Komputasi Awan Versi Fujitsu

Author
Deliusno
Reading time:
January 26, 2011

Jagat Review dan beberapa rekan wartawan lain mendapatkan undangan dari Fujitsu Indonesia untuk mengunjungi pulau Bali. Di pulau Dewata ini kami banyak mendapat update dari Fujitsu, salah satunya adalah mengenai fokus bisnis mereka di beberapa tahun mendatang, yaitu teknologi komputasi awan (cloud computing).

Keseriusan Fujitsu di teknologi komputasi awan terlihat dari besarnya investasi perusahaan asal Jepang tersebut. Mereka menginvestasikan sekitar USD1.1 miliar di berbagai bidang yang berhubungan dengan komputasi awan. Mereka juga akan melatih hingga 5000 spesialis secara global hingga tahun 2012 terkait dengan teknologi tersebut.

fujitsu achmad s sofwan president director fujitsu indonesia

Di Asia Tenggara sendiri, Fujitsu telah menginvestasikan USD38 juta untuk mendirikan platform awam global di Singapura. Nantinya, Singapura akan menjadi home base Fujitsu untuk melayani para pelanggan teknologi komputasi awan. Achmad S. Sofwan, , Presiden Director dari Fujitsu Indonesia, dari sisi investasi, sebagian besar dialokasikan untuk data center, termasuk di Tatebayashi annex dan di sejumlah belahan dunia lainnya. Apa saja investasi lainnya? Sofwan menjelaskan investasi lain digunakan untuk transformasi internal, seperti pelatihan dan restrukturisasi bisnis. Kedua hal tersebut dilakukan agar dapat cocok beroprasi di pasar awan yang semakin ketat setiap harinya. Platform awam ini adalah satu dari lima fasilitas serupa yang didirikan Fujitsu di seluruh dunia.

Fujitsu memiliki visi untuk teknologi komputasi awan. Fujitsu memandang teknologi tersebut sebagai layanan as-a-service-model. Mereka juga membaginya menjadi empat mode konsumsi, yaitu:

  1. Organisasi akan mengonsumsi proses bisnis dan konten dari penyedia layanan melalui komputasi awan
  2. Berkat awan, tenaga komputasi akan tersedia secara masif, murah, dan juga luas.
  3. Sistem komputasi awan akan membawa perubahan sosial, batas antara produsen dan konsumen akan semakin kabur, semua aktivitas publik dan bisnis bisa dilakukan lebih efisien.
  4. Dari bagian resiko, komputasi awan ini adalah faktor yang mengubah industri TI secara total. Ada banyak resiko baru ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk pindah ke sistem tersebut. Dibutuhkan cara baru untuk mengelola resiko yang tentunya akan menjadi tantangan besar bari tiap perusahaan.

Fujitsu Global menaruh harapan besar kepada teknologi komputasi awan. Hal tersebut terlihat dari target pendapatan mereka. Fujitsu secara global menargetkan pendapatan hingga USD17 miliar sampai Maret 2016. Menurut Sofwan, komputasi awan telah mendatangkan sekitar USD14 juta bagi Fujitsu.

Fujitsu Indonesia akan mulai memperkenalkan layanan komputasi awan versi mereka di bulan April mendatang. Akan seperti apakah layanan yang mereka berikan? Kita tunggu saja.

Dengan berakhirnya penjelasan Fujitsu mengenai komputasi awan, maka berakhir sudah acara kami di Bali. Berikutnya, kami akan berkeliling sejenak menikmati keindahan pulau tersebut. Sampai jumpa di liputan khusus kami berikutnya!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…
September 3, 2026 - 0

Review Acer Aspire 7 Pro: Kok Bisa Spek Segini Cuma Rp 13 Jutaan?

Hari gini nyari laptop high performance pada mahal semua? Eits…
September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Kalian harus tahu kalau selain “Core Ultra Series 3”, Intel…

Gaming

September 16, 2026 - 0

AMD Ryzen 5 5500F Kalahkan Performa Ryzen 5 5500 di Benchmark Gaming

CPU terbaru AMD, Ryzen 5 5500F, perlihatkan keunggulan hingga 16%…
September 16, 2026 - 0

PB ESI & Salonpas Jalin Kerjasama Demi Perkuat Timnas Esports Indonesia

PB ESI dan Salonpas memperkuat Pelatnas Timnas Esports Indonesia dengan…
September 16, 2026 - 0

HKC Rilis Tianqi 43H180C, Monitor Ultrawide 43.8 Inci 4K 24:9 Pertama di Dunia

HKC hadirkan monitor ultrawide 4K 43,8 inci dengan aspect ratio…
September 16, 2026 - 0

Apple Dikabarkan Kembangkan 2 Controller untuk iPhone

Apple dikabarkan tengah menyiapkan dua controller untuk iPhone bermerek Beats,…