Review Asus EeePad Transformer: Notebook Jelmaan Tablet Android

Reading time:
August 15, 2011

Maraknya persaingan kelas tablet membuat para produsen berlomba-lomba untuk mengeluarkan produk andalannya. Saat ini sudah banyak tablet dengan sistem operasi Android yang beredar, termasuk di Indonesia. Sayangnya, kebanyakan dari tablet-tablet tersebut masih menggunakan sistem operasi Android Froyo maupun Gingerbread. Sang pembuat sistem operasi, Google, berpendapat bahwa sebuah tablet hanya akan beroperasi lebih baik saat menggunakan sistem operasi Android Honeycomb karena memang sistem operasi ini khusus dibuat untuk dipakai pada layar berukuran besar.

ASUS Transformers

Saat di Computex 2011 lalu, Asus memamerkan sebuah tablet buatan mereka yang sudah memakai sistem operasi Android Honeycomb. Nama dari tablet terseebut adalah Asus EeePad Transformer. Layaknya sebuah film robot yang dapat mengubah bentuknya menjadi bentuk lainnya, seperti mobil dan pesawat, Asus EeePad Transformer ini juga mampu melakukan perubahan. Akan tetapi, jika Anda berpikir bahwa tablet ini bisa berubah menjadi SoundWave dari kelompok Decepticon, Anda salah besar.

ASUS Transformers Belakang

Asus juga menyertakan sebuah keyboard pada saat mengirimkan EeePad Transformer ke meja pengujian tim JagatReview. Tentunya, keyboard ini dijual secara terpisah di pasaran.  Setelah ditelusuri, keyboard ini tidak memiliki kemampuan untuk memancarkan sinyal Bluetooh. Nyatanya, keyboard ini memiliki sebuah sambungan dan dapat menjadi docking bagi tablet EeePad itu sendiri.

ASUS Transformers Keyboard

Terjawablah sudah! Asus EeePad Transformer dapat berubah menjadi sebuah notebook saat digabungkan dengan keyboardnya. Selain hanya menjadi notebook, keyboard bawaan ini juga memiliki baterai tambahan sehingga dapat membuat EeePad bertahan hidup sekitar dua kali lipatnya.

ASUS Transformers Notebook

Tablet ini memiliki tingkat responsifitas yang tinggi berkat System on Chip yang dipakainya, NVIDIA Tegra 2 250. SoC ini memakai prosesor dual core berkecepatan tinggi, ARM Cortex A9, dengan kecepatan 1 GHz. Storage internalnya memiliki ruang lega sebesar 16 GB, setidaknya model inilah yang kami dapatkan. Untuk RAM-nya, Asus memasangkan memori berkapasitas ekstra besar di tablet ini, sebesar 1 GB. Dimensi yang dimiliki tablet ini adalah 271 x 171 x 13 mm dengan bobot sekitar 680 gram.

ASUS Transformers Side Lamp

Karena dapat dijadikan sebuah notebook, Asus juga tidak ketinggalan dalam memberikan software bawaan. Kami menemukan Asus memberikan sebuah program office yang bernama Polaris. Walaupun yang diberikan hanyalah versi terbatas, Anda masih bisa membaca dokumen yang telah dibuat dengan menggunakan Microsoft Office.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…