Begini Cara AI Membuat Lagu
Begini cara AI membuat lagu. AI generatif sekarang ini bukan cuma bisa diminta untuk membuat tulisan, gambar, dan video saja. Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) juga sudah bisa dimanfaatkan untuk membuat musik, lengkap dengan vokal penyanyinya!
Kalian tinggal memberikan perintah atau prompt berisi genre, tema lirik, hingga karakter vokal yang diinginkan. Semudah itu!
Lantas, bagaimana sih cara AI membuat lagu? Apakah pengembang sengaja menyediakan pencipta lagu, lengkap dengan penyanyi dan band pendamping?
Bagaimana Cara AI Membuat Lagu?

Ada beberapa tahapan yang dijalani AI untuk membuat lagu, mulai dari mempelajari pola musik hingga menghasilkan audio berdasarkan instruksi pengguna.
-
AI Belajar dari Data Musik
Supaya bisa membuat lagu, model AI harus dilatih terlebih dahulu. Jadi, tidak semua jenis AI dapat membuat lagu, ya. Model AI musik dilatih menggunakan data yang sesuai dengan teknologinya, termasuk audio dan informasi yang berkaitan dengan musik.
Dari proses pelatihan ini, model mempelajari pola seperti melodi, ritme, harmoni, struktur lagu, dan hubungan antara lirik dengan musik. Pada model yang mendukung vokal, AI juga mempelajari karakteristik suara dan cara vokal berpadu dengan instrumen.
AI tidak mempelajari musik melalui pengalaman seperti manusia. Model mempelajari pola dari data pelatihan untuk menghasilkan musik baru.
-
AI Memproses Prompt Pengguna
Kalian tinggal membuat prompt untuk meminta AI membuat lagu. Misalnya, “Tolong bikinkan lagu dangdut dengan tempo pelan, vokal perempuan, dan lirik tentang sakitnya hati karena putus dengan kekasih.”
AI kemudian memproses permintaan tersebut untuk menentukan karakter musik yang akan dihasilkan. Semakin jelas prompt yang diberikan, semakin terarah hasil yang diinginkan. Meski begitu, hasil akhirnya bisa saja berbeda dari ekspektasi.
Beberapa layanan AI memungkinkan kalian memasukkan lirik sendiri. Ada juga layanan yang bisa membantu membuat lirik sekaligus musik. Kalian tinggal memasukkan tema yang diinginkan.
-
AI Menghasilkan Musik dan Vokal
Setelah memproses instruksi, model mulai menghasilkan audio berdasarkan pola yang dipelajari. Misalnya, model sudah mempelajari berbagai pola musik dangdut. Dari pola tersebut, AI dapat menghasilkan musik dengan karakteristik yang sesuai dengan genre dan instruksi pengguna.
Bergantung pada teknologinya, proses ini bisa menggunakan pendekatan seperti generasi audio berbasis token atau diffusion. AI dapat menghasilkan melodi, ritme, instrumen, dan vokal, lalu membentuknya menjadi sebuah lagu.
Tidak semua AI pembuat lagu menggunakan metode yang sama. Namun, hasilnya bisa berupa lagu lengkap dengan musik dan vokal, bukan hanya potongan melodi atau musik latar.
Baca Juga: Cara AI Membuat Video, Ini Penjelasannya
Apa Saja yang Bisa Dibuat AI Musik?

Semuanya? Ya, AI musik mampu membuat berbagai jenis audio, mulai dari lagu lengkap dengan lirik dan vokal hingga musik instrumental tanpa vokal.
Menariknya lagi, beberapa layanan memungkinkan pengguna mengedit atau mengembangkan lagu yang sudah dibuat sebelumnya. Contohnya, kalian bisa mengubah gaya musik, mengganti vokal, atau memperpanjang lagu, tergantung fitur yang tersedia.
Saat ini, ada beberapa layanan AI generatif yang bisa digunakan untuk membuat musik, seperti Suno, Udio, dan Google Flow Music. Layanan tersebut memiliki fitur dan batas penggunaan yang berbeda. Sebagian menyediakan kuota gratis, sementara fitur atau kuota tambahan bisa memerlukan langganan berbayar.
Apakah Lagu Buatan AI Benar-Benar Orisinal?

AI dapat menghasilkan musik baru berdasarkan pola yang dipelajari sebelumnya. Namun, hasil tersebut tidak otomatis bebas dari persoalan hak cipta.
Di Indonesia, DJKI menyatakan bahwa karya yang sepenuhnya dihasilkan mesin tanpa sentuhan kreatif manusia tidak dilindungi sebagai ciptaan. Sebaliknya, penggunaan AI sebagai alat bantu dalam proses kreatif tidak otomatis menghilangkan hak cipta manusia. Kontribusi kreatif manusia tetap menjadi faktor penting dalam penilaiannya.
Baca Juga: Apakah Karya AI Punya Hak Cipta? Ini Penjelasannya
Hasil lagu AI juga bisa memiliki lirik yang janggal, melodi yang kurang konsisten, atau vokal yang terdengar tidak natural. Menurut penulis, musik buatan AI juga belum tentu memiliki karakter dan ekspresi artistik seperti yang ingin disampaikan seorang musisi manusia.
Meski begitu, musik AI terus berkembang dan mulai hadir di berbagai platform. Sejumlah layanan juga mulai menyediakan penanda terkait penggunaan AI. Spotify, misalnya, memperkenalkan label AI Persona untuk profil artis yang identitasnya dibuat menggunakan AI, serta AI Credits untuk mengungkapkan penggunaan AI dalam proses produksi musik.
Kesimpulan
AI membuat lagu dengan mempelajari pola musik dari data pelatihan, memproses prompt, lalu menghasilkan audio sesuai instruksi pengguna.
Teknologi ini mempermudah siapa saja untuk membuat lagu tanpa harus menguasai seluruh aspek produksi musik. Namun, hasilnya tetap memiliki keterbatasan dan perlu diperiksa, terutama jika akan dipublikasikan atau digunakan untuk tujuan komersial.















