Twitter Dilema dengan Keberadaan Aplikasi Pihak Ketiga

Author
Ozal
Reading time:
August 9, 2014

Pendapatan Twitter dari iklan seharusnya bisa lebih banyak lagi asal penggunanya mengakses Twitter langsung dari website atau aplikasi mobile resmi. Namun pada kenyataannya, ada lebih 35 juta pengguna Twitter, aktif bukan melalui dua tempat tersebut, melainkan dari sejumlah aplikasi Twitter-client pihak ketiga.

Twitter Announces Plan To Float On Stock Market

Pihaknya baru-baru ini melaporkan, dari 271 juta penggunanya, sebanyak 14 persen atau sekitar 38 juta orang tidak pernah login langsung ke website Twitter ataupun aplikasi mobile resmi. Sebaliknya, puluhan juta tersebut terhubung melalui ratusan ribu aplikasi pihak ketiga yang ada saat ini.

Aplikasi pihak ketiga ini juga mencakup aplikasi sosial media yang menghubungkan tautan ke Twitter. Sebagai contoh, orang dapat membaca tweet di news-digital pada aplikasi Flipboard dan website Facebook, berbagi foto di Twitter melalui Instagram, berbagi lokasi di Twitter dari Foursquare, atau membaca ‘kultweet’ di website Chipstory.

Pengguna yang tidak pernah membuka aplikasi mobile resmi Twitter atau masuk ke Twitter.com tidak akan melihat iklan yang dipromosikan langsung oleh Twitter. Sebaliknya, sajian iklan justru datang dari aplikasi atau website pihak ketiga tersebut. Ironisnya, Twitter justru tidak mendapat bagian keuntungan sepeser pun dari mereka.

Twitter sendiri baru saja melaporkan hasil keuangannya di kuartal kedua tahun ini. Pendapatannya naik dua kali lipat menjadi US$ 312,2 juta. Saat ini, nilai pasar Twitter di mata Wall Street lebih dari US$ 3 miliar.

Pertumbuhan tipe pengguna Twitter tersebut juga meningkat dari 17 persen menjadi 24 persen. Sementara itu, tingkat pertumbuhan pengguna yang mengakses langsung ke Twitter.com atau aplikasi resminya terkesan melambat, menjadi 3,9 persen atau turun dari 4,4 persen.

Alhasil, kehadiran pihak ketiga ini membuat Twitter tengah berada dalam posisi dilematis. Pihaknya juga tidak bisa begitu saja mencegah pihak ketiga terhubung ke server Twitter guna mendapatkan update. Twitter pun harus memilih, apakah ingin pengguna aktif hariannya terus bertambah namun dengan pendapatan sedikit atau sebaliknya.

Sumber: WSJ

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 11, 2026 - 0

PS Plus Akan Hadirkan FFXVI Pada Katalog Pertengahan Juni 2026

Sony mengumumkan daftar game baru PS Plus Game Catalog untuk…
June 10, 2026 - 0

Xbox Siapkan Opsi Game Pass Baru yang Lebih Fleksibel

Xbox dikabarkan tengah menyiapkan opsi berlangganan Game Pass baru yang…
June 10, 2026 - 0

Rumor: Kingdom Hearts IV Diklaim Target Rilis Pada 2027

Bocoran yang berasal dari listing sejumlah retailer Australia mengindikasikan Kingdom…
June 10, 2026 - 0

Pemain Destiny 2 Penuhi Server Kala Update Terakhirnya Rilis

Update penutup Destiny 2 berhasil menarik gelombang pemain dalam jumlah…