Food Additives: Mengetahui Zat Berbahaya dalam Makanan

Reading time:
May 17, 2011

Kandungan zat di dalam makanan kemasan tidak sepenuhnya aman untuk dikonsumsi orang dewasa ataupun anak-anak. Terkadang, zat tambahan yang terkandung dalam makanan cukup aman untuk dikonsumsi satu kali tetapi akan berdampak buruk bila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Keterbatasan pengetahuan membuat kita menjadi kurang peduli dalam memilih makanan. Jangan tunggu sampai terkena penyakit baru kita menyesalinya.

Untuk menghindari hal tersebut, satu caranya adalah dengan banyak membaca. Dengan begitu, kita jadi banyak tahu mengenai jenis-jenis makanan yang aman untuk dikonsumsi. Banyak website yang memberikan informasi berharga seputar masalah ini. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan software yaitu FinitySoft juga mencoba memberikan solusi mudah mengenai zat berbahaya dalam makanan dalam bentuk freeware bernama Food Additives.

pict34

Feature

Dengan aplikasi ini, Anda dapat mencari zat tambahan yang terkandung dalam makanan dengan menggunakan nomor e (contoh : E325, E133, dan lain sebagainya) atau menggunakan nama zat tambahan yang dimaksud. Dengan dua feature ini, pencarian data menjadi lebih mudah dan cepat. Anda tidak perlu repot-repot membuka browser untuk mencari data yang diperlukan.

pict14

pict24

Feature lainnya yang disertakan freeware ini adalah tersedianya peringatan kesehatan, risiko yang akan didapat bila mengonsumsi zat tertentu, dan info mengenai berbagai zat tambahan yang dilarang digunakan untuk makanan kemasan. Dengan begitu, Anda dapat menghindari cemilan atau makanan lainnya yang mengandung zat tambahan berbahaya.

Bagi Anda yang memiliki alergi atau Anda seorang vegetarian, aplikasi ini juga sangat membantu dengan cara memberikan informasi mengenai komposisi yang suka digunakan di makanan ringan yang banyak dijual di toko ataupun mini market. Sebagai contoh, Curcumin dengan nomor e E100 tergolong ke dalam kategori warna yang diperoleh dari tanaman curcuma dan banyak digunakan di keju, mentega, dan kue.

Pengujian

Aplikasi ini merupakan sebuah database yang memberikan informasi seputar kandungan zat tambahan makanan kemasan. Penggunaannya sangatlah mudah, bahkan Anda tidak perlu bantuan orang lain untuk menggunakannya. Proses pencarian data sangat cepat. Anda cukup menurunkan panah di posisi samping dan Anda pun akan memperoleh sederetan data yang Anda perlukan.

Untuk desain, aplikasi ini terlihat sangat sederhana dan kurang menyenangkan. Tampaknya, pengembang aplikasi ini memang benar-benar ingin membuat aplikasi yang fungsional dan tidak terlalu ingin menonjolkan segi artistiknya. Sayangnya, aplikasi ini tidak memiliki update baik secara online melalui website ataupun langsung dari program ini.

Support

Food Additive tidak menyertakan help ataupun tutorial. Mungkin, karena kesederhanaannya, pengembang menganggap setiap orang dapat menggunakannya tanpa bantuan manual. Anda bisa mengunduh aplikasi ini di http://www.finitysoft.com/. Aplikasi ini berkapasitas 158 KB pada saat diunduh. Keuntungan lainnya, aplikasi ini dapat berjalan di desktop dengan spesifikasi rendah sekalipun. Program ini dapat berjalan di Windows 95/98/ME/NT/2000/XP/Vista.

Kesimpulan

Bagi Anda yang selalu was-was dengan kandungan bahan yang terdapat di makanan kemasan, aplikasi ini dapat membantu Anda untuk mengetahui bahayanya. Tentunya ini sangat berfungsi bagi Anda yang memiliki alergi terhadap suatu bahan makanan. Aplikasi ini merupakan database yang berisi sederatan informasi mengenai zat yang terkandung dalam makanan.

Kandungan zat pada makanan kemasan tidak sepenuhnya aman untuk dikonsumsi bagi anak anak atau orang dewasa, terkadang zat tambahan yang terkandung dalam makanan cukup aman untuk dimakan satu kali tetapi akan memiliki dampak yang buruk bila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Keterbatasan pengetahuan membuat kita menjadi kurang perduli dalam memilih makanan, jangan sampai bila sudah terkena penyakit baru kita menyesalinya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Ini adalah laptop terbaru dari ASUS yang cantik banget! Bodinya…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…

Gaming

May 14, 2026 - 0

Film Live Action The Legend of Zelda Dipercepat Rilisnya

Nintendo bagikan berita baik, dengan memajukan rilis film live action…
May 14, 2026 - 0

Capcom Jelaskan Posisi Generative AI Dalam Pengembangan Game Mereka

Capcom gunakan generative AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game dan…
May 14, 2026 - 0

Frekuensi Update ARC Raiders Akan Dikurangi Demi Jaga Kualitas Konten

Embark Studios mengubah strategi frekuensi update ARC Raiders menjadi dua…
May 14, 2026 - 0

Fortnite Resmi Umumkan Kolaborasi dengan Overwatch

Setelah cukup lama hanya jadi rumor, Fortnite akhirnya berkolaborasi dengan…