Laptop ini punya desain yang sama seperti ROG Strix G16 yang pernah kita review.
Desain cover atasnya tergolong sangat simpel, dengan garis diagonal kecil dan logo ROG yang besar.
Bagian bawah bodi laptopnya dilengkapi dengan lightbar RGB di sepanjang chassis, dan memberikan kesan “floating” atau “melayang” saat lightbar-nya dinyalakan.
Pengaturan warna dari Lightbar RGB ini dapat di-sinkronasi-kan dengan perangkat RGB lain, dan dapat diatur melalui software Armoury Crate.
Sama seperti yang sebelumnya, cover bawah laptop ini menggunakan tool-less design.
Jadi kita tidak memerlukan alat apapun untuk membuka covernya, cukup buka kunci, dan slide bagian bawahnya.
Saat kita mau upgrade SSD juga tidak memerlukan obeng, karena sudah menggunakan sistem Q-Latch yang ada di motherboard ROG mereka.
Jadi saat kita mau upgrade RAM, upgrade SSD, atau membersihkan kipas, semua bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.
Saat cover bawahnya dibuka, laptop ini akan secara otomatis memutus semua aliran listrik dari baterai ke motherboard, jadi biar lebih aman saat kita mau upgrade RAM atau SSD.
Warna
Volt Green – ini sebenarnya warnanya masih sama seperti yang Eclipse Grey kemarin, bedanya ada hiasan berwarna hijau terang di sudut belakang laptop.
Dimensi
Panjang – 35.4 CM
Lebar – 26.8 CM
Untuk tebalnya:
Di sisi paling tipis 2.28 CM
Dan sisi paling tebal di 3.08 CM
Bobot
Laptop – 2.57 Kilogram
Charger – 822 Gram
Untuk chargernya yang satu ini punya daya total di 380 Watt, jadi emang dibikin biar bisa full power ya.
Total – Sekitar 3.4 Kilogram
Display
Menggunakan ROG Nebula Display
IPS-Level Panel
Ukuran 16 inci dengan resolusi 2.5K, atau lebih tepatnya di 2560×1600 piksel.
Aspect Ratio udah modern di 16:10
Refresh rate 240 Hz dengan response time di 3ms dan sudah mendukung NVIDIA G-Sync.
Jadi layarnya udah cocok banget nih buat gaming.
Menurut ASUS, peak brightness-nya ada di 500nits, dengan color gamut di 100% DCI-P3
Berdasarkan pengujian kami:
Tingkat kecerahan maksimal ada di 506 nits
Gamut Coverage di 98.7% DCI-P3, dan
Gamut Volume di 105.3% DCI-P3.
Kalau memang color gamut-nya terlalu lebar, kita bisa ubah color profile layar melalui software Armory Crate.
Kita coba set di mode sRGB, dan hasilnya:
Gamut Coverage di 99.6% sRGB, dan
Gamut Volume di 104.1% sRGB.
Layarnya juga sudah Pantone Validated, jadi emang cocok banget buat content creation.
Mau dipakai berlama-lama juga tetap nyaman karena sudah disertifikasi low blue light dari TUV Rheinland.
Layar ini menggunakan AGLR atau Anti-Glare and Low Reflection Technology, yang diklaim dapat mengurangi pantulan bayangan hingga 55%, dan memberikan kontras warna hingga 4.5x lebih baik dibandingkan layar anti-glare biasa.
Bingkai layar sisi kanan-kirinya juga tergolong tipis.
Untuk bingkai atas memang sedikit lebih tebal, karena terdapat kamera disitu.
Kamera dan Microphone
Untuk kameranya punya resolusi 1080p 30fps dan sudah mendukung fitur Windows Studio Effects.
Kalau butuh fitur tambahan lagi, kita bisa install aplikasi NVIDIA Broadcast.
Aplikasi ini punya fitur yang lebih lengkap lagi.
Beberapa fiturnya seperti Background Blur, Background Remove, Background Replace, Auto Frame, Eye Contact, Vignette dan Video Noise Removal.
Menariknya lagi, sekarang ada fitur Virtual Key Lights yang akan membuat tampilan kita di Kamera terlihat lebih terang, seolah-olah disorot lampu tambahan
Bisa dilihat nih beda tampilannya antara dimatikan dan dinyalakan.
Perlu diperhatikan, fitur Virtual key Lights akan membuat GPU bekerja dengan Load sangat tinggi jadi lebih disarankan digunakan untuk aktivitas non-Gaming.
Mikrofonnya terletak di sisi kanan-kiri webcam, dan sudah dilengkapi dengan fitur Noise Cancelling yang dapat diakses melalui MyASUS.
Buat yang butuh efek mikrofon tambahan, NVIDIA Broadcast punya fitur untuk Mikrofon lainnya seperti Noise Removal, Room Echo Removal, dan yang terbaru Studio Voice.
Saat Studio Voice diaktifkan, kualitas perekaman Mikrofon Laptop diklaim bisa mendekati kualitas perekaman di studio kelas atas
Studio Voice juga akan membuat GPU bekerja dengan Load sangat tinggi jadi lebih disarankan digunakan untuk aktivitas non-Gaming
Lalu kualitas kameranya terlihat sudah cukup terang dengan detail gambar yang cukup rapi untuk sebuah webcam laptop.
Kemampuan Noise Cancelling bawaan laptopnya juga sudah sangat cukup dan mampu menghilangkan noise kipas dari laptopnya.
Untuk contoh kamera dan mikrofnnya, seperti ini:
Audio
Menggunakan konfigurasi dua buah speaker dengan Smart Amplifier Technology.
Terdapat software Dolby Access untuk mengatur profil audio dan equalizer.
Untuk speakernya memang terasa agak kurang lantang di telinga kami, apalagi untuk sebuah laptop dengan kelas harga ini.
Meski demikian, kualitas suaranya masih tergolong bagus. Detail-nya terdengar dengan rapi. Vokalnya cukup jelas, dan Bassnya sudah terasa meskipun bukan tipe yang menggelegar.
Konektor
Kiri
DC-IN
1x Ethernet Port
1x HDMI 2.1
1x USB 3.2 Gen 2 Type-A (10 Gbps)
2x Thunderbolt 5
1x Audio Jack Combo 3.5mm
Kanan
2x USB 3.2 Gen 2 Type-A (10 Gbps)
Keyboard
Tombol keyboardnya menggunakan ROG Overstroke Technology yang diklaim dapat membuat tombolnya lebih responsif.
Meskipun ukurannya 16 inci, keyboardnya masih belum dilengkapi dengan tombol numpad ya.
Sedangkan untuk tombolnya terasa sangat solid dan cukup soft saat digunakan untuk mengetik.
Di bagian atas terdapat lima tombol makro untuk akses cepat ke volume, mute mikrofon, mode performa dan software Armoury Crate.
Kelima fungsi tombol ini dapat diubah sesuai dengan kebutuhan penggunanya melalui software Armoury Crate.
Tombol anak panahnya punya ukuran yang besar dan menyatu dengan tombol navigasi seperti home, page up, page down dan end.
Untuk tombol QWER dan ASDF punya keycaps yang semi-transparan.
Tentunya keyboard ini sudah dilengkapi backlit per-key RGB dengan tiga tingkat kecerahan.
Untuk pengaturan tingkat kecerahan dan mode cahaya lanjutan dapat diakses melalui software Armoury Crate.
Touchpad
Untuk touchpad punya ukuran yang tergolong besar, di 15 x 9.9 CM, dan terletak sedikit melebar ke kanan dari tombol space bar.
Touchpad-nya tidak memiliki tombol khusus untuk klik kiri dan kanan, tapi tentunya sudah menggunakan Windows Precision Touchpad.
Sistem Keamanan
Laptop gaming ini sudah dilengkapi dengan sistem keamanan biometrik berupa infra red camera yang sudah mendukung Windows Hello.
Sistem Pendingin
Laptop ini menggunakan ROG Intelligent Cooling yang menggabungkan berbagai teknologi.
Pertama ada End-to-end Vapor Chamber dengan heatsink sandwich design.
Jadi vapor chamber-nya punya permukaan luas, dan dihimpit oleh dua lapis heatpipe yang mengarah ke belakang.
Desain seperti ini memastikan agar pembuangan panas bisa sangat optimal.
Kedua, laptop ini menggunakan teknologi Tri-Fan, atau tiga buah kipas untuk menjamin sirkulasi udara maksimal ke area vapor chamber dan komponen internal dari laptopnya.
Ketiga, laptop ini menggunakan Liquid Metal Conductonaut Extreme sebagai solusi thermal compound untuk CPU dan GPU-nya.
Simak selengkapnya lewat video pembahasan berikut ini: