TokenKu.ai Dirilis, Beli Token 120+ Model AI, Harga Lebih Murah
Pakai AI di kantor memang bisa bikin kerja lebih cepat. Masalahnya, biaya bisa ikut naik ketika setiap orang memakai model AI berbeda, membuat akun sendiri, lalu membeli token atau berlangganan layanan secara terpisah. Perusahaan akhirnya harus menghadapi banyak tagihan, sementara pemakaian token tiap orang belum tentu terpantau. 
Banyak AI, Banyak Tagihan
Penggunaan AI di perusahaan sekarang tidak selalu berasal dari satu layanan. Ada tim yang memakai AI untuk menulis, ada yang membutuhkan coding, sementara tim lain mungkin memakai model berbeda untuk analisis atau pekerjaan tertentu. Kalau semuanya dibeli secara terpisah, perusahaan bisa mengeluarkan biaya untuk layanan yang belum tentu dipakai secara maksimal.
Baca Juga: ADVAN AIR NEO Resmi Meluncur, Bobot 0,99 Kg , Pakai Intel Core Series 3 Wildcat Lake
Kondisi tersebut semakin rumit ketika karyawan menggunakan AI secara mandiri atau yang dikenal sebagai Bring Your Own AI (BYOAI). Perusahaan jadi sulit mengetahui siapa yang memakai model tertentu, berapa banyak token yang dihabiskan, dan berapa biaya yang sebenarnya keluar.
Tim keuangan juga harus berhadapan dengan banyak transaksi dan tagihan dari penyedia AI internasional. Pembayaran dalam mata uang asing lewat kartu kredit membuat proses pencatatan dan rekonsiliasi menjadi semakin merepotkan.
TokenKu.ai Satukan Pembelian AI
Masalah tersebut coba dibereskan Hypernet Technologies lewat TokenKu.ai, managed AI marketplace yang resmi diluncurkan pada 10 September 2026. Platform ini menyediakan akses ke lebih dari 120 model AI dari perusahaan seperti OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta melalui satu portal.

Dengan sistem ini, perusahaan bisa memilih model AI sesuai kebutuhan tanpa harus mengelola banyak akun dan pembayaran secara terpisah. Kebutuhan token juga bisa disesuaikan dengan penggunaan masing-masing tim, sehingga perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk layanan yang tidak dibutuhkan.
TokenKu.ai menyediakan pemantauan konsumsi token secara real time berdasarkan pengguna, divisi, hingga model AI yang digunakan. Manajemen juga bisa memberikan virtual API key dan menetapkan budget cap bulanan agar penggunaan token tetap berada dalam batas anggaran.
Dari sisi pembayaran, seluruh penggunaan AI bisa digabungkan menjadi satu invoice resmi yang dilengkapi faktur pajak dan ditagihkan dalam rupiah. Perusahaan dapat membayar melalui sistem top up wallet atau menggabungkannya dengan paket managed service dari Hypernet Technologies.
Target Pengguna TokenKu.ai
Hypernet Technologies menargetkan TokenKu.ai untuk sektor yang membutuhkan efisiensi operasional dan pengelolaan data yang lebih ketat, seperti Telekomunikasi, Media & Teknologi (TMT), Jasa Keuangan, dan Ritel. Layanan ini nantinya bakal diperluas ke sektor lainnya.

Hypernet Technologies sendiri merupakan perusahaan Managed Service Provider (MSP) yang berada di bawah XLSMART. Perusahaan ini telah beroperasi selama 19 tahun dan saat ini melayani lebih dari 4.700 klien korporasi melalui lebih dari 34 titik layanan di Indonesia.













