Robot Vacuum Cleaner Bongkar Perselingkuhan!
Robot vacuum cleaner biasanya dipakai untuk membersihkan lantai rumah. Namun, di Taiwan, sebuah robot vacuum justru menjadi alat yang membantu seorang pria membongkar perselingkuhan istrinya. Ya, sepertinya ini bukan fitur yang jadi nilai jual utama perangkat ini, tapi mungkin ini bisa jadi ide yang bakal diikuti oleh banyak pengguna vacuum cleaner.
Pria tersebut mengaktifkan robot vacuum dari jarak jauh melalui aplikasi. Awalnya, ia berniat menggunakan perangkat itu untuk berkomunikasi dengan istrinya, tetapi live feed dari kamera robot justru memperlihatkan istrinya bersama pria lain.

Kecurigaannya terhadap sang istri memang sudah muncul beberapa bulan sebelumnya. Ia menemukan sikat gigi bekas di rumah peristirahatan mereka, lalu memeriksa rekaman kamera garasi dan melihat seorang pria yang sebelumnya pernah mengantar istrinya pulang.
Saat robot vacuum memperlihatkan keduanya berada di rumah yang sama, ia kemudian merekam tayangan tersebut. Rekaman itu memperlihatkan istrinya berganti pakaian, memeluk pria tersebut, hingga memperlihatkan momen lain yang kurang pantas.
Rekaman dari robot vacuum tersebut kemudian menjadi bukti dalam gugatan terhadap istrinya dan pria yang diduga menjadi selingkuhannya. Ia menuntut sekitar USD 68.000 atas pelanggaran hak pasangan, tetapi pengadilan hanya memberikan kompensasi sekitar USD 16.000 setelah menilai hubungan keduanya sudah melampaui batas pertemanan biasa.
Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis AI Berdasarkan Kemampuan dan Teknologi yang Digunakan • Jagat Review
Rekaman Robot Vacuum, Berujung Pelanggaran Privasi
Tapi setelahnya, sang istri kemudian menggugat balik karena suaminya merekam aktivitas pribadinya tanpa persetujuan. Termasuk menggunakan kamera robot vacuum yang menurutnya tidak memberikan peringatan memadai bahwa aktivitas di dalam rumah sedang direkam.
Pengadilan akhirnya menyatakan tindakan sang suami tetap ilegal dan dilakukan secara sengaja. Fakta bahwa rekaman tersebut diterima sebagai bukti dalam perkara perdata tidak membuat proses mendapatkannya menjadi sah, karena kewajiban dalam pernikahan tidak menghapus hak seseorang atas privasi.
Pria tersebut kemudian dijatuhi hukuman lima bulan penjara dan denda NTD 150.000 atau sekitar USD 4.741. Namun ia masih bisa membayar denda tersebut, dari kompensasi yang ia terima sebelumnya.
Robot vacuum yang awalnya dipakai untuk membuktikan perselingkuhan akhirnya menjadi bagian dari perkara hukum yang membuat kemenangan pria tersebut terasa seperti kemenangan yang mahal. Kasus ini sekaligus menunjukkan bahwa kamera pada perangkat rumah pintar bisa menjadi sumber bukti, tetapi penggunaannya tetap dibatasi aturan privasi.

















