3 Produk ACER Menangkan Penghargaan Desain dan Inovasi Computex 2018

Reading time:
June 6, 2018
computex di awards 2019

Mengembangkan sesuatu yang berbeda dan baru memang bukan pekerja yang mudah. Sekarang bayangkan jika kesulitan yang sudah sering ditemukan oleh para pekerja kreatif di dunia yang biasanya terbuka menerima ide ini harus juga dilalui para pekerja teknis yang punya satu tugas utama – memastikan teknologi yang mereka racik tidak hanya berbeda saja, tetapi juga desain efektif dan tepat sasaran. Di ajang Computex 2018 yang diselenggarakan di Taipei, Taiwan oleh TAITRA ini juga memberkan ruang apresiasi terpisah untuk para produsen produk yang berani mengambil langkah besar penuh resiko ini. Lewat sebuah penghargaan yang mereka sebut sebagai “Computex d&i awards”, Computex 2018 menawarkan penghargaan bergengsi ini. Tidak hanya satu, ACER berhasil membawa pulang tiga penghargaan ini.

acer di computex award2018 7
ACER Chromebook 11 (C732L/C732LT) berhasil memenangkan Gold Award untuk Computex 2018 d&i award tahun ini.

 

acer di computex award2018 4
Dukungan konektivitas yang mumpuni dengan 4G LTE membuatnya bisa dioptimalkan pelajar di negara-negara dengan akses Wi-fi yang mungkin terbatas.

Bukan main-main,salah satunya bahkan berhasil memenangkan Computex d&i Gold Awards 2018. Penghargaan ini berhasil diraih oleh ACER Chromebook 11 (C732L/C732LT). Computex 2018 memilih produk ini karena keberhasilannya menjadi Chromebook pertama di dunia yang memuat teknologi 4G LTE di dalamnya. Ini membuat para pelajar yang menggunakan Chromebook ini selalu bisa terhubung dengan jaringan dunia maya tanpa harus selalu berada dalam jangkauan jaringan Wi-fi yang terbatas. Mereka selalu bisa mengakses data sekolah dan aplikasi mereka di cloud dengan lebih leluasa. Di negara yang tidak punya dukungan Wi-fi yang memadai, ini bisa menjadi solusi. Apalagi ACER juga memastikan produk ini punya ketahanan dan realibilitas tinggi dengan mengujinya melalui serangkaian tes militer yang “keras”. Sebagai contoh? Desain keyboardnya bisa bertahan dari tumpahan air hingga 330ml dengan kondisi perangkat yang masih bekerja tanpa masalah.

acer di computex award2018 13
ACER Chromebox yang seperti namanya, memang berbasiskan Chome OS di dalam.
acer di computex award2018 10
Segudang fitur konektivitas yang disematkan di dalamnya membuatnya pantas menyabet gelar bergengsi ini.

Pemenang kedua dari lini produk yang ditawarkan oleh ACER adalah Acer Chromebox. Dengan nama yang ia usung, Anda sepertinya bisa memprediksi produk seperti apa yang ditawarkan oleh nama yang satu ini. Benar sekali, ACER Chromebox adalah sebuah mini-PC dengan sistem operasi Chrome di dalamnya. Versi dasar dengan prosesor Celeron ini akan ditenagai oleh 4GB RAM, dengan opsi menggunakan m.2 SSD berukuran 32GB atau 64GB. Ia juga diperkuat dengan konektivitas mumpuni lewat 3 buah port USB 3.0, 2 buah USB 2.0, dan 1 buah USB-C 3.0. Tidak sampai di sana saja, ACER juga menyuntikkan sebuah port HDMI, LAN untuk ethernet, hingga headphone/microphone port. Chromebox juga punya aksesoris tambahan berupa sebuah mounting kit yang memungkinkannya ditempatkan di beragam wilayah strategis untuk membuat tata letak meja komputer Anda lebih rapi, seperti di belakang monitor misalnya.

acer di computex award2018 21
ACER Swift 7 yang didesain begitu optimal untuk para professional yang senantiasa berpergian.
acer di computex award2018 26
Super duper tipis, ringan, dan tetap mengusung jeroan bertenaga di dalamnya.

Pemenang ketiga yang tidak kalah fantastis dan sepertinya menarik untuk kelompok konsumen yang lebih umum adalah ACER Swift 7. Untuk Anda yang tidak familiar, Swift merupakan lini produk ACER yang terasosiasi dengan dua kata: bertenaga dan tipis. Swift 7 mendapatkan penghargaan ini karena statusnya sebagai notebook PC paling tipis yang pernah ada, dengan hanya tebal sekitar 8,98mm saja. Ditambah dengan dukungan 4G LTE dan teknologi ESIM di dalamnya, tim Computex d&i award yakin bahwa ia akan menjadi produk notebook terbaik untuk dimiliki oleh para professional yang sering berpergian. Mobilitas yang tetap didukung dengan performa fantastis sebagai jeroan, dengan Intel Core i7 sebagai “otak”, display FHD IPS yang nyaman, serta touchscreen berbasis Gorilla Glass yang tahan banting. Menggunakannya tanpa charger juga tetap mampu memastikan aktivitas produktif Anda bisa berjalan sampai 10 jam ke depan.

Dengan tiga buah produk yang berhasil memenangkan Computex d&i award seperti ini, maka ketiganya bisa dilihat sebagai testimoni kuat bahwa ACER bukanlah sekedar produsen raksasa yang “tertahan” dengan sekedar bentuk dan teknologi konvesional saja, tetapi juga tetap punya jiwa pengambil resiko untuk menawarkan desain dan invoasi baru.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Stranger Than Heaven Ungkap Detail Baru Untuk Story & Voice Actor

Ryu Ga Gotoku Studios akhirnya perlihatkan detail baru Stranger Than…
May 8, 2026 - 0

Tokoh Penting Dying Light Tinggalkan Techland

Tymon Smektala resmi meninggalkan Techland setelah lebih dari satu dekade…
May 7, 2026 - 0

Skull and Bones Dapatkan Update Saat Pemainnya Hampir Habis

Ubisoft mengungkap roadmap baru untuk Skull and Bones dengan kapal,…
May 7, 2026 - 0

Kreator 007 First Light Bicara Soal Kemungkinan Sekuel

IO Interactive jabarkan kemungkinan adanya sekuel untuk 007 First Light,…