Intel Diam-Diam Pekerjakan Desainer Nike

Author
Ozal
Reading time:
September 11, 2013
intel 2

CEO Bryan Krzanich dan Presiden Intel Ranee James, baru-baru ini sempat menyatakan minatnya pada perangkat komputasi wearable. Guna merealisasikan minatnya itu, Intel diam-diam dikabarkan telah mempekerjakan desainaer kawakan yang pernah bekerja di Nike. Ia direkrut Intel untuk mengembangkan “perangkat baru” yang masih dirahasiakan hingga saat ini. Rumor yang beredar, Ia tengah menggarap desan perangkat wearable Intel.

Adalah Steve Holmes yang direkrut Intel sekitar setahun lalu dari Nike FuelBand. Holmes saat ini menjabat sebagai wakil presiden di unit New Device Group Intel. Holmes bisa dikatakan memiliki pengalaman mendesain berbagai produk besutan perusahaan teknologi. Sebelum bergabung di Intel, ia pernah menjabat sebagai salah satu desainer produk utama di Apple, Trio Pre, dan Palm.

Intel memang didesas-desuskan tengah mengembangkan perangkat wearable. Belum lama ini, pihaknya juga telah merekrut insinyur senior yang pernah bekerja di Apple dan Palm, Mike Bell. Ia diberi taggung jawab oleh Intel untuk mengembangkan produk dan teknologi yang dapat memperluas portofolio bisnis Intel. Begitu pun dengan Han Moritz yang merupakan kepala pengembangan Oakley Airwave dan biasa menciptakan produk kaca mata. Holmes nantinya akan bekerja sama dengan Bell dan Moritz untuk mengembangkan perangkat baru yang masih dirahasiakan itu. Ia menolak untuk membahas rencana produk tersebut.

Dalam sebuah wawancara dilansir Cellular-News, Holmes mendefinisikan, bagaimana gadget wearable seperti Google Glass, Samsung Gears, Fitbit Flex, dan Qualcomm Toq sebagai perangkat keras komputer yang bergantung dengan perangkat lunak.

Holmes menyiratkan, produk seperti jam tangan konvesional atau gelang yang tidak mendukung perangkat lunak, tidak akan bertahan lama di tangan pengguna ketimbang perangkat pintar wearable. “Saya datang dari sisi perangkat keras, tetapi skenario terbaik dari objek yang ada mungkin akan berakhir dan terkubur di laci meja dalam lima tahun. Ini peranngkat lunak dan data dapat hidup selamanya jika Anda membuatnya jadi berharga,” kata Holmes.

intel

Raksasa teknologi seperti Google, Samsung, Intel, Apple, Qualcomm, dan perusahaan lainnya mulai fokus ke perangkat wearable. Mereka melihat, perangkat itu bisa mengekor kesuksesan perangkat mobile lainnya seperti tablet dan smartphone. Menurut laporan BI Intelegent, pada 2014 nanti diperkirakan akan ada 1 juta unit perangkat wearable yang terjual dan bahkan 2018-nya penjualannya bisa meningkat hingga 300 juta unit per tahun. Google sendiri diprediksikan akan meraup lebih dari US$ 3 miliar dolar dari penjualan Google Glass pada 2017 mendatang.

Meski ada peluang sukses di bisnis ini, namun Holmes memperingatkan, kesuksesan itu butuh waktu lama dan fokus pengembangan yang luar biasa pada pengintegrasian antara hardware dan software. “Perubahan besar sekarang ialah jumlah teknologi yang dapat anda masukan ke beberapa perangkat kecil ini menjadi cukup yang siginifikan,” ungkapnya.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…
September 3, 2026 - 0

Review Acer Aspire 7 Pro: Kok Bisa Spek Segini Cuma Rp 13 Jutaan?

Hari gini nyari laptop high performance pada mahal semua? Eits…
September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Kalian harus tahu kalau selain “Core Ultra Series 3”, Intel…

Gaming

September 12, 2026 - 0

Philips Hadirkan Monitor Gaming Evnia 34M2C5601QA Didukung 200 Hz

Philips Evnia 34M2C5601QA hadir sebagai monitor gaming ultrawide 1440p 200Hz…
September 12, 2026 - 0

Retroid Rilis Handheld Retro Pocket Duo Disertai Versi Lite Yang Terjangkau

Retroid Pocket Duo hadirkan handheld retro dengan kekuatan yang mumpuni…
September 12, 2026 - 0

Nintendo Tambahkan Dukungan VRR Untuk Mode Docked Switch 2

Setelah sekian lama, Nintendo Switch 2 akhirnya mendapat VRR di…
September 12, 2026 - 0

SNK Resmi Umumkan Metal Slug Ultimate Collection & Event Komunitas

SNK siapkan Metal Slug Ultimate Collection untuk 2027, berisi 10…