Review VGA Card ASUS ROG Strix GTX 1080 Gaming OC

Reading time:
July 22, 2016

 Graphics Card

ASUS_ROGStrix_1080_Body4

Dan inilah tampilan fisik graphics card ASUS ROG Strix GTX 1080 Gaming OC. Sebagai unggulan terbaru di lini Strix, graphics card ini tetap mengusung sistem pendingin dengan tiga buah fan. Kini Anda tak akan menemukan tema hitam merah karena graphics card ini hadir dengan tema Dark Grey yang membuatnya terlihat lebih “buas”.

RGB1WM

Dan untuk memikat perhatian para gamer, ASUS membenamkan fitur AURA RGB mereka ke dalam graphics card ini. Ya, graphics card ini ternyata punya beberapa garis-garis lekuk yang diisi dengan plastik transparan agar cahaya lampu RGB 16,8 juta warna dapat berpendar menembusnya dan memberikan estetik lebih menarik saat graphic card ini menyala. AURA RGB ini sendiri memiliki 6 mode yang berbeda, seperti Static, Breathing, Strobing, Color Cycle, Music Effect dan yang terakhir GPU Temperatur yang aman warna yang ditampilkan akan sesuai dengan suhu graphic card ini saat bekerja.

ASUS_ROGStrix_1080_Body1

Beralih ke sistem pendingin DirectCU III yang diusungnya, kali ini ASUS mendesainnya lebih sederhana. Kini Anda tak akan menemukan heatpipe-heatpipe besar di sisi-sisinya karena heatpipe pada graphics card ini kini di letakan secara horisontal dalam sirip-sirip heatsink sistem pendingin ini.

ASUS_ROGStrix_1080_Fan

Dalam hal untuk membuang panas, ASUS tetap mempercayakannya pada tiga buah Wing-Blade Fan yang dilengkapi dengan fitur 0 db. Kehadiran Wing-Blade Fan dan fitur 0 db akan tetap hening saat kondisi idle maupun saat kondisi full-load. Kami mencatatkan saat kondisi idle, sistem pengujian kami yang menggunakan graphics card ini menghasilkan tingkat kebisingan di angka 34,5 db. Sedangkan dalam kondisi full-load, kami mencatat tingkat kebisingan sistem yang kami gunakan menghasilkan tingkat kebisingan di angka 36,3 db. Dengan angka-angka yang dicatakan tersebut, kami sama sekali tak terganggu dengan suara yang dihasilkan sistem dari graphics card ini, kami tetap bisa bekerja dengan nyaman saat graphics card ini dalam kondisi full-load.

ASUS_ROGStrix_1080_Body6 ASUS_ROGStrix_1080_Body7

 

Mengusung sistem pendingin DirectCU III, graphics card ini membutuhkan dua slot ekspansi pada motherboard dan casing Anda. Bagian sisi yang menghadap keluar juga tak luput dari branding ASUS Strix serta ROG, dan pada logo ROG tersebut juga dibekali dengan fitur AURA RGB.

Datang dengan spesifikasi yang lebih tinggi dari versi referensi NVIDIA, tentu suhu harus menjadi perhatian khusus bagi ASUS pada graphics card ini. Dan berkat penggunaan sistem pendingin DirectCU III yang dikombinasikan dengan 3 Wing-blade Fan, graphic card ini mencatatkan suhu kerja yang cukup mengesankan kami. Berikut suhu kerja yang kami catatkan saat menguji graphics card ini dengan aplikasi Unigine Heaver 4.0:

Suhu Kerja ASUS ROG Strix GTX 1080 Gaming OC

  • Full-load :73°C (fan speed: Auto @55%)
  • Idle : 46°C (fan speed: Auto @0%)

Jika Anda melihat hasil perolehan di atas, memang Anda akan mendapatkan suhu idle yang cukup tinggi. Angka 46°C berbeda 11°C dengan versi referensi NVIDIA, kami rasa cukup wajar mengingat graphics card ini hadir dengan spesifikasi yang lebih tinggi dan tentunya salah satu pengaruh hadirnya 0 db pada fan yang diusung graphic card ini. Namun, ASUS dapat menebusnya dengan suhu kondisi full-load yang memuaskan. Kami mencatatkan angka 73°C yang mana angkat ini 10°C lebih rendah dari versi referensi NVIDIA. Jadi mengingat spesifikasi tinggi graphics card ini, sistem pendingin DirectCU III yang diusung graphics card ini dapat bekerja secara efektif membuang panas yang dihasilkan GPU GP104 yang diusungnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…
May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Bodi ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA) Form Factor Clamshell atau…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…

Gaming

May 21, 2026 - 0

Xbox Rangkul Tokoh Terkemuka Demi Perkuat Brand Console

Langkah Xbox demi perkuat brand console semakin agresif, dengan tambahkan…
May 21, 2026 - 0

Embracer Group Pecah Jadi Dua Perusahaan Publik

Embracer Group berencana untuk dipisahkan menjadi 2 perusahaan publik, guna…
May 21, 2026 - 0

Ubisoft Percepat Investasi Proyek Generative AI “Teammates”

Ubisoft mempercepat investasi Teammates, proyek generative AI yang menghadirkan NPC…
May 21, 2026 - 0

Rumor: PlayStation Days of Play 2026 Diklaim Mulai di Akhir Mei 2026

Ajang diskon besar-besaran untuk produk PlayStation, Days of Play, diklaim…