Googlebook OS Jalan Lancar di Chromebook Lama, Tak Harus Beli Laptop Baru?
Googlebook OS ternyata bisa dijalankan di Chromebook yang sudah beredar sekarang. Seorang pengguna Reddit berhasil memasang sistem operasi baru Google tersebut pada ASUS Chromebook Plus, dan hasil awalnya bahkan disebut terasa lebih mulus dibandingkan ChromeOS dalam beberapa situasi.
Temuan ini menarik karena Googlebook merupakan platform laptop baru yang menggabungkan teknologi ChromeOS dan Android. Perangkat Googlebook generasi awal dibanderol di kelas premium, sehingga kemampuan menjalankan sistem operasi tersebut di Chromebook lama berpotensi menjadi kabar baik bagi pengguna yang belum ingin membeli laptop baru.
Chromebook yang digunakan dalam eksperimen tersebut punya RAM 16 GB. Penggunanya menilai perangkat dengan RAM 8 GB kemungkinan juga bisa menjalankannya, meski belum ada pengujian luas yang memastikan hal tersebut.
Namun, jangan buru-buru mencoba memasangnya sendiri. Instalasi ini masih bersifat eksperimental dan membutuhkan penyesuaian selama beberapa hari. Wi-Fi, audio, serta integrasi dengan smartphone Google Pixel juga belum berfungsi sebagaimana mestinya.
Sebelumnya, eksperimen lain juga dilakukan dengan menjalankan Googlebook OS di perangkat Mac. Dan hasilnya pun, perangkat Mac tersebut bisa menjalankan OS baru ini dengan lancar. Eksperimen baru ini ini semakin membuktikan kalau Googlebook OS tidak harus selalu terbatas pada perangkat laptop baru yang memang dikhususkan sebagai Googlebook.
Baca Juga: Googlebook OS Bisa Jalan di Mac?!
Google Sudah Janjikan Googlebook OS untuk Perangkat Chromebook
Google sendiri sebelumnya sudah mengonfirmasi bahwa sejumlah Chromebook generasi baru bakal bisa beralih ke Googlebook OS. Tapi Google sendiri belum merilis jadwal migrasi dari Chromebook ke Googlebook secara resmi, begitupula dengan daftar lengkap yang memenuhi syarat maupun jadwal migrasinya.
Kalau dukungan resmi tersebut nantinya menjangkau banyak Chromebook yang sudah beredar, pengguna punya pilihan untuk menikmati sistem operasi baru tanpa langsung membeli laptop baru. Untuk sekarang, keberhasilan eksperimen ini memang menjanjikan, tetapi kompatibilitas resmi tetap menjadi hal yang perlu ditunggu.
















