Review AMD Radeon R9 NANO!

Reading time:
September 14, 2015

Kesimpulan

AMD Radeon R9 Nano
nano

Kecil, imut, dan kencang mungkin adalah kata yang pas untuk menggambarkan AMD R9 Nano ini. Ukurannya yang tergolong kecil tersebut membuatnya pantas dinobatkan sebagai single GPU terkencang untuk mini-ITX. Yup, graphics card ini memang ditujukan untuk Anda yang ingin membangun sebuah mini-ITX dengan graphics card mungil terkencang saat ini.

Performa

DSCF0323Performa yang dihasilkan oleh graphics card mungil ini bisa dikatakan memuaskan, terlihat performa yang sangat baik di 4K. Anda dapat dengan mudah menjalankan game terbaru yang memiliki grafis berat dengan nyaman pada resolusi 4K, walaupun untuk beberapa game, Anda dipaksa untuk menurunkan setting agar mampu berjalan lebih nyaman. Untuk resolusi 1080p sendiri, R9 Nano ini mampu menjalankan semua game di resolusi tersebut dengan setting maksimal, tetapi dengan performa seperti itu banyak graphics card berukuran kecil yang mampu menjalankan di resolusi Full-HD dengan baik tapi dengan harga yang lebih murah. Kami menyarankan agar setidaknya Anda menggunakan monitor dengan resolusi 1440p untuk mendapatkan pengalaman bermain yang maksimal. Untuk urusan konsumsi daya sendiri, ini adalah graphics card AMD yang memiliki ratio konsumsi daya dengan performa paling baik sejauh ini.

 

R9 Nano Vs….?

Ciiiiiaaaaaaaat
Ciiiiiaaaaaaaat

Dari segi performa, R9 Nano ini akan bersaing dengan GTX 980 ataupun R9 Fury. Beberapa kali, R9 Fury sendiri tersalip oleh “adiknya” yang mungil ini. Untuk GTX 980 sendiri, kurang lebih mirip dengan R9 Fury, terkadang R9 Nano ini mampu menyalip graphics card tersebut. Hal ini dikarenakan GPU clock dari R9 Nano yang naik turun akibat limitasi suhu, jika suhu sudah mencapai 75Cclock tersebut akan turun. Clock terendah yang pernah kami dapat saat pengujian adalah 850 MHz. Walaupun begitu, ini merupakan graphics card termungil terkencang yang pernah ada sampai saat ini dan mampu menjalankan 4K.

Dari segi ukuran, R9 Nano ini akan langsung berhadapan dengan produk NVIDIA yang berukuran mini, seperti GTX 970 mini.

R9 Nano Untuk siapa?

giphy

Well, graphics card ini jelas bagi Anda para pecinta mini-ITX yang menginginkan sistemnya memiliki performa setinggi mungkin. Urusan graphics card, R9 Nano ini yang terkencang di kelas ukurannya. Bagi Anda yang menggunakan casing besar, tidak menutup kemungkinan Anda dapat menggunakan graphics card ini, hanya saja terdapat banyak pilihan yang lebih menarik di rentang harga yang sama, seperti R9 Fury X ataupun GTX 980 Ti, atau dengan harga yang lebih murah Anda dapat memilih R9 Fury yang memiliki performa mirip.

Coil whine? Is that a problem?

giphy (2)

 

Coil whine sendiri tidak menimbulkan masalah ataupun menghambat dari segi performa. Hanya saja, bagi beberapa orang, suara high pitching yang dihasilkan memang cukup mengganggu, apalagi menjalankan game yang menguras tenaga dari GPU tersebut. Tetapi coil whine sendiri mungkin terjadi dikarenakan graphics card yang kami terima merupakan sebuah sample. So lets hope the retail card wont screaming high like this one :))

Kesimpulan

DSCF0327

Mungil, kencang dan irit daya adalah gambaran singkat dari AMD Radeon R9 Nano. Diciptakan untuk para pecinta Mini-ITX, AMD berhasil membuat sebuah graphics card mini yang powerfull dan mampu menjalankan resolusi 4K dengan kualtias cukup baik. AMD R9 Nano sendiri memiliki harga berada di USD $650.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Resident Evil Requiem Mendadak Rilis DLC Gratis “Leon Must Die Forever”

Capcom resmi merilis DLC pertama Resident Evil Requiem secara mendadak…
May 8, 2026 - 0

Stranger Than Heaven Ungkap Detail Baru Untuk Story & Voice Actor

Ryu Ga Gotoku Studios akhirnya perlihatkan detail baru Stranger Than…
May 8, 2026 - 0

Tokoh Penting Dying Light Tinggalkan Techland

Tymon Smektala resmi meninggalkan Techland setelah lebih dari satu dekade…
May 7, 2026 - 0

Skull and Bones Dapatkan Update Saat Pemainnya Hampir Habis

Ubisoft mengungkap roadmap baru untuk Skull and Bones dengan kapal,…