Teknologi Pendingin Ini Ubah Panas Prosesor Jadi Efek Pendinginan

Author
Irham
Reading time:
September 1, 2026

Panas dari prosesor biasanya hanya dibuang lewat heatsink, kipas, atau sistem liquid cooling. Namun, peneliti dari Jerman dan Jepang kini mengembangkan teknologi pendingin yang justru memanfaatkan panas untuk menghasilkan efek pendinginan.

Teknologi pendingin TiNi pakai panas prosesor

Teknologi Pendingin TiNi

Peneliti dari Karlsruhe Institute of Technology (KIT) dan University of Tsukuba menggunakan dua film shape-memory alloy, yaitu TiNi sebagai aktuator dan TiNiFe sebagai material pendingin. Saat TiNi dipanaskan, material tersebut berkontraksi dan meregangkan TiNiFe, lalu proses pelepasan tegangan pada TiNiFe menghasilkan efek dingin.

Baca Juga: Robot Vacuum Cleaner Bongkar Perselingkuhan! • Jagat Review

Yang menarik, sumber panasnya tidak harus berasal dari listrik. Dalam pengujian, sistem tetap bekerja ketika TiNi dipanaskan menggunakan sumber panas eksternal bersuhu 130 derajat Celsius dan menghasilkan rentang suhu 2,2 Kelvin pada perangkat.

Konsep ini berpotensi menarik untuk perangkat elektronik karena panas dari CPU, GPU, atau komponen lain secara teori dapat dimanfaatkan kembali untuk membantu proses pendinginan. Artinya, sebagian energi yang biasanya terbuang sebagai panas bisa dipakai untuk menjalankan mekanisme pendingin.

Masih Tahap Prototipe

Namun, pengguna PC dan laptop masih harus menunggu cukup lama sebelum teknologi ini bisa menggantikan heatsink, kipas, atau liquid cooling. Prototipe saat ini hanya menghasilkan 2,09 mW daya pendinginan, jauh dari kebutuhan prosesor modern.

Tim peneliti masih berusaha meningkatkan kapasitas dengan menghubungkan lebih banyak film secara paralel. Jika skalanya berhasil diperbesar, teknologi ini berpotensi menjadi salah satu cara baru untuk memanfaatkan panas perangkat elektronik, terutama pada sistem dengan beban tinggi seperti GPU dan server AI.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 17, 2026 - 0

GTA 6 Rilis Trailer Final, Fokuskan Kisah Jason dan Lucia

GTA 6 hadirkan trailer ketiga dan terakhir sebelum rilis pada…
October 17, 2026 - 0

Politisi Amerika Wacanakan RUU Perlindungan Kepemilikan Game

Politisi Amerika Serikat mengajukan RUU Power To The Players Act…
October 17, 2026 - 0

Microsoft Uji Reaksi Gamer Terkait Eksklusivitas Game Xbox

Microsoft menguji reaksi gamer terhadap kemungkinan game first party mereka…
October 17, 2026 - 0

Perangkat VR Valve Index Resmi Dihentikan Produksinya

Valve akhirnya resmi menghentikan produksi perangkat VR Valve Index dan…