Titik Lemah Nintendo 3DS Pada Baterainya

Reading time:
October 9, 2010

Setelah banyak informasi yang beredar tentang handheld terbaru Nintendo yang belum dirilis ke publik, Nintendo 3DS, banyak pujian dan ekspektasi tinggi yang mengikutinya. Dengan rumor spesifikasi dan klaim-klaim feature yang mumpuni, tidak heran handheld ini menjadi handheld yang paling ditunggu oleh para gamer.

Namun, sepertinya handheld ini mulai memperlihatkan kelemahan-kelemahan yang akan membuat para gamer berpikir dua kali. Setelah Mark Rein, boss dari Epic Games menyatakan bahwa spesifikasi 3DS tidak akan mampu menjalankan Unreal Engine, kali ini masalah tentang daya tahan baterai menjadi fokus perhatian yang utama.

nintendo 3ds charger stand

Masalah tentang baterai 3DS ini tidak dikemukakan oleh para kritikus atau analis, tetapi dari mulut President Nintendo itu sendiri, Satoru Iwata. Iwata sendiri mengakui bahwa dengan spesifikasi yang diusung oleh 3DS dan feature yang mampu dilakukannya, otomatis baterai 3DS ini akan jauh lebih cepat terkuras dibandingkan dengan seri handheld Nintendo pendahulunya. Dan konsekuensinya? Benar, Anda akan disibukkan dengan urusan charge yang lebih sering. Oleh karena itu, 3DS akan menyertakan sebuah charger stand ke dalam bundlenya.

Menurut saya pribadi adalah sesuatu yang absurd bagi Nintendo untuk tidak memikirkan terlebih dahulu tentang masalah baterai ini. Nintendo seharusnya melakukan penelitian yang lebih baik untuk menghasilkan baterai yang mampu bertahan lebih lama untuk memainkan feature 3DS secara lebih maksimal. Bukankah itu inti dari sebuah handheld? device yang mementingkan fungsi utama sebagai handheld portable?

Jika Anda gamer yang memanfaatkan game handheld sebagai ganti konsol dan lebih banyak memainkannya di rumah, Anda mungkin tidak akan terlalu berkeberatan. Tetapi jika Anda adalah gamer yang mobile, berita ini mungkin membuat Anda berpikir ulang.

Bagaimana menurut Anda? Spesifikasi mumpuni tetapi baterai lemah atau spesifikasi standar tetapi baterai kuat?

Source : Nintendo

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Devil May Cry 5 Catat Penjualan Terbaiknya Setelah 7 Tahun Rilis

Fenomena menarik terjadi pada Devil May Cry 5, yang catat…
June 17, 2026 - 0

PUBG Uji Mode Baru Berbasis AI Pendamping, Ally Duo

Menjelang usia ke-10, PUBG memperkenalkan Ally Duo, memungkinkan pemain bertarung…
June 17, 2026 - 0

Studio Double Fine Ikut Terancam Restrukturisasi Xbox

Restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam Double Fine, kini tengah berupaya mencari…
June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…