Hands-On Review Router Linksys WRT1900AC

Reading time:
June 27, 2016

Kesimpulan

Linksys WRT1900AC - 15R

 

(+) Mengusung beberapa DNA “WRT” klasik

(+) Antena eksternal

(+) USB 3.0 dan eSATAp (eSATA + USB 2.0 Combo)

(+) Lampu indikator lengkap

(+) Guest Access (Guest Network), Media Prioritization (QoS) dan kontrol akses ke storage eksternal

(+) Konfigurasi otomatis, Troubleshooter, dan Network Map

(+) Mengijinkan penggunaan custom firmware (OpenWRT, DD-WRT, dll)

(+) Dual/Backup firmware

(+) Tidak ada masalah kestabilan

 

(-) Paket penjualan minim

(-) Tombol WPS sulit dijangkau

(-) Tidak ada switch fisik untuk WiFi On/Off

(-) Port USB 3.0 dan eSATAp sulit dijangkau

(-) Tidak ada penanda untuk posisi tombol/konektor di sisi belakang

(-) Opsi konfigurasi yang terbatas dan minim fitur tambahan

(-) Custom firmware membuat fitur khas Linksys hilang (Smart WiFi)

 

Linksys WRT1900AC - 16

Langkah Linksys membangkitkan link “WRT” mereka, salah satunya dengan WRT1900AC ini, merupakan langkah yang patut diapresiasi. Tidak hanya menghadirkan nuansa nostalgia akan link router legendaris yang pernah mereka buat, Linksys juga mempercantik tampilan dari router ini dengan menyertakan beberapa hal tambahan yang ternyata memiliki fungsi ekstra. Misalnya dari sisi lampu indikator, deretan lampu indikator yang ada di router ini bisa dikatakan sangat lengkap dan bisa memberikan informasi yang lengkap ke penggunanya.

Walaupun tidak diposisikan sebagai router papan atas, dan tidak dibekali dengan teknologi “mutakhir” seperti tri-band ataupun MU-MIMO, standar AC1900 yang diusung oleh router ini bisa dikatakan masih sangat memadai untuk penggunaan di rumah atau SOHO (Small Office – Home Office). Hanya saja, dengan firmware standar, pengguna tampaknya harus puas dengan sebuah router “standar” yang minin fitur tambahan atau opsi pengaturan lanjutan. Untuk mendapatkan kedua hal itu, pengguna harus menggunakan custom firmware.

Diijinkannya penggunaan custom firmware di router ini membuat pengguna bisa mendapatkan fungsi dan opsi pengaturan tambahan untuk WRT1900AC mereka, tetapi dengan sedikit kompensasi. Kompensasi itu hadir dalam wujud hilangnya fitur khas Linksys, Smart WiFi. Cukup disayangkan Linksys tidak mencoba bekerja sama langsung dengan pembuat custom firmware yang memungkinkan fitur khas mereka dipertahankan walaupun pengguna memilih custom firmware. Namun, tetap saja kemungkinan penggunaan custom firmware di router ini merupakan sebuah hal yang baik.

Secara keseluruhan, router ini bisa dibilang sebagai sebuah perangkat yang menarik, terutama bagi yang pernah merasakan produk dari link WRT sebelumnya. Kemampuan yang ditawarkan oleh router ini juga cukup baik, dengan tingkat kestabilan yang juga bisa dikatakan baik. Bila Anda memang tidak terlalu membutuhkan sebuah router high-end di lingkungan Anda, tetapi tetap menginginkan sebuah perangkat WiFi AC dengan fleksibilitas penggunaan yang baik, WRT1900AC ini patut menjadi salah satu pertimbangan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Bodi ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA) Form Factor Clamshell atau…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…

Gaming

May 14, 2026 - 0

Film Live Action The Legend of Zelda Dipercepat Rilisnya

Nintendo bagikan berita baik, dengan memajukan rilis film live action…
May 14, 2026 - 0

Capcom Jelaskan Posisi Generative AI Dalam Pengembangan Game Mereka

Capcom gunakan generative AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game dan…
May 14, 2026 - 0

Frekuensi Update ARC Raiders Akan Dikurangi Demi Jaga Kualitas Konten

Embark Studios mengubah strategi frekuensi update ARC Raiders menjadi dua…
May 14, 2026 - 0

Fortnite Resmi Umumkan Kolaborasi dengan Overwatch

Setelah cukup lama hanya jadi rumor, Fortnite akhirnya berkolaborasi dengan…