Hands-On Review Motherboard Gigabyte X399 Aorus Xtreme

Reading time:
November 16, 2018

Tampilan Fisik (Lanjutan)

Jumlah fan header yang tersedia di motherboard ini adalah 7 buah. Seluruh fan header yang tersedia menggunakan 4-pin fan header, yang dapat dikonfigurasi dalam mode PWM atau DC regulated.

2 11

Di bagian VRM, motherboard ini menggunakan desain 10+3 phase. PWM Controller yang digunakan di motherboard ini adalah IR35201, sehingga VRM motherboard ini akan berjalan pada mode 5+3. VRM untuk CPU akan mendapatkan 10 Phase dengan bantuan signal doubler IR3599. Mosfet yang digunakan pada motherboard ini adalah IR3578 dengan rating setidaknya 50A. Hal yang cukup menarik adalah Gigabyte Aorus menggunakan mosfet yang cukup jarang digunakan pada motherboard pada umumnya. Mosfet yang sering kami temui adalah IR3556, dengan rating kemampuan sama yaitu 50A. Gigabyte Aorus memilih untuk menggunakan IR3578 dengan tujuan untuk memberikan disisipasi panas dari mosfet menuju VRM heatsink lebih baik. Hal ini dikarenakan IR3578 menggunakan package dengan exposed metal cap.

2 12
2 12A
IR3599 PWM Doubler
2 12B
IR35201 PWM Controller

Heatsink yang diberikan untuk mendinginkan VRM Motherboard ini sangatlah masif dan memiliki surface area yang sangat luas berkat desain fin yang berjumlah sangat banyak. Heatsink ini terbuat dari aluminum dan diberikan warna hitam nickel.

2 14 2 13

Heatsink berukuran masif ini juga dilengkapi dengan sebuah heatpipe yang bertujuan untuk meratakan panas antara VRM CPU dan SOC

2 14AA

Untuk heatsink PCH motherboard ini menggunakan desain yang sangat menarik dengan memberikan sebuah diffuser bewarna putih diatas sebuah heatsink hitam yang berukuran sangat besar.

2 14A 2 14B

Di sisi slot ekspansi PCIe, motherboard ini memberikan 4x PCIe x16 slot dan 1x PCIe x1 slot. Seluruh slot PCIe x16 pada motherboard ini diberikan metal shielding untuk memastikan slot PCIe pada motherboard ini sangat kokoh. Sebagai catatan, slot PCIe x16 posisi pertama (dari atas) an ke-3 akan berjalan pada kecepatan full speed x16, dan sedangkan 2 lainya akan berjalan pada kecapatan x8.

2 15

Kemudian secara peletakan slot PCIe pertama, hal ini akan cukup mengganggu pengguna yang menggunakan sebuah heatsink tower sangat besar dan sebuah VGA yang memiliki backplate.

2 16

Untuk storage, Gigabyte X399 Aorus Xtreme menawarkan 3 buah slot M.2 yang masing-masing dapat berjalan pada kecepatan PCIe x4. Ketiga slot M.2 ini juga dilengkapi dengan heatsink M.2. Dengan heatsink M.2 pada slot terbawah akan menyatu dengan diffuser RGB lighting pada PCH heatsink.

2 17

Kemudian heatsink yang terdapat pada motherboard ini juga terlihat sangat baik, heatsink ini diberikan nama Aorus M.2 Thermal Guard.

2 18 2 19

Selain opsi M.2, terdapat juga 6 buah Port SATA III 6Gbps. Untuk konektivitas I/O port, motherboard ini juga menyediakan 1 front panel header USB 3.1 Type-C (di sisi kanan motherboard), 2 header USB 3.0, dan 2 buah header USB 2.0

2 20 2 21

Motherboard ini juga hadir dengan tombol power dan Clear CMOS. Hal yang sangat disayangkan adalah peletakan tombol ini berada di back I/O panel. Peletakan yang menurut kami sedikit tidak umum.

2 21A

Di sisi bawah motherboard ini juga terdapat 2 buah switch, BIOS switch dan dual/single mode BIOS switch. Kedua switch ini sangatlah essential untuk motherboard Gigabyte.

2 22

Berbicara menegani BIOS, Gigabyte X399 Aorus Xtreme menggunakan sebuah IC BIOS dengan package socketed. BIOS utama motherboard ini tidaklah disolder di PCB motherboard melainkan menggunakan sebuah IC socketed. BIOS backup motherboard ini menggunakan IC surface mounted seperti biasanya.

2 23

Tidak terlupakan juga motherboard ini hadir dengan fitur Debug LED Post Code, fitur yang sangat berguna untuk melakukan troubleshooting. Untuk motherboard sekelas ini, fitur ini merupakan sebuah kewajiban

2 24

Pada bagian back I/O Panel motherboard ini menawarkan konektor seperti dibawah ini:

2 25
  • Power Button
  • Clear CMOS Button
  • 8x USB 3.0
  • 2x Intel Gigabit Ethernet
  • 1x Aquantia 10Gb Ethernet
  • 1x USB 3.1 Type-A
  • 1x USB 3.1 Type-C
  • 2x Wi-Fi AC Athena
  • 1x Set Audio 7.1 Channel

Motherboard ini juga sudah menggunakan pre-mounted I/O shield. yang tujuan utamanya adalah untuk memberikan kemudahan bagi user dalam proses instalasi ke dalam casing.

Untuk audio, motherboard ini menawarkan ESS SABRE HiFi yang dimotori oleh Realtek ALC1220-VB.

Kami cukup yakin bahwa solusi audio yang ditawarkan motherboard ini sudah memenuhi kebutuhan Anda sebagai pengguna.

2 26 2 27
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Kreator Lies of P Buka Lowongan Untuk Generative AI Creator

Kreator Lies of P membuka posisi baru untuk Generative AI…
May 13, 2026 - 0

Shift Up Janji Ungkap Stellar Blade 2 dan Project Spirits Pada 2026

Demi menjawab antusiasme fans mengenai game barunya, Shift Up janji…
May 12, 2026 - 0

Sega Resmi Batalkan Proyek Ambisius “Super Game”

Sega resmi membatalkan proyek ambisius Super Game yang telah berjalan…
May 12, 2026 - 0

Arena Breakout: Infinite Siapkan Mode PVE Permanen Mulai Juli 2026

Arena Breakout: Infinite akhirnya putuskan untuk hadirkan mode PVE permanen…