Pasca Didemo, CEO Mozilla Akhirnya Mundur

Author
Cerira
Reading time:
April 6, 2014

Mungkin Brendan Eich merupakan CEO yang menduduki jabatannya dalam waktu yang paling singkat. Setelah diangkat menjadi CEO Mozilla pada 24 Maret lalu, tanggal 3 April kemarin Eich menyatakan mundur dari jabatannya. Alasan yang mengemuka atas mundurnya Eich adalah demo yang dilakukan sejumlah karyawan Mozilla dan beberapa  pihak yang tidak setuju dengan sikap pandang Eich pada hubungan sesama jenis.

mozilla

Ketidaksetujuan banyak pihak atas diangkatnya Eich menjadi CEO di Mozilla memang sudah berhembus sebelum Eich resmi diangkat. Kekhawatiran mereka dengan sikap yang dianggap ‘diskriminatif’ karena anti-gay tersebut membuat gelombang demo semakin panas setelah pengangkatannya menjadi CEO di akhir Maret lalu. Eich sendiri memang seorang yang dikenal anti-gay dan pernah terlibat skandal Prop 8 di tahun 2008 dimana Eich terungkap menjadi salah satu donatur untuk gerakan yang menentang pernikahan sesama jenis di California.

Demo karyawan yang menuntut Eich untuk mundur semakin ramai seminggu terakhir, bahkan diikuti mundurnya beberapa pejabat tinggi di Mozilla. Eich sempat menulis di blognya bahwa dia berjanji tidak akan diskriminatif dan akan membuat Mozilla menjadi sebuah ‘komunitas yang terbuka dan inklusif” dan akan bekerja untuk meyakinkan LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual and Transgender) dan seluruh karyawan lainnya agar merasa diterima dan tidak akan membedakan perlakuan kepada semua karyawannya.

Dan puncak dari semua ini adalah saat pada hari senin lalu saat OkCupid memposting pemberitahuan kepada siapa saja yang menggunakan Firefox yang merupakan salah satu produk browser andalan Mozilla, untuk segera berpindah menggunakan browser lain, terkait dengan kasus ini. Disebutkan bahwa Brendan Eich, CEO baru Mozilla, adalah penentang hak-hak asasi para gay untuk menikah dan sebaiknya pengguna mereka tidak menggunakan software Mozilla lagi untuk mengakses OkCupid.

Dalam wawancaranya dengan beberapa media minggu ini, Eich menekankan bahwa keyakinan pribadinya di luar kantor tidak relevan di dalam kantor. Merupakan sebuah tantangan untuk menjadi seorang CEO, dimana setiap orang di komunitas Mozilla bisa memiliki keyakinan yang berlainan tentang segala hal yang mungkin bisa menjadi konflik. Dan saat menjadi CEO maka hal-hal yang bisa memicu konflik harus ditinggalkan di depan pintu saat harus bekerja dalam misi Mozilla. Eich pun menyatakan tetap akan bertahan dan melanjutkan tugasnya sebagai CEO Mozilla. Selain penentang, banyak juga yang mendukung Eich untuk tetap menjadi CEO karena mereka yakin akan komitmen Eich untuk memberi kesempatan pada keragaman yang ada di Mozilla dan komunitasnya, termasuk dari jajaran ekekutif yang masih tersisa di sana.

Namun ternyata kenyataan berkata lain. Mitchell Baker, pimpinan eksekutif Mozilla yang sebelumnya juga mendukung Eich untuk tetap menjabat sebagai CEO menuliskan dalam blog resmi Mozilla bahwa secara resmi Brendan Eich mundur sebagai CEO di Mozilla. Dia memilih untuk mundur dari jabatannya sebagai CEO dan  membuat keputusan ini demi Mozilla dan komunitas perusahaan tersebut. Baker juga meminta maaf dan nantinya Mozilla harus melakukan hal yang lebih baik lagi, karena mereka tidak bertindak sesuai yang diharapkan akan dilakukan Mozilla dimana mereka tidak bergerak cukup cepat untuk terlibat dengan orang-orang saat kontroversi dimulai.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…

Gaming

August 1, 2026 - 0

Zelda: Ocarina of Time Berhasil Berjalan Native di iPadOS

Developer memanfaatkan AI untuk membawa Zelda: Ocarina of Time berjalan…
August 1, 2026 - 0

Steam Machine Tambahkan Support AMD FSR 4.1 Demi Tingkatkan Kualitas Visual

Valve menghadirkan FSR 4.1 ke Steam Machine, teknologi visual AMD…
July 31, 2026 - 0

Clair Obscur Versi Switch 2 Sulit Terwujud Akibat Gunakan Unreal Engine 5

Sandfall menyebut Unreal Engine 5 bantu mewujudkan Clair Obscur: Expedition…
July 31, 2026 - 0

Apacer Prediksi Pasokan DRAM Anjlok 70% di 2027 & Naikkan Harga Hardware Gaming

Apacer prediksi pasokan DRAM turun 70% pada 2027 akibat AI,…