Mengenal Jenis-Jenis AI Berdasarkan Kemampuan dan Teknologi yang Digunakan
Jenis-jenis AI. Sadar atau tidak, Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) sudah semakin sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, jika kalian melihat rekomendasi lagu di aplikasi Spotify, itu merupakan hasil “kerja” AI.
Namun, tahukah kalian kalau AI ternyata memiliki berbagai jenis? AI dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa cara, seperti tingkat kemampuan, kemampuan fungsional, hingga teknologi yang digunakan.
Oleh karena itu, daftar jenis-jenis AI dari satu sumber dan sumber lainnya bisa berbeda. Kalian bisa melhat artikel lain yang membedakannya berdasarkan tingkat kecerdasan, sementara sumber lain mungkin tidak membagi jenis dan menuliskannya dalam satu daftar saja.
Lantas, apa saja jenis-jenis AI?
Jenis AI Berdasarkan Tingkat Kemampuan

Salah satu dasar yang digunakan untuk mengelompokkan jenis AI adalah berdasarkan tingkat kemampuan yang dimilikinya. Dalam klasifikasi ini, AI biasanya dibagi menjadi Narrow AI, Artificial General Intelligence, dan Artificial Superintelligece.
-
Narrow AI
Narrow AI atau AI Sempit atau AI Lemah merupakan jenis AI yang dirancang untuk menjalankan satu tugas tertentu saja. Ya, nama jenis AI tersebut memang sudah menggambarkan hal ini.
AI jenis ini bisa memiliki kemampuan yang tinggi dalam bidang yang menjadi fokusnya. Namun, AI tersebut tidak secara otomatis bisa menjalankan tugas lain.
Misalnya, Narrow AI dengan tugas memerhatikan pola kesukaan pengguna. Rekomendasi lagu di aplikasi streaming musik dibekali dengan Narrow AI yang terus memerhatikan pola kegemaran sehingga bisa menghasilkan rekomendasi terbaik.
Contoh Narrow AI:
- Rekomendasi lagu di Spotify (biasanya dari genre kesukaan pengguna).
- Rekomendasi film di Netflix (biasanya dari genre film yang banyak ditonton pengguna).
- Rekomendasi produk di e-commerce (biasanya dari produk yang banyak dicari atau dibeli).
-
Artificial General Intelligence atau AGI
Ini merupakan konsep AI yang memiliki kemampuan untuk memahami, mempelajari, dan menyelesaikan berbagai jenis tugas intelektual layaknya manusia. AI jenis ini tidak hanya unggul dalam satu tugas tertentu, tetapi dapat mempelajari berbagai kemampuan baru seperti manusia.
Konsep ini sering dibandingkan dengan kecerdasan manusia, bahkan punya kemampuan yang lebih luas dan fleksibel. Namun, hingga saat ini, belum ada kesepakatan bahwa teknologi AI yang benar-benar mencapai AGI.
-
Artificial Superintelligence atau ASI
Artificial Superintelligence atau ASI merupakan konsep AI yang secara teori memiliki kemampuan intelektual melampaui manusia. Jika AGI secara teori memiliki kemampuan umum yang setara dengan manusia, ASI dibayangkan dapat melampaui kemampuan manusia dalam berbagai bidang.
Namun, ASI masih bersifat hipotetis dan belum tersedia saat ini. Konsep AI seperti ini lebih banyak dibahas dalam diskusi mengenai kemungkinan perkembangan AI di masa depan.
Baca Juga: Apakah AI Bisa Belajar Sendiri? Ini Penjelasannya
AI Berdasarkan Kemampuan Fungsional

Selain berdasarkan tingkat kemampuan, AI juga sering diklasifikasikan berdasarkan kemampuan fungsionalnya atau cara sistem tersebut merespons informasi. Klasifikasi ini biasanya membagi AI menjadi Reactive Machines, Limited Memory, Theory of Mind, dan Self-Aware AI.
-
Reactive Machines
Reactive Machines merupakan bentuk AI yang merespons informasi berdasarkan kondisi yang sedang dihadapi. Menariknya, AI jenis ini tidak punya memori dari pengalaman sebelumnya. Sistem mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia pada saat itu.
Contoh Reactive Machines: Deep Blue, komputer catur yang pernah mengalahkan Garry Kasparov.
Deep Blue dapat menganalisis posisi catur dan menentukan langkah berdasarkan kondisi permainan, tetapi tidak memiliki kemampuan untuk menyimpan pengalaman dan belajar seperti manusia setelah pertandingan selesai.
-
Limited Memory
Limited Memory merupakan AI yang dapat menggunakan informasi dari data atau pengalaman sebelumnya dalam batas tertentu untuk membantu membuat keputusan. Berbeda dari Reactive Machines yang hanya berfokus pada kondisi saat ini, sistem Limited Memory dapat menggunakan informasi sebelumnya sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan.
Salah satu contoh yang sering digunakan adalah teknologi kendaraan otonom. Sistem dapat menggunakan informasi mengenai kondisi jalan, kendaraan lain, serta data yang diterima dari berbagai sensor untuk membantu menentukan tindakan berikutnya.
Namun, teknologi kendaraan otonom modern sebenarnya terdiri dari berbagai sistem yang kompleks. Karena itu, contoh Limited Memory lebih tepat digunakan sebagai gambaran sederhana mengenai konsep tersebut.
-
Theory of Mind
Theory of Mind merupakan konsep AI yang secara teori dapat memahami kondisi mental pihak lain. AI seperti ini diharapkan mampu memahami berbagai hal seperti maksud, keyakinan, emosi, atau kebutuhan manusia dan menggunakannya dalam proses interaksi.
Konsep ini berbeda dengan AI yang hanya mampu mengenali ekspresi atau mendeteksi emosi dari data tertentu. Theory of Mind membahas kemampuan yang lebih kompleks dalam memahami kondisi mental pihak lain.
Hingga saat ini, AI yang benar-benar memiliki kemampuan Theory of Mind secara umum belum terwujud.
-
Self-Aware AI
Self-Aware AI merupakan konsep AI yang memiliki kesadaran terhadap dirinya sendiri. Secara teori, AI seperti ini tidak hanya mampu memproses informasi atau memahami kondisi pihak lain, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap keberadaannya sendiri.
Namun, Self-Aware AI masih bersifat hipotetis. Teknologi AI seperti ini belum ada dan masih banyak dibahas dalam konteks teori maupun fiksi ilmiah.
Teknologi yang Digunakan dalam AI

Selain klasifikasi berdasarkan kemampuan, terdapat juga berbagai teknologi yang digunakan untuk membuat dan menjalankan sistem AI. Beberapa teknologi AI yang banyak digunakan saat ini adalah Machine Learning, Deep Learning, Natural Language Processing, Computer Vision, dan Generative AI.
-
Machine Learning
Machine Learning atau ML merupakan salah satu teknologi dalam AI yang memungkinkan komputer mempelajari pola dari data. Dengan Machine Learning, sistem tidak harus diberikan aturan secara khusus untuk setiap kemungkinan yang akan dihadapi. AI dapat menggunakan data untuk menemukan pola dan membuat prediksi atau keputusan.
Sebagai contoh, sistem dapat mempelajari kebiasaan pengguna untuk memberikan rekomendasi produk atau mendeteksi pola tertentu dalam e-mail untuk membantu mengenali spam.
Machine Learning menjadi salah satu teknologi penting dalam perkembangan AI modern.
-
Deep Learning
Deep Learning merupakan bagian dari Machine Learning yang menggunakan jaringan saraf tiruan atau neural network untuk mempelajari pola yang lebih kompleks. Teknologi ini banyak digunakan untuk memproses data dalam jumlah besar, termasuk gambar, suara, dan bahasa.
Berbagai perkembangan AI modern juga menggunakan Deep Learning, termasuk teknologi pengenalan wajah, pemrosesan bahasa, hingga berbagai AI yang dapat menghasilkan konten baru.
Jadi, Deep Learning bukan teknologi yang sepenuhnya terpisah dari Machine Learning. Deep Learning merupakan bagian dari Machine Learning yang digunakan untuk menangani berbagai pola yang lebih kompleks.
-
Natural Language Processing atau NLP
Natural Language Processing atau NLP merupakan bidang AI yang berhubungan dengan kemampuan komputer untuk memahami, memproses, dan menghasilkan bahasa manusia. Teknologi ini digunakan dalam berbagai layanan, seperti chatbot, penerjemah otomatis, analisis teks, hingga asisten virtual.
Salah satu perkembangan penting dalam bidang NLP adalah Large Language Model atau LLM. Hubungan sederhananya, LLM dapat dianggap sebagai salah satu jenis model AI yang digunakan dalam bidang NLP. NLP merupakan bidang yang lebih luas dan berfokus pada kemampuan komputer untuk memahami serta memproses bahasa manusia, sedangkan LLM adalah salah satu model AI yang banyak digunakan untuk menjalankan berbagai tugas tersebut. Teknologi LLM digunakan dalam berbagai chatbot AI modern, termasuk ChatGPT. Dengan bantuan LLM, AI dapat memahami pertanyaan pengguna dan menghasilkan jawaban dalam bentuk bahasa yang lebih natural.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai teknologi tersebut, kalian juga bisa membaca pembahasan kami tentang Apa Itu LLM.
-
Computer Vision
Computer Vision merupakan teknologi AI yang memungkinkan komputer memproses dan menganalisis informasi dari gambar maupun video. Dengan Computer Vision, sistem dapat membantu mengenali objek, mendeteksi wajah, membaca teks dalam gambar, atau menganalisis informasi visual lainnya.
Teknologi ini dapat ditemukan dalam berbagai perangkat dan layanan. Contohnya adalah sistem pengenalan wajah pada smartphone, pencarian objek melalui gambar, kamera keamanan, hingga teknologi yang digunakan untuk membantu kendaraan memahami kondisi di sekitarnya. Computer Vision menunjukkan bahwa AI tidak hanya dapat bekerja dengan teks dan angka, tetapi juga dapat memproses informasi visual.
-
Generative AI
Generative AI merupakan teknologi AI yang dapat menghasilkan konten baru berdasarkan pola yang telah dipelajarinya. Konten tersebut dapat berupa teks, gambar, audio, video, kode, atau bentuk lainnya.
Pengguna biasanya memberikan instruksi atau prompt. AI kemudian menggunakan pola yang telah dipelajari untuk menghasilkan respons atau konten baru. Chatbot AI yang dapat menjawab pertanyaan dan membantu membuat tulisan merupakan salah satu contoh Generative AI. Begitu juga dengan AI yang dapat membuat gambar atau video berdasarkan perintah dari pengguna.
Namun, Generative AI tidak berarti AI selalu menghasilkan informasi yang benar. AI tetap dapat menghasilkan jawaban yang salah atau informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan.
Baca Juga: Apakah AI Bisa Salah? Ini Penjelasannya
Kesimpulan

AI bukan hanya satu teknologi dengan satu jenis kemampuan. Dunia AI mencakup berbagai klasifikasi dan teknologi yang digunakan untuk tujuan berbeda.
Narrow AI, AGI, dan ASI membahas AI berdasarkan tingkat kemampuan. Sementara Reactive Machines hingga Self-Aware AI merupakan salah satu cara untuk mengelompokkan AI berdasarkan kemampuan fungsionalnya.
Di sisi lain, Machine Learning, Deep Learning, NLP, Computer Vision, dan Generative AI merupakan teknologi serta bidang yang membantu AI menjalankan berbagai tugas.
Jadi, istilah-istilah tersebut sebenarnya tidak selalu berada dalam satu kategori yang sama. Memahami perbedaan ini dapat membantu kita melihat teknologi AI dengan lebih jelas.
Jadi, sudah tahu kan apa saja jenis-jenis AI?













