Review Gigabyte 990FXA-UD7: Motherboard AMD 990FX Socket AM3+ Kelas Atas

Reading time:
June 27, 2011

The Board

Motherboard yang dikemas di kotak terpisah dengan perlengkapannya.
Kemasan motherboard.
Board Overview7
Layout motherboard terlihat tertata dan rapih. Tidak ada ruang yang terbuang percuma.
Board Overview6
Menggunakan color scheme hitam dengan sentuhan emas, sama seperti UD7 yang diperuntukkan untuk board Intel.

Selain terlihat gagah, color scheme motherboard ini juga membantu memudahkan kita melihat terjadinya kondensasi saat penggunaan watercooling atau ekstrem cooling. Walau sebenarnya bukan sebuah kekurangan, tetapi penggunaan color scheme all black ini menimbulkan sedikit kendala. Dengan color scheme ini, penggunaan color coding sebagai penanda untuk slot memori dan PCI-Express menjadi tak dapat dilakukan. Walau bagi pengguna enthusiast ini tidak menjadi masalah, tetapi bagi pengguna pemula ini akan cukup menyulitkan.

Board Backpanel13
I/O yang disediakan motherboard ini.

Port yang tersedia antara lain:

  • 1x PS/2 Keyboard/Mouse Port
  • 7x USB 2.0/1.1 Ports
  • 2x USB 3.0/2.0 Ports
  • 1x eSATA/USB 3.0 Combo
  • 1x eSATA
  • 1x Firewire 800
  • 1 x RJ-45 Port (LAN)
  • 6x audio jacks
  • 1 x Optical S/PDIF Out Connector
Board PCI1
Oleh karena produk ini telah mendukung konfigurasi multi-GPU, baik untuk NVIDIA dan ATI, slot PCI-Express yang disediakan pun melimpah.

PCI Slot yang disediakan antara lain:

  • 2x Slot PCI-Express X16
  • 2x Slot PCI-Express X8
  • 2x Slot PCI-ExpressX4
  • 1x Slot PCI

Penempatan salah satu slot PCI-ExpressX4 di bawah slot PCI-Express X16 utama menurut saya merupakan pilihan yang tepat karena rata-rata graphic card pasti akan “memakan” slot persis di sebelahnya. Dengan penempatan slot PCI-Express dengan kecepatan terendah di sebelah slot PCI-Express utama, Anda tidak akan mengorbankan slot lainnya sehingga dapat menggunakan konfigurasi multi graphic secara maksimal.

Board HeaderOverView
Header yang disediakan motherboard ini cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda.
Board SATA1
Seperti biasa, Gigabyte selalu menyediakan koneksi SATA lebih dengan menggunakan chipset terpisah.
Board SocketOverView2
Motherboard ini menggunakan socket AM3+ yang backward kompatibel dengan prosesor AM3. Socket Retention yang digunakan merupakan model setengah, sama dengan yang dianut socket FM1.
Board VRM41
Board ini memiliki total 10 phase: 8 untuk prosesor dan 2 untuk memori.
Board CoolingOverview11
Pendinginan untuk chipset dan VRM motherboard ini diserahkan kepada heatpipe yang cukup besar.
Board Power8PIN
Power tambahan motherboard ini menggunakan koneksi 8 Pin.
Board PowerSATA
Koneksi power tambahan untuk PCI-Express tidak lagi menggunakan molex tetapi menggunakan koneksi power SATA (Ingat X58A-OC?).
Board OnBoardSwitch
Onboard switch untuk power, reset, dan clr CMOr juga tersedia. Sentuhan manis yang diberikan Gigabyte untuk board ini adalah menyertakan tutup plastik bagi tombol clr CMOS agar tidak tertekan secara tidak sengaja.
Fitur POST2
POST reader menjadi fitur wajib di board-board kelas atas. Memudahkan troubleshooting untuk masalah booting.
Chipset BIOS2
Dual BIOS sepertinya sudah menjadi fitur wajib dari sebuah motherboard Gigabyte.
Chipset ITE
Untuk hardware monitoring diserahkan kepada chip IT8720F.
Chipset USB3 Backpanel
Chipset USB3.0 untuk backpanel diserahkan kepada chipset dari Etron.
Chipset USB3 Header
Koneksi USB 3.0 via internal header juga diserahkan ke chipset yang sama.
Chipset VIA Firewire
Firewire di motherboard ini dikendalikan oleh chipset VT6308P dari VIA.
Chipset Marvel
Koneksi e-SATA di backpanel diserahkan kepada chipset dari Marvell.
Chipset RTL Audio
Seperti biasa, ALC889 dari Realtek dipercaya untuk menangani sound untuk motherboard ini.
Chipset RTL LAN
Koneksi LAN untuk motherboard ini dipercayakan kepada chipset andalan Realtek RTL8111E.
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Bodi Form Factor Clamshell Material Menggunakan Aluminum untuk cover bagian…
June 26, 2026 - 0

Review ADVAN AI Gen Ultra T: RAM 16 GB, Prosesor Intel Core Ultra, Harga Cuma Rp 9 Jutaan?!

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Kombinasi Logam…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Bodi ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026 Form Factor Clamshell Material…

Gaming

July 2, 2026 - 0

Sony Akan Tutup PlayStation Store Untuk PS3 dan PS Vita Secara Bertahap

Sony resmi menutup PlayStation Store untuk PS3 dan PS Vita…
July 2, 2026 - 0

PlayStation Resmi Hentikan Produksi Disc Game Baru Mulai Januari 2028

Sony resmi mengumumkan produksi disc fisik untuk seluruh game baru…
July 2, 2026 - 0

Nintendo Naikkan Harga Switch 2 di Korea Selatan

Nintendo resmi menaikkan harga Switch 2 di Korea Selatan sebesar…
July 1, 2026 - 0

PS5 Diklaim Kuasai Hingga 80% Penjualan Game Single Player AAA

Data industri mengklaim PS5 menyumbang hingga 80% penjualan game single…