NetApp OnCommand: Software Pengaturan Infrastruktur Penyimpanan Data yang Terintegrasi

Reading time:
June 28, 2011

Cloud computing berangsur menjadi inisiatif TI yang banyak dipertimbangkan oleh perusahaan demi optimasi dan efisiensi infrastruktur TI perusahaan. Saat ini, para CIO mulai membangun private cloud, mengevaluasi penyedia layanan public cloud, dan pengadaan model hybrid cloud yang mengombinasikan keduanya. Melihat transisi penggunaan server fisik ke cloud, NetApp membantu pelanggan kelas enterprise untuk melalukan transisi ke private, public, atau hybrid cloud.

netapp1

Senin (27/6), NetApp mengumumkan peluncuran NetApp OnCommand. Software management ini dapat mengontrol, melakukan otomasi, dan menganalisis shared storage infrastructure untuk optimasi dan efisiensi layanan yang lebih tinggi. Untuk memperluas kemampuan storage dan melengkapi layanan infrastruktur cloud bagi enterprise, NetApp memperkuat Alliance Technology Partner Program.

Dalam Alliance Technology Partner Program, NetApp berintegrasi dengan sekitar 20 mitra cloud management, termasuk BMC, Fujitsu, Microsoft, NewScale, Tivoli, dan Vmware. Program ini dilangsungkan dengan maksud untuk memungkinkan integrasi antara solusi cloud management dengan NetApp OnCommand untuk menyediakan kemampuan pengelolaan cloud secara menyeluruh.

Software management NetApp OnCommand menyediakan fungsi unified manager yang memungkinkan pembuatan katalog layanan storage dan menyediakan kebijakan berbasis otomasi, provisioning, proteksi data, dan monitor layanan. Selain itu, NetApp juga menyediakan fungsi OnCommand Insight yang memungkinkan pengguna untuk memiliki visibilitas dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaan layanan cloud.

NetApp menyediakan fondasi storage untuk cloud dengan NetApp Unified Storage Architecture dan kelengkapan storage disertai kemampuan pengaturan data yang dibangun di atas Data ONTAP. NetApp juga menyediakan solusi multi-tenancy dalam ekosistem shared IT infrastructure. Melalui solusi ini, pelanggan dapat bertransisi ke lingkungan private cloud dengan kecepatan yang ditentukan sendiri, tanpa mengganggu ketersediaan infrastruktur TI mereka.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 16, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Rugi Ratusan Dolar untuk Setiap Console Series X|S

Laporan terbaru menyebut Microsoft rugi ratusan dolar untuk setiap Xbox…
June 16, 2026 - 0

Rumor: Resident Evil 0 Remake Ganti Tim Developer

Insider menyebut Resident Evil 0 Remake sempat mengalami reboot di…
June 15, 2026 - 0

Nintendo Hanya Bisa Gugat Palworld Versi Lama

Perkembangan terbaru kasus Nintendo vs Palworld menunjukkan ruang lingkup gugatan…
June 15, 2026 - 0

SNK Siapkan Dua Game Metal Slug Baru Untuk Rayakan Ulang Tahun ke-30

Bersamaan dengan perayaan 30 tahun Metal Slug, SNK mengumumkan Metal…