Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Reading time:
April 26, 2026

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615)

ASUS ROG Strix G16 G615 6

Form Factor

  • Clamshell atau Laptop Klasik

Material

  • Polikarbonat

Desain

ASUS ROG Strix G16 G615 7
  • Laptop ini punya desain yang sama seperti ROG Strix G16 yang pernah kita review. 
  • Desain cover atasnya tergolong sangat simpel, dengan garis diagonal kecil dan logo ROG yang besar.
  • Bagian bawah bodi laptopnya dilengkapi dengan lightbar RGB di sepanjang chassis, dan memberikan kesan “floating” atau “melayang” saat lightbar-nya dinyalakan.
    • Pengaturan warna dari Lightbar RGB ini dapat di-sinkronasi-kan dengan perangkat RGB lain, dan dapat diatur melalui software Armoury Crate.
ASUS ROG Strix G16 G615 9
  • Sama seperti yang sebelumnya, cover bawah laptop ini menggunakan tool-less design.
    • Jadi kita tidak memerlukan alat apapun untuk membuka covernya, cukup buka kunci, dan slide bagian bawahnya.
    • Saat kita mau upgrade SSD juga tidak memerlukan obeng, karena sudah menggunakan sistem Q-Latch yang ada di motherboard ROG mereka.
    • Jadi saat kita mau upgrade RAM, upgrade SSD, atau membersihkan kipas, semua bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.
  • Saat cover bawahnya dibuka, laptop ini akan secara otomatis memutus semua aliran listrik dari baterai ke motherboard, jadi biar lebih aman saat kita mau upgrade RAM atau SSD.

Warna

  • Volt Green – ini sebenarnya warnanya masih sama seperti yang Eclipse Grey kemarin, bedanya ada hiasan berwarna hijau terang di sudut belakang laptop.

Dimensi

ASUS ROG Strix G16 G615 10
  • Panjang – 35.4 CM
  • Lebar – 26.8 CM
  • Untuk tebalnya:
    • Di sisi paling tipis 2.28 CM
    • Dan sisi paling tebal di 3.08 CM

Bobot

ASUS ROG Strix G16 G615 11
  • Laptop – 2.57 Kilogram
  • Charger – 822 Gram
    • Untuk chargernya yang satu ini punya daya total di 380 Watt, jadi emang dibikin biar bisa full power ya.
  • Total – Sekitar 3.4 Kilogram

DisplayASUS ROG Strix G16 G615 12

  • Menggunakan ROG Nebula Display
  • IPS-Level Panel
  • Ukuran 16 inci dengan resolusi 2.5K, atau lebih tepatnya di 2560×1600 piksel.
  • Aspect Ratio udah modern di 16:10
  • Refresh rate 240 Hz dengan response time di 3ms dan sudah mendukung NVIDIA G-Sync.
    • Jadi layarnya udah cocok banget nih buat gaming.
  • Menurut ASUS, peak brightness-nya ada di 500nits, dengan color gamut di 100% DCI-P3
  • Berdasarkan pengujian kami:
    • Tingkat kecerahan maksimal ada di 506 nits
    • Gamut Coverage di 98.7% DCI-P3, dan
    • Gamut Volume di 105.3% DCI-P3.
  • Kalau memang color gamut-nya terlalu lebar, kita bisa ubah color profile layar melalui software Armory Crate.
  • Kita coba set di mode sRGB, dan hasilnya:
    • Gamut Coverage di 99.6% sRGB, dan
    • Gamut Volume di 104.1% sRGB.
ASUS ROG Strix G16 G615 13
  • Layarnya juga sudah Pantone Validated, jadi emang cocok banget buat content creation.
  • Mau dipakai berlama-lama juga tetap nyaman karena sudah disertifikasi low blue light dari TUV Rheinland.
  • Layar ini menggunakan AGLR atau Anti-Glare and Low Reflection Technology, yang diklaim dapat mengurangi pantulan bayangan hingga 55%, dan memberikan kontras warna hingga 4.5x lebih baik dibandingkan layar anti-glare biasa.
  • Bingkai layar sisi kanan-kirinya juga tergolong tipis.
    • Untuk bingkai atas memang sedikit lebih tebal, karena terdapat kamera disitu.

Kamera dan Microphone

ASUS ROG Strix G16 G615 14
  • Untuk kameranya punya resolusi 1080p 30fps dan sudah mendukung fitur Windows Studio Effects.
  • Kalau butuh fitur tambahan lagi, kita bisa install aplikasi NVIDIA Broadcast.
    • Aplikasi ini punya fitur yang lebih lengkap lagi.
    • Beberapa fiturnya seperti Background Blur, Background Remove, Background Replace, Auto Frame, Eye Contact, Vignette dan Video Noise Removal.
  • Menariknya lagi, sekarang ada fitur Virtual Key Lights yang akan membuat tampilan kita di Kamera terlihat lebih terang, seolah-olah disorot lampu tambahan
  • Bisa dilihat nih beda tampilannya antara dimatikan dan dinyalakan.
  • Perlu diperhatikan, fitur Virtual key Lights akan membuat GPU bekerja dengan Load sangat tinggi jadi lebih disarankan digunakan untuk aktivitas non-Gaming.
  • Mikrofonnya terletak di sisi kanan-kiri webcam, dan sudah dilengkapi dengan fitur Noise Cancelling yang dapat diakses melalui MyASUS.
  • Buat yang butuh efek mikrofon tambahan, NVIDIA Broadcast punya fitur untuk Mikrofon lainnya seperti Noise Removal, Room Echo Removal, dan yang terbaru Studio Voice.
  • Saat Studio Voice diaktifkan, kualitas perekaman Mikrofon Laptop diklaim bisa mendekati kualitas perekaman di studio kelas atas
  • Studio Voice juga akan membuat GPU bekerja dengan Load sangat tinggi jadi lebih disarankan digunakan untuk aktivitas non-Gaming
  • Lalu kualitas kameranya terlihat sudah cukup terang dengan detail gambar yang cukup rapi untuk sebuah webcam laptop.
  • Kemampuan Noise Cancelling bawaan laptopnya juga sudah sangat cukup dan mampu menghilangkan noise kipas dari laptopnya.
  • Untuk contoh kamera dan mikrofnnya, seperti ini:

Audio

ASUS ROG Strix G16 G615 15
  • Menggunakan konfigurasi dua buah speaker dengan Smart Amplifier Technology.
  • Terdapat software Dolby Access untuk mengatur profil audio dan equalizer.
  • Untuk speakernya memang terasa agak kurang lantang di telinga kami, apalagi untuk sebuah laptop dengan kelas harga ini.
    • Meski demikian, kualitas suaranya masih tergolong bagus. Detail-nya terdengar dengan rapi. Vokalnya cukup jelas, dan Bassnya sudah terasa meskipun bukan tipe yang menggelegar.

Konektor

ASUS ROG Strix G16 G615 16
  • Kiri
    • DC-IN
    • 1x Ethernet Port
    • 1x HDMI 2.1
    • 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A (10 Gbps)
    • 2x Thunderbolt 5
    • 1x Audio Jack Combo 3.5mm
ASUS ROG Strix G16 G615 17
  • Kanan
    • 2x USB 3.2 Gen 2 Type-A (10 Gbps)

Keyboard

ASUS ROG Strix G16 G615 18
  • Tombol keyboardnya menggunakan ROG Overstroke Technology yang diklaim dapat membuat tombolnya lebih responsif.
  • Meskipun ukurannya 16 inci, keyboardnya masih belum dilengkapi dengan tombol numpad ya.
  • Sedangkan untuk tombolnya terasa sangat solid dan cukup soft saat digunakan untuk mengetik.
  • Di bagian atas terdapat lima tombol makro untuk akses cepat ke volume, mute mikrofon, mode performa dan software Armoury Crate.
    • Kelima fungsi tombol ini dapat diubah sesuai dengan kebutuhan penggunanya melalui software Armoury Crate.
ASUS ROG Strix G16 G615 19
  • Tombol anak panahnya punya ukuran yang besar dan menyatu dengan tombol navigasi seperti home, page up, page down dan end.
  • Untuk tombol QWER dan ASDF punya keycaps yang semi-transparan.
  • Tentunya keyboard ini sudah dilengkapi backlit per-key RGB dengan tiga tingkat kecerahan.
    • Untuk pengaturan tingkat kecerahan dan mode cahaya lanjutan dapat diakses melalui software Armoury Crate.

Touchpad

ASUS ROG Strix G16 G615 20
  • Untuk touchpad punya ukuran yang tergolong besar, di 15 x 9.9 CM, dan terletak sedikit melebar ke kanan dari tombol space bar.
  • Touchpad-nya tidak memiliki tombol khusus untuk klik kiri dan kanan, tapi tentunya sudah menggunakan Windows Precision Touchpad.

Sistem Keamanan

ASUS ROG Strix G16 G615 21
  • Laptop gaming ini sudah dilengkapi dengan sistem keamanan biometrik berupa infra red camera yang sudah mendukung Windows Hello.

Sistem Pendingin

ASUS ROG Strix G16 G615 22
  • Laptop ini menggunakan ROG Intelligent Cooling yang menggabungkan berbagai teknologi.
  • Pertama ada End-to-end Vapor Chamber dengan heatsink sandwich design.
    • Jadi vapor chamber-nya punya permukaan luas, dan dihimpit oleh dua lapis heatpipe yang mengarah ke belakang.
    • Desain seperti ini memastikan agar pembuangan panas bisa sangat optimal.
  • Kedua, laptop ini menggunakan teknologi Tri-Fan, atau tiga buah kipas untuk menjamin sirkulasi udara maksimal ke area vapor chamber dan komponen internal dari laptopnya.
  • Ketiga, laptop ini menggunakan Liquid Metal Conductonaut Extreme sebagai solusi thermal compound untuk CPU dan GPU-nya.

Simak selengkapnya lewat video pembahasan berikut ini:

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…