TCL CSOT Luncurkan Layar Intelligent Cockpit Display Suite 3.0
Mobil listrik modern sepertinya bakal makin mengurangi tombol fisik. Sekarang, hampir semua fungsi pindah ke layar sentuh. Tapi TCL CSOT merasa tren itu masih belum cukup ekstrem. Di ajang SID Display Week 2026, perusahaan asal China tersebut memamerkan konsep kabin mobil masa depan yang dipenuhi layar dari berbagai sisi.
Mereka menyebutnya Intelligent Cockpit Display Suite 3.0. Biasanya hanya dashboard yang berubah jadi layar, kini area armrest hingga sistem proyeksi di kaca depan. Kabinnya dibuat terasa seperti perpaduan smart home dan kantor berjalan.
Inovasi Layar TCL CSOT
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah layar OLED 28 inci yang bisa bergerak. Saat mobil parkir, layar dapat disembunyikan agar kabin terasa lebih lega. Ketika mobil digunakan, layar cukup disentuh lalu otomatis bergeser keluar. Menariknya lagi, tampilan layar bisa dibagi dua. Pengemudi tetap melihat navigasi, sementara penumpang bisa menonton film di sisi lain layar.

TCL juga membawa konsep armrest yang tidak lagi sekadar tempat menyandarkan tangan. Mereka memasang layar OLED melengkung 28 inci langsung di area tersebut. Bentuknya dibuat mengikuti lekukan armrest supaya lebih nyaman disentuh dan digunakan. Fungsi utamanya untuk mengatur AC, kursi, hingga kontrol kabin lainnya tanpa tombol fisik.

Di balik layar-layar ini, TCL menggunakan teknologi Inkjet-printed OLED atau IJP OLED. Metodenya mirip printer inkjet biasa, hanya saja yang dicetak adalah material pembentuk panel OLED. Teknologi ini diklaim lebih murah, efisien, dan memungkinkan desain layar fleksibel seperti model geser maupun melengkung.
Baca Juga: Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit • Jagat Review
Untuk membantu pengemudi tetap fokus ke jalan, TCL juga memperkenalkan dua jenis HUD baru. Yang pertama adalah AR-HUD berbasis Micro LED berukuran 4,6 inci dengan tingkat kecerahan mencapai 18.000 nits. Sistem ini bisa menampilkan arah navigasi langsung di kaca depan dan tetap terlihat jelas meski terkena sinar matahari.
Ada juga P-HUD 12 inci yang menampilkan informasi penting seperti kecepatan, navigasi, dan peringatan keselamatan. Konsumsi dayanya dibuat sangat rendah agar tidak membebani baterai mobil listrik.
Konsep yang dibawa TCL ini menunjukkan kalau masa depan mobil listrik bukan cuma soal performa atau kapasitas baterai. Interior mobil perlahan berubah menjadi ruang digital penuh layar dengan interaksi yang makin mirip perangkat pintar sehari-hari. Menurut kalian apakah mobil masa depan memang butuh interaksi digital sebanyak ini?












