalam cerita rakyat Indonesia sebagai pusat pertunjukan. Tema ini sekaligus menjadi pembeda dari gelaran tahun lalu yang mengangkat Hikayat Nusantara.
Libatkan 1.700 Pekerja Seni
Skala produksinya cukup besar dengan melibatkan hingga 1.700 pekerja seni dari berbagai bidang. Sebanyak 387 penari profesional ikut membawa ragam budaya dari Sabang sampai Merauke, dengan total 103 koreografi yang digarap oleh 11 tim koreografer profesional.
Pertunjukan ini juga memadukan 50 jenis alat musik tradisional, 60 musisi orkestra, dan 119 anggota paduan suara. Dari sisi visual, 16 desainer kostum terlibat untuk menghadirkan beragam rancangan pakaian adat Nusantara, yang sesuai nama pagelarannya yaitu dari Sabang sampai Merauke.
Panggung tahun ini turut diramaikan 15 penyanyi nasional, termasuk Raisa, Yura Yunita, dan Isyana Sarasvati, serta Padi Reborn. Raisa bahkan menjalani debutnya di teater musikal dengan memerankan tokoh Srikandi, sementara Yura Yunita berperan sebagai Mahadewi dan melakukan adegan terbang menggunakan sling di atas naga raksasa.
Baca Juga: YouTube Akan Ubah Cara Hitung Jumlah Views Video • Jagat Review
Raisa Debut sebagai Srikandi, Sosok Perempuan Tangguh
Dalam konferensi pers setelah sesi Media Preview & Premiere Show pada Jumat (21/8), sutradara Rusmedie Agus menjelaskan bahwa pertemuan langsung dengan penonton menjadi bagian penting dari proses pertunjukan. Menurutnya, latihan selama berbulan-bulan merupakan persiapan sebelum energi dan respons penonton akhirnya membuat pertunjukan berkembang ketika dibawa ke atas panggung.
Rusmedie juga menjelaskan bahwa tema perempuan dipilih karena tim melihat adanya kekuatan besar dari sosok perempuan Nusantara yang selama ini belum banyak diangkat sebagai tema utama. Kisah perjuangan perempuan dari berbagai zaman kemudian menjadi fondasi cerita Hikayat Srikandi Nusantara.
Bagi Raisa, pertunjukan ini sekaligus menjadi tantangan baru karena ia harus meninggalkan zona nyamannya sebagai penyanyi. Dalam perannya sebagai Srikandi, Raisa dituntut mengikuti kebutuhan teater musikal, termasuk akting dan gerakan, sehingga tidak hanya mengandalkan kemampuan bernyanyi.
Setiap Karakter Punya Identitas Musik
Dari sisi musik, Music Director Elwin Hendrijanto mengatakan bahwa setiap karakter dalam pertunjukan memiliki identitas musik dan suara masing-masing. Pendekatan tersebut digunakan untuk membangun nuansa yang berbeda sekaligus membantu penonton memahami cerita dari setiap karakter.
Sementara itu, koreografer Sandhidea Cahyo menekankan bahwa pertunjukan yang melibatkan 387 penari tidak hanya mengandalkan skala besar. Setiap penari harus memahami detail gerakan dan alasan di baliknya agar koreografi tidak terasa mekanis ketika dibawakan di atas panggung.
Kebudayaan dan Ekonomi Saling Berkaitan
Bagi iForte dan BCA, dukungan terhadap kebudayaan tidak berdiri sendiri, tetapi juga berkaitan dengan aktivitas ekonomi yang tumbuh di sekitarnya. Kegiatan budaya membuka ruang bagi pekerja seni, pelaku UMKM, industri kreatif, hingga berbagai usaha pendukung untuk ikut bergerak dan mendapatkan manfaat ekonomi.
Dari perspektif iForte, keterlibatan dalam Pagelaran Sabang Merauke juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung ekosistem kreatif dan kebudayaan Indonesia. Sementara bagi BCA, kebudayaan dan perekonomian memiliki hubungan yang erat karena ketika kegiatan budaya tumbuh, aktivitas ekonomi di sekitarnya juga ikut berkembang.
Untuk hari ini, Sabtu (22/8), Pagelaran Sabang Merauke menghadirkan dua pertunjukan umum. Show 1 dimulai pukul 13.30 WIB dan Show 2 pada pukul 19.00 WIB, sementara sesi The Premiere/Media Preview telah berlangsung pada Jumat.
Di luar pertunjukan, iForte dan BCA juga menghadirkan BCA UMKM Fest x Cultural Fair yang dapat dikunjungi secara gratis hingga 23 Agustus. Tiket Pagelaran Sabang Merauke 2026 tersedia melalui Tiket.com, dengan promo diskon hingga 25% untuk pengguna kartu atau layanan pembayaran BCA.
Karena itu, memasuki tahun kelima, Pagelaran Sabang Merauke tidak hanya menjadi panggung untuk membawa cerita Nusantara ke hadapan penonton. Gelaran ini juga menjadi ruang pertemuan antara kebudayaan, industri kreatif, dan kegiatan ekonomi yang melibatkan banyak pihak.




















