Toyota Jalin Kesepakatan dengan Pengembang Wireless Charging

Author
Ozal
Reading time:
December 15, 2013
Detroit Auto Show Previews Newest Car Models From Around The World

Guna mematangkan salah satu ambisinya menghadirkan teknologi di mobil hybrid-nya (bertenaga bensin dan baterai), pabrikan otomotif ternama di dunia asal Jepang, Toyota Motor Corp menjalin ksepakatan dengan WiTricity, pengembang sekaligus pemegang lisensi sistem pengisian baterai secara nirkabel atau wireless charging.

Jika Desember tahun lalu Toyota menjadi yang pertama mengaplikasikan teknologi wireless charging mengisi daya smartphone milik pengemudinya, kini pihaknya ingin menghadirkan teknologi tersebut untuk mengisi baterai di dalam mobil hybrid buatannya. Toyota Prius untuk model keluaran 2014 akan menjadi yang pertama dalam mengaplikasikan teknologi tersebut.

Misi WiTricity ialah membuat pengisian nirkabel dapat tersedia seluas mungkin dan kesepakatan ini merupakan langkah signifikan dalam menggapai misi tersebut. Kami membayangkan sebuah dunia, di mana adopsi pengisian nirkabel dapat lebih cepat dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan,” kata CEO WiTRicity, Eric Giler, dilansir dari Computer World.

Di bawah lisensi dari WiTricity, Toyota akan meminta pemasok perangkat wireless charging pihak ketiga guna diaplikasikan ke mobil mereka. Untuk diketahui, WiTricity tidaklah memproduksi perangkat wireless charging sendiri, melainkan memberikan lisensi paten teknologinya ke pihak lain. Toyota sendiri, diketahui telah menjadi salah satu investor utama di WiTricity sejak 2011 silam.

Sementara itu, Satoshi Ogiso selaku Managing Officer Toyota, sempat mengatakan beberapa waktu lalu, sistem pengisian baterai secara nirkabel ini akan menjadi bagian dari mobil hybrid masa depan Toyota pada 2014 nanti, salah satunya adalah Toyota Prius. Pihaknya pun akan menguji coba sistem teknologi tersebut di tiga wilayah, yakni Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa.

Kami telah mendengarkan pendapat dari pemilik Prius PHV sejak dua tahun terakhir. Kami juga telah mendengar dari pemilik ini bahwa mereka ingin sistem operasi pengisian baterai bisa lebih nyaman. Sebagai tanggapan dari itu, kami sedang mengembangkan sebuah sistem pengisian nirkabel baru yang mampu menghasilkan resonansi antara ‘onfloor-coil’ dan ‘onboard-coil’ untuk mengisi ulang baterai tanpa diribetkan oleh berbagai kabel,” ujar Ogiso.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…
September 3, 2026 - 0

Review Acer Aspire 7 Pro: Kok Bisa Spek Segini Cuma Rp 13 Jutaan?

Hari gini nyari laptop high performance pada mahal semua? Eits…
September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Kalian harus tahu kalau selain “Core Ultra Series 3”, Intel…

Gaming

September 13, 2026 - 0

HORI Umumkan Controller dan Aksesoris Switch 2 Bertema Zelda Ocarina of Time

HORI Japan menghadirkan controller dan aksesori resmi untuk Switch 2…
September 13, 2026 - 0

Nintendo Tambah Stok Switch 2 Edisi Zelda di Inggris Setelah Sold Out

Nintendo memastikan stok console Switch 2 edisi Zelda 40th Anniversary…
September 13, 2026 - 0

PHYSINT Tinggalkan Sony Diklaim Akibat Mahalnya Biaya Pengembangan

Sony diklaim ingin batalkan PHYSINT dan membuatnya pindah ke Xbox…
September 13, 2026 - 0

Pasar Headset VR Alami Penurunan Mendekati Jendela Rilis Steam Frame

Pasar headset VR global dilaporkan alami penurunan hingga 18% pada…