Adopsi SSD di Laptop Meningkat Pesat
Belakangan ini, produsen laptop terlihat makin banyak yang memilih SSD sebagai media penyimpanan di produk-produk yang mereka rilis. Berdasarkan laporan yang beredar di Internet, tingkat adopsi SSD di laptop meningkat jauh melebihi ekspektasi. Tingkat adopsi SSD di laptop di kuartal keempat tahun 2016 ini disebut meningkat pesat, melebihi 30% yang diprediksi sebelumnya.

Perwakilan DRAMeXchange, Alan Chen, menyebutkan bahwa prediksi mereka adopsi SSD ini akan terus meningkat dalam 2 tahun ke depan. Adopsi SSD di laptop akan naik lebih dari 50% pada tahun 2017 hingga 2018. Sementara untuk tahun ini, adopsi SSD di laptop disebut bisa mencapai angka 35% – 36%, yang menunjukkan minat akan SSD terus meningkat.
Meningkat pesatnya adopsi SSD di laptop ternyata berimbas juga pada peningkatan harga kontrak produsen SSD. Berdasarkan laporan DRAMeXchange, untuk SSD MLC, harganya akan naik 6% – 10% di kuartal keempat tahun ini. Sementara untuk SSD TLC, harganya diprediksi juga naik 6% – 9% di periode yang sama.
DRAMeXchange juga memprediksi bahwa perbedaan harga SSD berkapasitas 128 GB dan 256 GB dengan HDD berkapasitas 500 GB dan 1 TB akan semakin tinggi di paruh kedua tahun 2016. Hal ini disebabkan karena harga SSD yang semakin mahal. Wajar bila harga SSD meningkat, karena belakangan ini permintaannya disebut meningkat pesat, sementara pasokan komponen disebut tidak memenuhi kebutuhan yang ada.














