Xiaomi Skynomad N70 dan N90 Kantongi 100.000 Reservasi dalam Sepekan
Xiaomi kembali membuat gebrakan di industri otomotif lewat lini SUV listrik berteknologi EREV, Skynomad N70 dan N90. Baru sekitar lima tahun masuk ke bisnis mobil, Xiaomi kini dilaporkan sudah mengantongi lebih dari 100.000 reservasi untuk kedua model tersebut.
Antusiasme konsumen terlihat sejak pemesanan dibuka pada akhir Juli. Dealer Xiaomi di Beijing bahkan mencatat sekitar 4.800 deposit hanya dalam satu hari pada 2 Agustus, sementara total reservasi di wilayah Beijing-Tianjin telah melewati 30.000 unit.
N90 Hadir sebagai SUV Tujuh Penumpang

Skynomad N90 menjadi model terbesar dalam lini ini dengan konfigurasi tujuh penumpang. SUV tersebut memiliki panjang 5.285 mm, lebar 1.998 mm, tinggi 1.825 mm, serta wheelbase 3.080 mm.
Xiaomi merancang kabinnya dengan lantai yang rata untuk memberikan ruang kaki lebih luas, terutama bagi penumpang baris kedua. Interiornya juga menawarkan empat kursi zero-gravity dengan fitur pijat serta konsol tengah bermotor yang dilengkapi kulkas kompresor berkapasitas 9 liter.
N90 ditawarkan dengan harga pre-sale mulai RMB 299.900 atau sekitar Rp700 jutaan jika dikonversikan secara kasar. Angka tersebut membuatnya berhadapan langsung dengan SUV EREV premium seperti Li Auto L9 dan Aito M9.
N70 Jadi Pilihan Lebih Ringkas

Sementara itu, Skynomad N70 hadir sebagai model lima penumpang dengan dimensi yang lebih kecil. Mobil ini memiliki panjang 4.960 mm dan wheelbase 2.950 mm, dengan harga pre-sale mulai RMB 259.900 atau sekitar Rp600 jutaan.
Baca Juga: BYD Jelaskan Cara Kerja Teknologi Dual Mode di M6 DM, Motor Listrik Jadi Penggerak Utama
Meski lebih pendek dari Li Auto L7 yang memiliki panjang 5.050 mm, Xiaomi mengandalkan desain interior untuk memberikan ruang kaki yang tetap luas. Pendekatan tersebut membuat N70 mencoba menawarkan kabin lega tanpa harus membawa bodi SUV berukuran terlalu besar.
Keduanya menggunakan platform Kunlun yang menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin turbo 1.5 liter. Mesin tersebut tidak digunakan untuk menggerakkan roda secara langsung, melainkan bertugas sebagai generator untuk memasok energi ke sistem penggerak listrik.
Xiaomi Harus Mengejar Produksi
Skynomad juga menawarkan pilihan baterai berkapasitas 52 kWh hingga 76 kWh, ditambah tangki bensin berkapasitas 60 liter. Kombinasi ini membuat mobil tetap bisa mengandalkan karakter berkendara mobil listrik, sekaligus mengurangi kekhawatiran soal ketersediaan charging station ketika melakukan perjalanan jauh.
Tantangan Xiaomi sekarang bukan lagi sekadar menarik pembeli, tetapi memastikan puluhan ribu reservasi tersebut bisa berubah menjadi kendaraan yang benar-benar dikirim. Sebelumnya, tingginya permintaan terhadap YU7 sempat membuat waktu tunggu pelanggan memanjang dan menimbulkan tekanan terhadap kapasitas produksi.
Untuk mengantisipasinya, Xiaomi sudah mulai meningkatkan produksi Skynomad di fasilitas manufaktur fase kedua miliknya di Beijing. Pengiriman unit kepada pembeli awal ditargetkan mulai dilakukan sebelum akhir tahun, sementara peluncuran resminya dijadwalkan pada September.
Xiaomi sendiri menargetkan pengiriman 550.000 kendaraan sepanjang tahun ini. Hingga Juli, SU7 dan YU7 telah menyumbang sekitar 220.000 unit, sehingga kehadiran N70 dan N90 menjadi penting jika Xiaomi ingin mengejar target produksi dan pengiriman yang cukup agresif tersebut.











