Extreme Overclocking Core i7-3960X dengan ASUS ROG Rampage IV Extreme

Hasil Testing

Setelah menghabiskan sekitar 35 Liter LN2, kami menyadari bahwa ternyata CPU Core i7-3960X kami ‘hanya’ mampu berjalan di clock 5.2Ghz, memberi VCore lebih tinggi tidak membantu keadaan. Agak rendah memang, tapi setidaknya hasilnya lebih baik dari eksperimen kami terdahulu yang menggunakan chilled watercooling. Berikutnya, IMC (integrated memory controller) dari CPU kami pun tidak mampu menangani kecepatan DDR3-2400Mhz, tidak peduli berapapun VccSA dan VccIO yang kami berikan kepadanya, jadi kami memutuskan untuk menggunakan kecepatan DDR3-2133Mhz.

Kemudian, dengan sisa 15L LN2 kami menjalankan beberapa benchmark 3D seperti 3DMarkVantage dan 3DMark11(kesemuanya menggunakan Performance preset) dengan CPU kami berjalan di 5.2Ghz dan keempat VGA kami berjalan pada Core clock 900Mhz dan Memory Clock 1050Mhz.

Ini adalah hasil akhir yang kami dapat :

3DmarkVantage – P66093 (klik untuk memperbesar)

3DVantage

3DMark11 – P22365 (klik untuk memperbesar)

3D11

Kami juga sempat menguji Cinebench R11.5 di clockspeed 5.2Ghz (klik untuk memperbesar)

Cinebench

Kesimpulan

RIVE 07

Slogan yang diberikan ASUS kepada Rampage IV Extreme yakni “Hardcore is Back” sudah menggambarkan betapa ‘mengerikan’-nya motherboard ini. Saat melakukan pengujian pun, motherboard ini berkali-kali membuat kami speechless. Rampage IV Extreme benar-benar sebuah motherboard yang di-desain dengan overclocking sebagai prioritas utama.

Saking banyaknya fitur OC yang diberikan ASUS kepadanya, kami sempat ‘tidak setuju’ ketika ASUS mengatakan bahwa motherboard ini ditujukan untuk para gamer. Gamer tentunya tidak akan bermain game dengan prosesor berjalan pada suhu minus 80 C bukan? Motherboard ini seakan-akan dibuat hanya untuk memecahkan rekor dunia overclocking dan menggapai skor tertinggi!

Berbicara mengenai skor, sayangnya kami tidak berhasil melampaui skor 3Dmark 11 yang kami buat pada saat preview board ini dilangsungkan (P22480). Semua Core GPU yang kami miliki sudah mencapai limitasinya di 900Mhz, pada saat preview, kami mencapai clock 918mhz. Sehingga clock CPU kami yang 5.2Ghz pun tidak berhasil meng-kompensasi kekurangan 18mhz tadi, dan kami harus puas dengan skor sekitar 100 poin lebih rendah dari sebelumnya, dengan skor P22365.  Untungnya, skor 3DMark Vantage kami sedikit lebih tinggi dari preview, ini berarti advantage CPU clock sebesar 200Mhz membuahkan hasil yang baik, dan kami mendapat skor P66093 di 3DMark Vantage.

Ada juga satu ‘ganjalan’ di benak kami mengenai motherboard ini,  fitur ‘load Extreme OC Profile’ yang ada di BIOS akan menberikan VCore CPU  lebih dari 1.55V saat boot. Bahkan pada setting Hi Current, ASUS memberikan boot up VCore sebesar 1.65V. Bagi extreme overclocker yang menjalankan setting tersebut pada suhu minus, tentunya CPU mereka masih bisa beroperasi pada tegangan tinggi. Namun, bagi casual user, setting ini sangat berbahaya dan memiliki resiko serius jika diaplikasikan sembarangan. Meskipun demikian, kami tidak melihat adanya warning/peringatan pada BIOS ASUS saat user akan memuat profil Extreme OC. Kami hanya bisa berharap bahwa pemakai motherboard ini cukup bijak untuk tidak menjalankan extreme OC Profile saat menggunakan cooling biasa(non-extreme cooling).

Akhir kata, meski menyandang nama Republic Of Gamer R.O.G), hampir semua fitur overclocking Motherboard ASUS Rampage IV Extreme (RIVE) jelas ditujukan kepada Extreme Overclocker, bukan gamer atau casual user. Fitur SubZero Sense, OCKey, VGA Hotwire, LN2 Mode , Slow Mode switch, dan fitur lainnya yang ada di motherboard ini sangat membantu extreme overclocker untuk memaksa sistemnya sampai batas termaksimal. Opsi dan profile yang tersedia di BIOSnya pun salah satu yang terlengkap bagi Overclocker. Bagi Anda para overclocker yang ingin ‘memeras’ kinerja prosesor Sandy Bridge-E sampai titik penghabisan, ASUS ROG Rampage IV Extreme adalah jawabnya.

Kami juga menyadari bahwa masih ada hal lain yang bisa dikaji dari ASUS Rampage IV Extreme ini, terutama opsi ‘Tweakers Paradise‘ yang tersedia di BIOSnya, bagaimana pengaruhnya terhadap CPU Clock, BCLK CPU,ataukah ada advantage lain dari pengaturan berbagai opsi tersebut. Sayangnya karena waktu pengujian yang terbatas, hal tersebut akan kami ulas di lain waktu, jika memungkinkan. Sampai di sini dulu praktik Extreme OC kali ini, saksikan praktik Extreme overclocking lainnya bersama tim JagatOC, hanya di JagatReview!

RIVE 06

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Bodi Form Factor Clamshell atau laptop klasik Material Full Aluminum…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Bodi Infinix XBOOK 14 Neo Form Factor Clamshell Material Aluminium…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Bodi Form Factor Clamshell, atau laptop klasik Material Polikarbonat Warna…

Gaming

October 28, 2026 - 0

ASUS Luncurkan TUF Gaming Radeon RX 9070 XT Onimusha Special Edition

ASUS hadirkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT…
October 28, 2026 - 0

Playden Ubah Console PS5 Menjadi Steam Machine Untuk Mainkan Game PC

Playden dikabarkan memungkinkan PS5 jailbreak untuk menjalankan game PC Steam…
October 28, 2026 - 0

Thermaltake Arcus 380 TG ARGB Tawarkan Bodi Kaca Panoramik

Thermaltake Arcus 380 TG ARGB hadirkan casing mid tower dengan…
October 28, 2026 - 0

Modder Sulap Console Lawas NES Jadi PC Mirip Windows 98

Modder berhasil mengubah console lawas Nintendo, NES, menjadi PC mirip…